home news guestbook contact
Senin, 16 September 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Kemanfaatan ASEAN INFRASTRUCTURE FUND (AIF) Bagi Indonesia

Pengirim : humas (ac)
Tanggal : 10 May 2011, 1:59 pm


Presiden SBY pada pidato pembukaan KTTASEAN ke-18 di JCC (7/05/2011), antara lain menyatakan Indonesia menyambut baik terbentuknya AIF guna mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan ASEAN.

Potensi kemanfaatan AIF sangat besar pada saat Indonesia tengah menyelesaikan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), guna mempercepat pem-bangunan enam koridor ekonomi di Indonesia. Apa yang Indonesia lakukan ke depan ini, di samping akan mengembangkan perekonomian nasional dan konektivitas intra-Indonesia, juga akan lebih membangkitkan perekonomian ASEAN, sekaligus mempercepat terbangunnya konektivitas ASEAN.

AIF merupakan bentuk kesepakatan Asian Development Bank (ADB) yang bekerja sama dengan para Menteri Keuangan ASEAN, ditujukan sebagai alternatif pembiayaan bagi proyek-proyek infrastruktur di ASEAN. Kebutuhan modal awal diperkirakan mencapai US$ 800 juta yang akan diperoleh dari penyertaan modal ADB dan negara anggota ASEAN.

AIF pada implementasinya akan memberikan pinjaman jangka panjang bagi pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di negara ASEAN. AIF akan diwujudkan dalam suatu special purpose vehicle (SPV) yang akan dikelola oleh ADB, dimana modal yang terkumpul akan menjadi leverage. AIF didesain juga menerbitkan obligasi untuk meningkatkan likuiditas dan kapasitas pinjaman.

Potensi kemanfaatan AIF antara lain: (1) Poyek unggulan sebagaimana tercantum ddlam MP3EI berpootensi dibiayai AIF (2) AIF diharapkan saling sinergi dengan Indonesia Infrastructure Fund (IIF) yang mempunyai tujuan serupa. Semakin bertambahnya sumber pembiayaan, maka proyek-proyek infrastruktur di Indonesia dapat lebih berkembang sehingga mampu menyerap tenaga kerja dan pada gilirannya dapat mendorong perekonomian nasional. (3) AIF juga dapat dimanfaatkan sebagai domestic resources dan kelebihan likuiditas di kawasan ASEAN, dimana pada akhirnya AIF akan mendorong terwujudnya inisiatif ASEAN Connectivity sebagai upaya memperlancar arus perdagangan dan investasi intra ASEAN (cross border projects). (4) dan AIF merupakan inisiatif kerjasama ASEAN yang riil dengan tenggat waktu yang jelas.

Dengan demikian, KTT ASEAN ke-18, telah memberikan kemanfaatan nyata bagi perekonomian Indonesia khususnya mendorong terwujudnya AIF. Dan AIF memiliki potensi kemanfaatan nyata bagi pembangunan ekonomi. (muis)

sumber:
http://www.setkab.go.id/index.php?pg=detailartikel&p=1681

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007