home news guestbook contact
Senin, 27 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Tingkat Kelulusan Ujian Nasional SMA 2011 Meningkat

Pengirim : humas (Ac)
Tanggal : 23 May 2011, 10:45 am


Sedikitnya 11.443 siswa SMA/MA atau sekitar 0,78 persen dinyatakan tidak lulus ujian nasional (UN) Tahun Ajaran 2010/2011. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang persentase ketidaklulusannya mencapai 0,96 persen.

Sedangkan, untuk tingkat kelulusan UN SMA/MA Tahun Ajaran 2010/2011 mencapai 99,22 persen atau dari 1.461.941 peserta UN SMA/MA, jumlah peserta yang lulus sebanyak 1.450.498. Jika dibandingkan dengan angka kelulusan tahun 2009/2010, ada kenaikan jumlah kelulusan. Angka kelulusan UN tahun lalu gabungan ujian utama dan ujian ulang sebanyak 99,04 persen,"

Menurut data Kementrian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), data awal terdaftar 1.476.575 peserta, tetapi sekolah yang memasukkan nilai sekolah sebanyak 1.467.058 atau 99,36 persen.
Berarti ada sebanyak 9.517 siswa atau 0,64 persen yang tidak dimasukkan nilai sekolahnya. Hal ini karena bisa jadi di tengah jalan ada yang drop out atau bekerja, Sementara itu, siswa yang tidak ikut UN ada sekitar 5.117 atau 0,35 persen.

Tercatat, tujuh provinsi dengan persentase ketidaklulusan tertinggi UN tahun 2011 ini adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), disusul Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Papua, Aceh, Sumatera Barat dan Sulawesi Tengah. Di NTT, dari 32,532 peserta, 1.813 siswa dinyatakan tidak lulus, sedangkan provinsi Bali menempati posisi pertama tingkat kelulusan UN 2011 dimana dari 2.490 siswa hanya 10 siswa yang dinyatakan tidak lulus.

Untuk rata-rata Nilai UN pun, Bali menduduki peringkat pertama nasional dengan rata-rata nilai 8,40. NTT menjadi menempati posisi juru kunci dalam peringkat rerata nilai UN, yakni dengan rerata nilai 6,87.

Sementara jumlah kelulusan peserta UN SMK mencapai 99,51 persen. Dari total 8.074 sekolah negeri dan swasta dan 942.698 peserta, yang dinyatakan lulus adalah 938.043 peserta. Sekolah yang angka kelulusannya 100 persen sebanyak 768.854 siswa (81,48 persen) dan untuk SMK tidak ada sekolah yang kelulusannya nol persen.

Pelaksanaan UN tahun 2011 mengalami perubahan pada syarat kelulusan dimana nilai akhir penentu kelulusan siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat, ditetapkan dengan menggabungkan nilai mata pelajaran ujian nasional (UN) dengan nilai sekolah.

Nilai akhir adalah pembobotan 60 persen nilai UN ditambah 40 persen nilai sekolah yang digunakan pada UN Tahun Pelajaran 2010/2011. Nilai sekolah adalah gabungan nilai ujian sekolah ditambah nilai rapor semester 1-4. Formula tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) selaku penyelenggara UN dan atas rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat. (ram)

sumber:
http://www.setkab.go.id/index.php?pg=detailartikel&p=1771

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007