home news guestbook contact
Minggu, 18 Agustus 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Loka karya Multi Pihak lanskap Ketapang

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 15 July 2019, 12:15 pm


Ketapang, Aidenvironment Asia, lembaga konsultasi lingkungan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar Loka karya Multi pihak Lanskap Ketapang Selatan dengan tema kolaborasi Pembangunan Kawasan perdesaan dan pengelolaan kawasan Konservasi di LANSKAP Ketapang, Selatan.

Loka karya yang berlangsung sehari tersebut dibuka secara resmi oleh Sekda H.M.Farhan.SE.M.Si mewakili Bupati Martin Rantan, denagn nara sumber Coordnator Aidenvironment Monalisa N Pasaribu, DirectorGEC Faizal Parish, sementara dari OPD yang memberikan presentasi Kepala Bapeda Harto, SE.M.Si Dinas PMDM Suhaimi.S.sos, BKSDA Kalbar, KPH ketapang Selatan, Kepala Dinas pertanian, peternakan dan Perkebunan Ir L SIkat Gudag, kegiatan yang berlangsung di hotel Aston, (15/7).
Lokakarya ini merupakan bagian dari Program Lanskap yang digagas oleh Aidenvironment di Kabupaten Ketapang dengan tujuan utama berupaya membangun kolaborasi multi fihak dalam pembangunan kawasan perdesaan dan pengeleolaan kawasan konservasi yang terletak di Lanskap Ketapang selatan.
Sekda Farhan dalam sambutannya mengatakan kawasan ketapang selatan dalam inisiatif ini adalah kawasan yang terletak di bagian selatan Kabupaten ketapang. dengan luas kurang lebih 820.320, hektar.
Yang terdiri atas kawasan hutan lahan gambut padang rumput kawasan konservasi dan kawasan perdesaan kata Sekda yang membacakan sambutan tertulis Bupati Martin Rantan.
Dijelaskan Sekda secara administrative lanskap ini terletak dalam empat keca,atan yakni kecamatan kendawangan, manis Mata, Air Upas dan Singkup.
Dikawasan Ketapang selatan ini bisa kita temukan salah satu kawasan konservasi dengan luasan sebesar 150 ribu hektar juga terdapat kawasan lindung hutan yang masuk kedalam pengelolaan KPHP unit XXXII Kendawangan papar Sekda.
Selain itu juga terdapat 58 desa yang diantaranya masih berstatus tertinggal atau sangat tertinggal dan bersamaan diwilayah ini terdapat 4 perusahaan HTI dan 7 group besar perusahaan perkebunan kelapa sawit yang luasan konsesinya mencapai hingga 55 prosen dari total luasan wilayah lanskap.
Menurut Sekda karateristik kawasan tersebut rawan kebakaran hutan dan lahan dengan produktivitas pertanian yang rendah serta tantangan terkait tata kelola hidrologi dikawasan perkebunan.
Sehingga menjadi sangat penting untuk merumuskan perencanaan pembangunan yang dapat mengintegrasikan misi pemerintah khsusnya misi perttama ketiga kelima dan keenam. Yang akan menciptakan kondisi keterpaduan dan keadilan pada wilayah lanskap membuyka peluangn bagi pembangunan kawasan perdesaan serta mendukung pengelolaan kawasan konservasi dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Dalam konrteks inilah kami menyambut baik inisiatif Lanskap ketapang Selatan yang inigin mendorong kerjasama dan kolaborasi pemangku kepentingan menuju perencanaan pembangunan berkelanjutan di Ketapang selatan kata Sekda
Liputan : heri Priyoko, Yopie Damel,

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007