home news guestbook contact
Selasa, 10 Desember 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Ikatan Keluarga Besar Madura Ketapang Gelar Maulid Nabi Muhamad SAW di Kraton Matan Tanjungpura

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 26 November 2019, 11:27 pm


IKATAN Keluarga Besar Madura Kabupaten Ketapang menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kraton Matan Tanjungpura (Kraton GM Saunan), Selasa (26 Nopember 2019) malam. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri Bupati Ketapang yang diwakili Gusti Fadlin S,sos, staf ahli Bupati Ketapang. Selain itu, hadir juga Dandim 1203 Ketapang, Kapolres Ketapang, Ketua MUI Ketapang, organisasi etnis dan undangan lainnya.

Ketua Ikatan keluarga Besar Madura Kabupaten Ketapang, Misnawar Huddin menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya Maulid Nabi Muhammad SAW di Kraton GM Saunan. Bagi masyarakat Madura di Ketapang, peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW cukup istimewa. Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita tingkatkan rasa syukur kepada Allah SAW yang telah mengutus Rasulullah sebagai rahmat bagi seluruh alam. Selain itu diharapkan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW meningkatkan kerukunan antar umat, antar etnis dan pemerintah di Kabupaten Ketapang.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Ikkramat, Gusti M.Jamaludin SH. Sebelumnya ia mengucapkan permohonan maaf dari Uti Royden Top, Ketua Ikkramat yang saat ini tidak berada di tempat. Karena yang bersangkutan sedang ada kegiatan di luar daerah. Karena itu, ia mewakili Ikkramat menyambut baik digelarnya Maulid Nabi Muhamad SAW di Kraton Matan Tanjungpura. Menurutnya, Kraton Matan Tanjungpura dari dahulu untuk semua kalangan. Harapannya, dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilakukan Keluarga Besar madura ini maka dapat memprkokoh kerukunan semua kalangan di Kabupaten Ketapang.
Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW, dijelaskan Ketua MUI Ketapang, H.Faisal Maksum, adalah sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT. Dalam Surat Al-Ahzab ayat 56 berfirman:”Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad. Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan bersalamlah dengan sungguh-sungguh.” Salah satu ibadah yang dianjurkan adalah memperbanyak bacaan shalawat kepada Rasulullah Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam. Sebab ketika seseorang bershalawat kepadanya maka ia akan mendapatkan limpahan anugerah dari shalawatnya itu.
Selanjutnya, Bupati Ketapang yang diwakili Gusti Fadlin S.Sos, staf ahli Bupati Ketapang bahwa Pemerintah Kabupaten mengataskan atas Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pengurus ikatan keluarga besar Madura Ketapang, atas terselenggaranya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai acara seremonial budaya saja. Tetapi lebih dari itu, sebagai ungkapan rasa syukurkepada Allah SWT, karena telah diutusnya nabi yang mulia sebagai rahmat bagi seluruh alam . “Semoga peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW selain dapat melestarikan nilai budaya dengan menghargai keberagaman demi terwujudnya kerukunan umat, juga untuk mempererat ikatan persaudaraan suku Madura dan suku atau ras lainnya di Kabupaten Ketapang,” tegas Gusti Fadlin S.Sos, plt Asisten II Setda Ketapang yang membacakan sambutan Bupati Ketapang.
Bupati Ketapang mengharapkan Keluarga Besar Madura di Kabupaten Ketapang untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah, serta berkomunikasi dengan lembaga kemasyarakatan yang terdapat di Kabupaten Ketapang. Disamping itu hendaknya pengurus Ikatan Keluarga Besar Madura Kabupaten Ketapang dapat menghasilkan sumbangan pemikiran dalam upaya mengisi pembangunan di Kabupaten Ketapang.
Dengan meningkatkan kerukunan antar umat beragama, sesama umat beragama dan antar umat beragama dengan pemerintah, diharapkan meningkatkan pula rasa persatuan dan kesatuan yang telah dibina bersama selama ini dalam upaya melaksanakan pembangunan di segala bidang. Disampaikan juga, bahwa masyarakat Kabupaten Ketapang terdiri dari berbagai suku, ras, agama dan budaya. Keberagaman tersebut merupakan "asset" bangsa yang harus tetap kita pelihara dan dikembangkan. “Jadikanlah perbedaan tersebut membuat kita lebih arif dan bijaksana,” harapnya.
Dalam menyikapi segala persoalan yang berkembang dalam masyarakat. Ia menyebutkan disyukuri bahwa Kabupaten Ketapang sampai hari ini merupakan salah satu daerah yang kondusif yang tidak terpengaruh oleh hal-hal yang terjadi diluar. Ini semua berkat kerjasama yang baik antar umat beragama dan antar etnis dengan pemerintah. Karena itu, marilah kita lanjutkan kerjasama yang baik ini dalam meningkatkan ketertiban dan keamanan di Kabupaten Ketapang yang dicintai ini. Selanjutnya berkaitan dengan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 H/2019 M. “Makna yang paling mendasar dari peringatan Maulid nabi ini, adalah untuk mengevaluasi sejauhmana kita sebagai ummat mampu mencontoh keteladanan yang melekat pada diri Rasulullah SAW, baik dalam aspek ibadah ritual maupun aspek ibadah sosial lainnya,” tuntasnya.
Ustad Ahmad Madani dari Pondok Pesantren Al-Ittihad Pematang Sindur menyebutkan kemuliaan dari peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW. Ia menceritakan bagaimana, Abu Lahab dimasa hidupnya sudah mendapat siksa. Dimana, semasa hidupnya sudah turun ayat Allah SWT tentang masuknya Abu Lahab ke neraka. Walaupun demikian, setiap hari tertentu, Abu Lahab mendapatkan keringanan siksa. Karena, sewaktu kelahiran Rasulullah SAW, ia termasuk orang yang suka cita menyambut kelahiran Rasulullah SAW. Apalagi, umat muslim yang memuliakan Rasullullah SAW dalam peringatan maulid Nabi Muhamad SAW. Panjang lebar siraman rohani disampaikannya, sehingga diharapkan kita sebagai ummat mampu mencontoh keteladanan yang melekat pada diri Rasulullah SAW.@


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007