home news guestbook contact
Minggu, 19 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Bupati Ketapang Tutup Semarak Milad-2 Perkumpulan Lawang Kekayun

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 22 December 2019, 11:19 pm


Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos menutup semarak milad kedua Perkumpulan Lawang Kekayun (PLK) Kabupaten Ketapang di Kompleks Kraton Matan Tanjungpura, Minggu (22 Desember 2019) malam. Selain Bupati Ketapang, hadir juga Ketua DPRD Ketapang, M.Febriadi S.Sos, M.Si, Kapolres Ketapang, Dandim 1203 Ketapang, dan Sekda Ketapang.

Kehadiran Bupati Ketapang disambut dengan atraksi silat. Selanjutnya rombongan Bupati Ketapang diiringi dengan tabuhan gendang tar menuju tempat duduk di depan panggung utama. Hadirnya pejabat daerah dalam penutupan Milad kedua PLK, ditampilkan penampilan kelompok gendang tar di panggung, dilanjutkan dengan seni tari kreasi Melayu yang bertemakan "mencedok air" serta syair gulung.
Pembukaan kegiatan penutupan ditandai dengan alunan ayat suci Al Qur'an, dan seterusnya sambutan dari Junaidi Nawawi. S.Pd.I sebagai panitia sekaligus membacakan gelar yang berhak disandang kepada para pengurus dan panitia Milad PLK.
Seterusnya, Ketua PLK Kabupaten Ketapang, Gusti Carma Dwi Husada S.Pd,I menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pada milad kedua Perkumpulan Lawang Kekayun semula ada 15 lomba. Selanjutnya berkembang menjadi 16 lomba, yaitu lomba mewarnai bagi anak.
ia berharap kedepan k giatan yang dilaksanakan akan semakin lebih baik, dan masyarakat juga ikut serta dalam melestarikan adat dan budaya Melayu. Ia menjelaskan munculkanya PLK dan saat ini sudah terbentuk kepengurusan di beberapa kecamatan, tujuannya adalah bagian dari generasi muda untuk melestarikan adat dan budaya warisan masyarakat Tanah Kayong. Sebagai bagian dari masyarakat berbudaya, harapannya dapat mendukung pariwisata di Kabupaten Ketapang." Mudah mudahan Perkumpulan Lawang Kekayun yang sudah berusia 2 tahun ini, kedepannya akan semakin lebih baik lagi," tegas Gusti Carma Dwi Husada, Ketua PLK Kabupaten Ketapang.
Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos, mengucapkan terima kasih kepada PLK, dan berharap organisasi ini akan selalu bertindak positif bagi PLK maupun masyarakat Ketapang. Bupati Ketapang mohon maaf pada saat pembukaan kegiatan tidak bisa hadir. karena pada waktu itu dalam satu hari ada delapan kegiatan pemerintah kabupaten, dan Bupati Ketapang berbagi tugas dengan Sekda Ketapang untuk hadir dalam pembukaan milad PLK. "Tadi pagi datang, saya terkejut dan bangga, saya sebenarnya mau pakai kopiah yang saya beli ketika pelantikan menjadi anggota DPRD Kalbar, tetapi panitia mengganti dengan tanjak, yang menurut panitia tanjak yang diberikan ke saya bernama Elang Meniti Angin," kata Martin Rantan SH, M.Sos.
Bupati Ketapang berharap semoga tanjak yang dipakainya semakin bermakna bagi dirinya dalam memimpin membangun Ketapang. Selain itu, ia melihat, panitia juga menempatkan dua pengawal saat dirinya memberikan sambutan. Artinya, panitia sangat menjaga dirinya sebagai Martin Rantan yang saat ini memimpin Ketapang.Bupati Ketapang menceritakan sekitar dua tahun silam ketika dilaksanakan pameran, ia mengunjungi stand Lawang Kekayun. Saat itu saya melihat benda bersejarah maupun karya seni di tempo dulu, dan pakaian juga dipamerkan Lawang kekayun. Dari pameran itu, ia tertarik dan bertanya, apa tujuan berdirinya PLK. Teman yang bertugas menjaga stan ketika itu menjelaskan PLK berdiri tujuannya bagaimana melestarikan adat seni dan sejarah Melayu di Tanah Kayong ini. Menurut Bupati Ketapang bahwa seni budaya adalah sebuah kearifan lokal. Seni dan budaya itu dilakukan secara terus temurun yang dilakukan leluhurnya. Karena itu, dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang mengucapkan terima kasih kepada PLK yang telah memulai karya dan pengabdiannya dalam melestarikan seni dan budaya Melayu Ketapang. Bupati Ketapang juga menantang PLK bersama perkumpulan lainnya untuk memikirkan sejarah Ketapang. Kalau dilihat di Pontianak ada yang dikenal Universitas Tanjungpura, dan Kodam XII Tanjungpura. Bahkan, sudah dibisikkan oleh Dandim 1203 Ketapang, rencana Pangdam Tanjungpura akan berkunjung ke Ketapang dan melakukan ziarah ke Makam Tanjungpura. Karena itu, Bupati Ketapang menggugah kepada PLK untuk menulis sejarah Ketapang. Terkait dengan pembiayaan, Pemkab Ketapang dapat membantu memback up dqlqm APBD. Penulisan sejarah Tanjungpura dipandang penting, supaya alur sejarah menjadi jelas. Bupati Ketapang mencontohkan bagaimana Danau Pelabuhan Gending, jika ada rezeki pada waktu tertentu bisa dilihatkan menara kapal. Jika sudah ditulis dalam bentuk buku, maka bisa dilakukan launching pada hati jadi Kabupaten Ketapang pada bulan Maret. "Saya berharap dalam menulis sejarah ini kompak, kalau bicara sejarah, tentunya kerajaan di Ketapang ini diawali dari Kerajaan Hindu kemudian Islam, mari kita bersatupadu, supaya menjadi Ketapang lebih maju dan sejahtera," ucapnya.
Bupati Ketapang mengucapkan selamat Milad kepada PLK. Ia mengajak mari wujudkan karya besar untuk kemajuan Ketapang ini. Dan ia juga berharap, PLK melakukan kegiatan berkala. Apalagi dalam kesempatan itu, hadir Ketua DPRD Ketapang dan juga Sekda Ketapang sebagai Tim Anggaran Daerah, harapannya PLK dapat diikutkan dalam rapat membahas seni dan budaya pada program 2021, sehingga seni budaya Melayu tidak tenggelam kemajuan jaman.
Selanjutnya Bupati Menutup kegiatan, dan dilakukan pemukulan gong sebanyak 5 kali oleh Dandim 1203 Ketapang, dan dilanjutkan penyerahan buku sejarah kesultanan Matan yang disusun oleh Gusti Carma DwiHusada, S.Pd.I. Buku sejarah kesultanan Matan Tanjungpura diserahkan penerbit ke Gusti Carma, dan selanjutnya diserahkan kepada Bupati Ketapang, Ketua DPRD Ketapang dan Sekda Ketapang.
Kemudian dilakukan foto bersama dan kemudian penyerahan hadiah kepada pemenang lomba 16 kegiatan yang dilaksanakan Perkumpulan Lawang Kekayun Kabupaten Ketapang.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007