home news guestbook contact
Kamis, 24 Oktober 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Wabup Imbau Sportif Meraih Prestasi

Pengirim : Rahman & Andy
Tanggal : 2 May 2011, 7:24 pm


Indikasi kebocoran soal ujian nasional yang menjadi salah satu isu pemberitaan media massa dalam beberapa hari terakhir ditanggapi Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH. Usai Peringatan Hardiknas di Kantor Bupati Ketapang, Boyman Harun SH mengharapkan masyarakat untuk tidak terpancing dengan isu yang berkembang.Apalagi, jika ditelaah dari informasi tersebut masih bersifat dugaan.

Boyman menyebutkan jauh hari para siswa sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian nasional.Pemkab Ketapang sendiri tidak menginginkan prestasi yang raih siswa justru dihasilkan dari bocoran soal. Karena itu jangan sampai, hanya gara-gara isu bocoran soal secara kejiwaan siswa menjadi terganggu.sementara itu, isu kebocoran soal baru bersifat dugaan yang perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut. Apalagi isu tersebut hanya bersifat dugaan atau praduga.
“Yang pertama kita pikirkan adalah kepentingan siswa, jangan sampai kejiawaan siswa terganggu hanya gara-gara isu, terkait jika ada kebocoran soal, silakan badan pemeriksa dari propinsi lakukan pemeriksaan,” kata Boyman Harun SH Wakil Bupati Ketapang.
Didampingi pimpinan DPRD Ketapang dan Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Boyman Harun SH menyebutkan tidak yakin dengan adanya kebocoran soal ujian nasional.Jika hal itu terjadi pihaknya tidak menteloransinya. Ia menduga, kemungkinan yang menjadi isu adalah resume tentang contoh latihan ujian nasional. Resume itulah yang dimanfaatkan pihak tertentu. Hal itu bisa saja terjadi dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang sengaja untuk memperkeruh kondisi Ketapang. “Mari kita bersaing dengan sportif dalam mencapai prestasi, kita sangat tak berharap kelulusan 100 persen tapi ditempuh dengan cara-cara yang tidak sehat, jika ada kebocoran soal ujian,kita akan tempuh upaya hokum, termasuk hokum pidana,” tegasnya.
Secara terpisah, Ismail SE, akademisi STAI Al-Hauld menilai adanya pemberitaan di media massa tentang soal bocor menyebabkan masyarakat bertanya tanya dan menginginkan kepastian benar tidaknya isu kebocoran tersebut. Ismail berharap jangan sampai isu dan perbuatan oknum tertentu malah dapat merugikan banyak orang khususnya pelajar yang tidak melakukan kecurangan. “Harapan saya hal ini harus ada campurtangan pihak kepolisian untuk mengungkap siapa yang terlibat di balik isu kebocoran ini.polisi dapat memanggil pihak pihak tertentu untuk di mintai keterangan bahkan agar dapat membawa bukti kebocoran tersebut,”kata Ismail.
Hal ini agar dapat segera di selesaikan dan tidak membingungkan masyarakat dan agar kalau terbukti dapat memberi efek jera kepada pelakunya..jangan korbankan anak-anak yang sudah betul betul sudah belajar dan tidak melakukan kecurangan.”Dan harapan saya pula agar orang orang yang memiliki bukti bukti kecurangan ini agar melaporkannya ke kepolisian sehingga polisi agar dapat cepat bertindak,” tutur ismail.***

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007