home news guestbook contact
Minggu, 18 Agustus 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

TANGKAL ROH JAHAT, TIGA LOUYA KEPUNG PENDOPO

Pengirim : A. Rahman
Tanggal : 27 September 2010, 9:22 am


Sebanyak tiga orang Louya dalam kota Ketapang kepung rumah dinas jabatan Bupati dan pendopo disampingnya ,Minggu 26/10/2010 kemaren Ritual yang digelar kalangan etnis tionghoa ini guna mengusir dan menangkal kejahatan manusia dan roh jahat.

Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 pagi hari tersebut mengundang banyak perhatian masyarakat yang ingin menyaksikan dari dekat ."Kami sengaja ingin melihat atraksi louya dan barongsai dalam rangka pindah rumah Bupati terpilih." Kata ABDULLAH salah seorang pengunjung.
Menurutnya, Atraksi ini sangat langka bagi kami yang bukan warga keturunan etnis tionghoa.Makanya dari jauh kami datang ."Memang pada prinsipnya isi ritual sama dengan etnis lainnya. yakni sama sama mengusir kehajatan .Cuma caranya saja yang membedakan.Terlebih lagi ritual ini disertakan dengan atraksi barongsai yang lebih banyak pengunjung ".kata Dollah panggilan akrabnya.
Kata ia, Ivent seperti ini merupakan adat budaya yang harus dipertahankan.Sebab tujuannya sangat bagus dan mewnarik perhatian banyak warga . Sebab disamping memang mengusir roh jahat juga sekaligus sebagai potensi wisata. Ujar Abdullah
Sementara itu menurut Bupati Ketapang Drs.Henrikus.M.Si,dihadapan segenap warga tionghoa dan sejumlah pejabat di pendopo hari itu, Semua etnis dan agama di Indonesia khususnya di Kabupaten Ketapang ,prosesi pindah rumah sudah merupakan adat dan budaya yang sudah mengakar sejak jaman dahulu.Prosesi seperti ini sama sama untuk mengantisipasi dan mengusir mahluk jahat .Tujuannya agar penghuni dan pengunjung rumah mendapatkan keselamatan dan ketenangan. Kata Henrikus.
Dikatakannya, Tidak hanya dari kalangan etnis tionghoa saja,Sebelumnya juga acara pindah rumah dinas dan pendopo Bupati ini diramaikan dengan acara Yasinan umat Muslim Dan begendang Hadrah adat melayu.Setta nantinya pun juga dari kalangan Katolik ikut memberkati pindah rumah ini. 'Semua agama dan etnis yang ada di Ketapang kita akumodir .Hal ini sesuai dengan Visi misi Bupati dan wakil Bupati Ketapang yang antara lain berlaku adil". Ungkap Henrikus.
Masih menurut Bupati,Terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Ketapang tak terlepas dari peranan segenap umat beragama dan segenap tokoh adat. Untuk itu diucapkannya terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya.." Terima kasih atas dukungannya. Mari kita bersama sama membangun Ketapang khususnya dari kemiskinan .Hilangkan pengkotak kotakan beda pilihan waktu Pilkada terdahulu. Ajak orang nomor satu di Ketapang ini.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007