home news guestbook contact
Kamis, 25 April 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Apel Gelar pasukan OPS Liong kapuas 2019 Bupati Sampaikan Amanat Kapolda

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 4 February 2019, 11:46 am


Ketapang, Bupati Ketapang Martin Rantan SH M,Sos, menjadi isnpektur pada Apel gelar pasukan OPS Pol kelwilayahan Liong Kapuas 2019, dalam kesempatan tersebut Bupati menyematkan pita tanda Operasi dimulai, dan membacakan amanat tertulis Kapolda Kalbar Drs Didi Haryono SH.MH.

Dalam apel gelar pasukan OPS Pol kewilayahan Liong Kapuas 2019, tersebut dihadiri Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nur Hidayat, S.ik, Dandim 1203 Ketapang Letkol Kav Jamian, Wabup Drs H Suprapto, S. Kejaksaan Negeri Ketapang, TNI, Polri, Ormas, yang berlangsung di halaman Kelenteng Tua pek Khong, Jalan Merdeka Ketapang.
Bupati Martin rantan yang membacakan amanat Tertulis Kapolda Kalbar mengatakan apel gelar pasukan tersebut dilaksananakan untuk mengevek kesiapan seluruh personel pengamanana berikut kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, serta keterpaduan unsur lintas mensukseskan agenda nasional dan daerah yang aman.
Selanjutnya disampaikan Bupati pada konteks inilah peranan TNI-POLRI dan seluruh stakeholders operasi kepolisian liong Kapuas 2019 sangat besar dalam mengawal dan mengamankan seluruh proses perayaan imlek dan cap go meh 2019.
Kepada seluruh anggota, dilapangan untuk melakukan deteksi dini, terkait fenomena yang berkembang dalam masyarakat, yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas agar dapat diantisipasi dengan baik, seperti adanya kelompok intoleransi yang menganggap dirinya paling benar, orang lain di anggapnya salah, dan sebagainya kata Bupati menyampaikan amanat Kapolda.
Selanjutnya penggelaran kekuatan pada setiap titik titik rawan, hendaknya dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan masyarakat, melalui koordinasi dan bekerjasama dengan seluruh komponen masyarakat.
Menurutnya sehingga terwujud sinergisitas da keterpaduan serta kebersamaan dalam setiap pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Saya mengingatkan kepada seluruh peserta upacara dan undangan agar mewaspadai dan mengantisipasi gesekan gesekan yang mungkin akan timbul, dalam kegiatan perayaan imlek dan cap go meh ini kata Bupati.
Adapun potensi seperti itu sudah mulai terlihat, munculnya sentimen negatif terhadap kelompok atau etnis tertentu, hal ini perlu dilakukan antisipasi karena sudah merupakan kewajiban kita, untuk mewujudkan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan.
Demikian juga disampaikan larangan menyimpan, menjual, menyembunyikan dan menggunakan bahan peledak termasuk petasan agar tetap diawasi dan dilakukan penindakan secara tegas dan tuntas. Karena hal ini dapat menimbulkan potensi timbulnya korban baik harta benda maupun jiwa.
Saya mengingatkan bahwa potensi konflik itu dikelola dengan baik maka konflik terbuka dapat dihindari, pendekatan secara kekeluargaan kepada semua pihak hendaknya terus dilakukan sehingga pro dan kontra dalam rangkaian kegiatan imlek dan cap go meh dapat ditiadakan kata Bupati menyampaikan pesan Kapolda.
Mengingat titik berat operasi kewilayahan liong kapuas 2019 ini, adalah operasi kemanusiaan, Kapolda berharapkan kepada semua pihak yang telibat dalam operasi kemanusiaan ini, dapat melaksanakan tugas secara profesional, dengan mengacu kepada undang-undang dan ketentuan yang berlaku, serta mendengarkan keluhan masyarakat, untuk dijadikan masukan dalam operasi kewilayahan liong kapuas ini.
peliput : Darnaen, darul hadi, naskah Yogi Pratama

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007