home news guestbook contact
Jumat, 26 April 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri Resmi Difungsikan

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 31 March 2019, 9:23 pm


Ketapang, Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri, Diresmikan penggunaannya oleh Bupati Martin Rantan bersama dengan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmiji, yang ditandai dengan pengguntingan pita pembukaan selubung papan nama dan penandatanganan prasasti.Minggu (31/3).

Seremoni peresmian jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri tersebut, dekemas oleh Panitia Peresmian dari Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) dengan serangkaian adat istiadat budaya melayu ketapang, mulai pengarakan rombongan Gubernur dan Bupati menuju lokasi Jembatan Kuning, dengan penyambutan dengan tarian jepin dan atraksi pencak silat serta tepung tawar.
Ribuan masyarakat Ketapang juga ikut menyaksi prosesi peresmian jembatan yang merupakan icon sekaligus jembatan penghubung masyarakat kecamatan Delta Pawan dan kecamatan Benua Kayong,
Bupati Martin Rantan dalam sambutannya mengatakan jembatan kerangka baja yang ke 5 membentang diatas sungai pawan yang dibangun pemerintah Kabupaten ketapang.
Panjang bentang 249,57 meterlebar 8 meter, sesuai denganperaturan Dirjen Bina teknik pembangunan jembatan ini telah direncanakan dengan umur selama 100 tahun terang Bupati.
Bupati menjelaskan proses pembangunan struktur jembatan ini dimulai pada tahun 20017, dimasa Bupati H Morkes Effendie, S,Pd MH, dengan dana APBD Kabupaten Ketapang sebesar Rp.66,805,818,000, dengan kontrak tahun jamak 2007-2010,
Selanjutnya ditahun 2011, telah dianggarkan kembali untuk penyelesaian struktur lantai jembatan Rp, 9,milyar, dan sejak tahun 2012 sampai dengan tahun 2015 telah terhenti pembangunnya.
Kemudian dilanjutkan kembali pada tahun 2016, dengan anggaran sebesar Rp, 7,500,000,000, pada tahun 2017 dianggarkan sebesar Rp, 3,500,000,000, dan ditahun 2018 telah dianggarkan kembali Rp, 9 milyar sehingga total biaya pembangunan jembatan ini sebesar Rp,95,805,818,000,
Menurut Bupati ketersediaan prasarana jembatan merupakan faktor penunjang pengembangan suatu wilayah, sebagai bagian dari sistem transportasi yang memipunyai peranan penting dalam mendukung pertumbuhan perekonomian dengan meningkatta laju perkembangan lalu lintas barang dan jasa,
Dengan dibangunya jembatan ini diharapkn dapat mengurangi beban dankepadatan lalu lintas pada jembatan Pawan I kata Bupati.
Selain itu dapat memperlancar arus perekonomian maupun distribusi barang dan jasa yang berpengaruh pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan meningkatanya pendapatanmasyarakat
Jembatan yang merupakan kebanggaan dan icon baru bagi masyarakat Ketapang, telah diberi nama jembatan Kuning Kyai Mangku negeri sesuai keputusan Bupati Ketapang ucap Bupati.
Dengan berfungsinya jembatan tersebut Bupati Martin Rantan mengharapkan partisipasi aktif seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk terlibat memelihara jembatan serta menggunakan jembatan dengan sebaik baiknya.
Peliputan seluruh crew Humpro

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007