home news guestbook contact
Selasa, 20 Agustus 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku Terhadap Taburia

Pengirim : andycandra
Tanggal : 25 April 2011, 5:23 pm


Komunikasi agar bisa merubah perilaku ibu yang memiliki balita untuk mau dan bisa menggunakan taburia secara tepat dan sesuai aturan. Maka, Senin (25/4) Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang melakukan pelatihan komunikasi perubahan perilaku terhadap taburia. Pelatihan yang dilakukan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang tersebut dikuti oleh utusan Puskesmas, kader pos yandu, PKK dan beberapa kepala desa.

“Di jaman yang serba ada seperti sekarang ini sangat sedih rasanya jika mengetahui masih ada balita yang kurang gizi, jadi tanggungjawab soal gizi ini tidak saja menjadi tanggungjawab Dinas Kesehatan, tetapi juga menjadi tanggungjawab masyarakat,” kata Drs Agus Nugroho, Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Ketapang, ketika membuka pelatihan komunikasi perubahan perilaku terhadap Taburia.
Adanya pelatihan untuk kampanye taburia yang diikuti utusan dari puskesmas, kader Pos Yandu maupun PKK tersebut dinilainya sangat tepat. Dengan adanya penambahan wawasan mengenai asupan multi vitamin itu diharapkan kedepan tidak ditemukan lagi balita yang mengalami gizi buruk. Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut diharapkan menjadi motivator dalam meningkatkan pemberdayaan kesehatan masyarakat. Dimana, masyarakat bisa diarahkan mengubah perilaku masyarakat untuk hidup sehat.
Sementara itu, disela-sela pelatihan Komunikasi Perubahan perilaku terhadap Taburia, Mansur, salah satu narasumber dari pusat menjelaskan pelatian persoalan gizi buruk tersebut padatahun 2011 dilakukan di enam provinsi, termasuk Kalimantan Barat. Dengan pola hidup sehat diharapkan mencapai kesehatan tubuh yang oftimal.
Syaiful Ahyar, konsultan dari NICE (Perbaikan Gizi Melalui Pemberdayaan Masyarakat) dalam penyampaian materinya menjelaskan panjang lebarmengenai taburia. Dimana, Taburia diartikan zat penambah berat badan balita dan tinggi balita, serta menambah nafsu makan, multivitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk tumbuh berkembang balita. Demikian juga dengan multi vitamin untuk menambah kekuatan balita dan berat badan balita, serta zat untuk mencegah balita terserang penyakit berbahaya.Dalam paparannya kepada peserta pelatihan, panjang lebar Syaiful menguraikan maksud taburia serta pola hidup sehat. ***


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007