home news guestbook contact
Sabtu, 18 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

PENANDATANGANAN NASKAH PERJANJIAN HIBAH DAERAH (NPHD) TAHUN 2011

Pengirim : Andy C
Tanggal : 21 March 2011, 10:22 am


Gambar: Plt Sekda Ketapang, Drs F.Sungkalang menandatangani Naskah perjanjian Hibah Daerah (NPHD) tahun 2011 antara pemerintah Kabupaten Ketapang dengan para kepala sekolah Swasta SD/sederajat dan SLTP/sederajat.

PELAKSANA tugas (Plt) Sekda Ketapang Drs F.Sungkalang mengharapkan penggunaaan dana BOS (bantuan operasional sekolah) tahun anggaran 2011 tepat sasaran,dan dapat dipertanggungjawabkan. Harapan Plt Sekda tersebut disampaikan ketika membuka pertemuan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) tahun 2011 antara pemerintah Kabupaten Ketapang dengan para kepala sekolah swasta SD/sederajat dan SLTP/sederajat di pendopo Bupati Ketapang, Senin (21/3).
Menurut Plt Sekda Ketapang sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 37 tentang Petunjuk Teknis penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun anggaran 2011. Surat Bupati Ketapang nomor 900/024/Keu-A tanggal 20 Januari 2011 tentang alokasi belanja bantuan keuangan, hibah dan penyertaan modal. Demikian juga dengan berdasarkan surat Bupati Ketapang, maka Bagian Kesra secretariat Daerah Kabupaten Ketapang diberi tanggungjawab untuk mengelola penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) swasta di Kabupaten Ketapang, sedangkan Manajemen BOS tetap di Dinas pendidikan Kabupaten Ketapang.
Daia menjelaskan dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional, mengamanatkan setiap warga Negara yang berusia 7-15 tahun wajib mendapatkan pendidikan dasar (6 tahun SD dan 3 tahun SMP). Pasal 34 ayat (2) menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya dan wajib belajar merupakan tanggungjawab Negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat.Konsekuensi dari amanat undang-undang dimaksud adalah pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar.
“Mekanisme penyaluran BOS, mulai tahun 2011 dana bantuan Operasional sekolah mengalami perubahan mekanisme penyaluran dana, yang semula dari dana APBN menjadi dana perimbangan yang dilakukan melalui mekanisme transfer ke daerah dalam bentuk dana penyesuaian untuk bantuan operasional sekolah,” kata Drs F.Sungkalang, Plt Sekda Ketapang.
Dia menjelaskan tujuan Bantuan Operasional sekolah (BOS), secara umum program BOS bertujuan meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka penuntasan Wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Secara khusus program BOS bertujuan membebaskan pungutan bagi siswa/siswi SD dan SLTP dari biaya operasi sekolah dan membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apa pun, baik di sekolah negeri dan swasta.
Diterangkan, sasaran program BOS adalah semua sekolah SD dan SMP termasuk sekolah menengah terbuka (SMPT) dan tempat kegiatan belajar mandiri (TKBM) yang diselenggarakan oleh masyarakat. Besar biaya satauin BOS yang diterima oleh sekolah termasuk untuk BOS buku, dihitung berdasarkan jumlah siswa dengan ketentuan: SD/SDLB di kota Rp 400.000/siswa/bulan. SD/SDLB di kabupaten Rp 397.000/siswa/bulan. SMP/SMPLB/SMPT di kota Rp 575.000 siswa/bulan. SMP/SMPL/SMPT di kabupaten Rp 570.000/siswa/bulan.
Terkait dengan aktu penyaluran dana, maka untuk tahun anggaran 2011, dana BOS akan diberikan selama 12 bulan untuk periode Januari-Desember 2011. Sedangkan penyaluran dana dilakukan setiap periode 3 (tiga) bulanan, yaitu periode Januari-Maret, April-Juni, Juli-September dan Oktober-Desember.
Untuk tahun 2011 SD/sederajat dan SLTP/sederajat yang mendapatkan dana hibah sebesar Rp 3.887.010.000, yang terdiri dari 17 kecamatan berjumlah 47 sekolah dengan rincian 22 sekolah untuk SD/sederajat dan 25 sekolah untuk SLTP/sederajat.***

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007