home news guestbook contact
Senin, 27 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

KTNA Ketapang Bertekad Serap Teknologi Pertanian

Pengirim : andy candra
Tanggal : 21 June 2011, 12:05 pm


*Penas Ke XIII di Kutai Kertanegara

Pekan Nasional KTNA ke XIII se-Indonesia yang dilaksanakan di Kutai Kertanegara menjadi peluang bagi kabupaten Ketapang untuk memperlihatkan potensi yang ada di Tanah Kayong. Apalagi, apajang akbar tersebut diikuti sebanyak 30.000 petani, nelayan dan para steakholder yang bergerak di bidang agibisnis. Penas ke XIII yang dibuka Wakil Presiden RI, Profesor DR.Budiono tersebut rencananya akan ditutup Presiden RI, DR Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 23 Juni 2011.
“Penutupan secara resmi menggunakan telkonfren langsung dari Jakarta,” kata Yudo Sudarto SP, M.Si, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang dari Kutai Kertanegara.
Dalam Penas ke XII, Kabupaten Ketapang mengirimkan 18 orang KTNA. Selain itu juga diikuti oleh pendamping dari SKPD terkait. Dari kegiatan penas XIII tersebut banyak hikmah yang bisa dipetik. salah satunya ajang untuk mengembangkan teknologi pertanian, saling tukar informasi dan saling asah di antara petani . Demikian juga wisata pendidikan yang sangat efektif bagi petani. Karena melibatkan para steakholder se-Tanah Air yang bergerak dibidang agribisnis.
Sementara itu, Nasrudin (35 tahun) wakil ketua KTNA Ketapang menjelaskan bahwa perkembangan teknologi di bidang pertanian begitu cepat. Pada lokasi Penas VIII tahun 2011, peme3rintah daerah setempat menyediakan lahan seluas 25 ha demplo. Dimana, berbagai jenis aneka jenis tanaman dapat dilihat pada sisi kiri dan kanan Stadion Aji Imbut Kutai Kertanegara.
Lapangan olahraga ini disulap sedemikian rupa menjadi arena percontohan aneka tanaman. Mulai dari perikanan, peternakan, kehutanan, perkebunan tanaman pangan dan hortikultura. Pada area pameran dan promosi terlihat berbagai aneka jenis bidang agisbisnis. “Banyak yang dapat dicontoh dari inovasi baru bagi daerah Ketapang,” kata Nasrudin.
secara umum, lahan yang ada di Kutai Kertanegara relatip sama dan cocok dengan lahan di Tanah Kayong. Dimana, tanah yang ada di Kutai Kertanegara pada umumnya berkarakter tanah asam. Misalnya tanaman Kenaf atau rami yang merupakan tanaman penghasil serat ini dapat dikembangkan dilahan rawa di Kabupaten Ketapang.
Selain itu tanaman dengan sistim polycultur antara tanaman perkebunan dan tanaman pangan juga cocok untuk dikembangkan di Ketapang. Tanaman sawit muda atau karet dengan tanaman di sela jagung dan kedelai menjadi solusi bagi pemanfaatan areal perkebunan di tanah kayong. Menurut Anis Munisah, Ketua KTNA justru kagum dengan pengembangan sapi limosin yang beratnya mencapai 975 Kg, Disaat Indonesia, khususnya Kabupaten Ketapang akan memperjuangkan swasembada daging pengembangan sapi ini perlu dikembangkan secara serius.
Tak hanya sapi, ternak lain juga kambing perah etawa yang dapat menghasilkan susu. Hal ini menjadi perhatian serius para KTNA di Kabupaten Ketapang. Apalagi, Kabupaten Ketapang dapat dikembangkan sebagai sebagai daerah penghasil daging. Padi sawah dilahan kering juga menjadi pusat perhatian dunia pertanian. Potensi lahan kering Indonesia juga cukup besar. Karena itu Balitan mengembangkan varietas situ pagendit yang diterbitkan oleh PT Sanghiyangsri.***



 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007