home news guestbook contact
Sabtu, 23 Maret 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

CSR PT Wijaya Karya Bantu Sarana Pendidikan

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 20 February 2019, 3:03 pm


Ketapang, Bupati Ketapang melalui Sekda farhan SE M.si meresmikan Gedung Sekolah Program Csr Pt.Wijaya Karya Wika Berbagi selain itu menyerahkan buku, sembako, dan pemeriksaan kesehatan melalui program CSR PT Wijaya karya (persero) TBK, membangun Indonesia Tahun 2019. kegiatan tersebut berlangsung di gedung SDN 19 Jalan Celincing kecamatn Benua Kayong.

Sekda farhan yang membacakan sambutan tertulis Bupati Martin Rantan SH .M.Sos mengatakan sektor pendidikan merupakan sebuah investasi sosial yang strategis dan sangat menentukan bagi masa depan sebuah bangsa,
“ Khususnya dalammelahirkan generasi penerus bangsa yang unggul namun tentu saja bukan persoalan yang mudah untuk mempersiapkan sebuah sistem pendidikan yang murah dan berkualitas sehingga bisa diakses oleh semua strata sosial masyarakat kita” ujar Sekda Farhan.
Dengan pengalokasian budget sampai 20 persen dari total APBN ternyata masih belum bisa memberikan jaminan peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia faktanya sampai saat ini kualitas pendidikan berbagai daerah masih sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan kualitas pendidikan diperkotaan, keterbatasan jumlah dan kualitas tenaga pengajar. Keterbatasan sarana prasarana belajar dan keterbatasan untuk mengakses informasi dunia luar menjadi kontributor utama terhadap berbagai ketertinggalan.
Selanjutnya perkembangan era atau revolusi industri 4.0 menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan saat ini, kompleksitas tantangan dimulai ketika era revolusi industri 4.0 yang serba otomatis digital, berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) seperti robot. “hal itu akan memangkas tenaga-tenaga manusia dan menggantinya dengan mesin berperangkat teknologi sangat canggih.
Era digital mempunyai banyak ancaman apabila tidak diwaspadai terlebih dahulu secara global era ini dapat menghilangkan sekitar 1 sampai 1,5 juta pekerjaan dalam kurun waktu 10 tahun karena adanya peran pengganti manusia dengan mesin otomatis selain itu, 65% murid usia sekolah didunia akan bekerja pada profesi yang belum pernah ada saat ini, untuk itu perlu dipersiapkan secara baik.
“ Saya menyambut baik kegiatan CSR dari PT. WIJAYA KARYA (PERSERO) tbk 2019. Saya berharap agar kegiatan ini dapat mendorong dan membantu pemerintah kabupaten ketapang dalam mempercepat dan memperluas layanan pendidikan “ kata Sekda.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007