home news guestbook contact
Senin, 25 Juni 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Berikan Rasa Aman, Nyaman, Tertib dan Lancar

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 22 August 2011, 1:12 pm


*Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2011

Memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan lancar dalam merayakan Idul Fitri 1432 H/2011, maka operasi Ketupat 2011 digelar serentak di seluruh Indonesia, termasuk juga di Kabupaten Ketapang. Kesiapan Polri beserta unsur terkait tersebut ditunjukkan dengan dilakukan gelar pasukan Operasi Ketupat 2011 . Untuk wilayah Kabupaten Ketapang, gelar pasukan dilakukan di halaman Kantor Bupati Ketapang. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Ketapang diwakili Sekda Ketapang, Drs H. Andi Djamiruddin M.Si.
Pemeriksaan pasukan dilakukan Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si, didampingi Kapolres Ketapang AKBP I Wayan Sugiri SH, S.Ik, M.Si, Dandim 1203 Ketapang Letkol (inf) Agus Prasetyo Ari Wibowo, Kejari dan Ketua PN Ketapang. Dalam amanat tertulis Kapolri, Drs Timur Pradopo yang dibacakan Bupati Ketapang melalui Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si bahwa Hari Raya Idul Fitri senantiasa diperingati oleh umat muslim di Indonesia dengan antusiasme yang tinggi serta dijadikan momentum untuk saling bersilaturahim, khususnya dengan keluarga yang berada di kampung halaman.
“Hal ini berdampak pada terjadinya peningkatan aktivitas masyarakat di berbagai tempat serta meningkatnya mobilitas manusia dan barang yang berimplikasi pada timbulnya potensi gangguan Kamtibmas yang harus dapat dikelola dengan baik,” tegas Sekda Ketapang, Drs H.Andi Djamiruddin M.Si membacakan amanat Kapolri.
Diterangkan jumlah pemudik dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Dimana untuk tahun ini diperkirakan akan mencapai lebih kurang 15,5 juta jiwa. Sedangkan jumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang akan digunakan untuk mudik tahun ini diperkirakan hampir mencapai 5 juta unit atau meningkat sekitar 12 persen dari tahun lalu.
Seperti pengalaman tahun sebelumnya, peningkatan volume kendaraam yang tidak seimbang dengan kapasitas jalan. Adanya penyempitan jalan, aktivitas pasar tumpah dan kurang disiplinnya para pengguna jalan merupakan faktor penyebab terjadinya kemacetan lalu lintas yang cukup panjang.
Selain meningkatnya mobilitas manusia secara besar-besaran, potensi gangguan Kamtibmas berupa tindakan kriminalitas juga mengalami peningkatan baik secara kuantitas maupun kualitas sehingga perlu mendapat perhatian oleh seluruh pemangku kepentingan. Beberapa jenis kejahatan konvensional yang cukup meresahkan masyarakat, antara lain: pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan senjata api, pencurian kendaraan bermotor, dan enganiayaan berat.
Begitu juga dengan berbagi aksi anarkisme dan terosrime yang dalam kurun waktu tahun 2011 ini. Kerap mewarnai lembaran kamtibmas tanah air, tentunya menjadi ancaman tersendiri yang harus mendapatkan atensi khusus di dalam menghadapi momentum Hari Raya Idul Fitri kali ini. “Kesemuanya itu menuntut tampilan kinerja Polri secara oftimal, bersama-sama dengan seluruh komponen masyarakat dan instansi terkait lainnya dalam merunjukkan langkah inovatif dan cara bertindak yang efektif dalam mengatasi berbagai potensi kerawanan yang terjadi,” tegas Sekda Ketapang.
Dengan adanya efektivitas pelaksanaan operasi akan dapat dicapai dengan baik untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. Diantaranya: terwujudnya rasa aman dan nyaman masyarakat dalam melaksanakan kegiatan beribadah, mudik, maupun berwisata serta keamanan wilayah pemukiman yang ditinggal mudik penghuninya. Demikian juga, terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas baik moda angkutan darat, angkutan laut, maupun angkutan udara baik dalam pelaksanaan mudik maupun arus balik.
Terjaminnya keamanan dan kelancaran distribusi bahan pokok, BBM dan listrik sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaannya. Demikian juga, terwujudnya keamanan dalam aktivitas embarkasi dan debarkasi di Pelabuhan/terminal darat, laut maupun udara untuk menjami keselamatan penumpang selama perjalanan maupun setibanya di tempat tjuan.
Operasi Ketupat Kapuas 2011 juga diarahkan dapat mengantisipasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman aksi terosrisme. Mengingat adanya beberapa tersangka terorisme yang masih dalam status DPO. Karena itu, menghadapi tugas mulia tersebut, maka ditekankan siapkan mental dan fisik dilandasi oleh komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Diingatkan petugas uhtuk menghindari sikap dan tindakan tak simpatik, arogan, dan lain-lain yang tidak mencerminkan karakter jati diri sebagai sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Bertindak secara tegas, namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibselcarlantas maupun Kamtibmas secara umum. Demikian juga tempatkan pos-pos pengamanan dan Pos pelayanan serta penggelaran kekuatan pelayanan secara tepat pada titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan dan kriminalitas sehingga mampu bertindak cepat dan sigap, serta dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik maupun masyarakat lainnya.
“Lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan peran fungsi intelijen dan Binkamtibmas untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin, setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan dampak secara luas,” tegasnya.
Selain itu diingatkan juga untuk menjalin kerjasama yang harmonis dengan seluruh instansi terkait dan segenap potensi masyarakat dalam rangka mewujudkan sinergi polisional yang proaktif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Berdayakan sarana dan prasarana semaksimal mungkin untuk memantau arus lalu lintas, patroli jalan raya dan patroli perairan. Termasuk juga pelayanan ambulans udara yang dapat dengan cepat menolong dan menyelamatkan korban kecelakaan maupun pada situasi darurat lainnya.
Petugas juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya aksi terror yang menanfaatkan momen perayaan Idul Fitri. Apalagi wilayah yang memiliki kerawanan serta berpotensi menjadi target para pelaku. Waspada maraknya aksi tawuran antar warga, sweeping atau razia tempat hiburan secara illegal oleh kelompok-kelompok tertentu. Karena itu, diharapkan melakukan penindakan terhadap para pelaku penyelewengan distribusi BBM, penimbunan sembako serta peredaran petasan. **

(Andy Candra SE, Humas Setda Ketapang)

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007