home news guestbook contact
Selasa, 11 Desember 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Gereja ST Agustinus Paya Kumang Diresmikan

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 22 November 2018, 9:00 am


Bupati Martin Rantan SH M Sos meresmikan untuk di fungsikannya Gereja Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kegiatan itu ditandai dengan ritual adat Dayak penyambutan kedatangan para tetamu, yang kemudian pemotongan pita oleh Ketua T Penggerak PKK Ny Elysabet Betty Martin Rantan, dan kemudian pembukaan pintu gereja oleh Uskup Ketapang, Mgr Piu Riana Prabdi.‎

Peresmian Gereja Santo Agustinus Paya Kumang juga di hadiri oleh Wakapolda Kalbar Brigjen Sri Handayani, mantan Gubernur Kalbar Cornelis, Wabup H Suprapto,S para Pastor Paroki, Tokoh gama, tokoh masyarakat, kemudian Bupati Martin Rantan melakukan penanam pohon di halaman Gereja Santo Agustinus Paya Kumang Ketapang, Selasa (10/21/2018).

Ketua T Penggerak PKK Ketapang Ny Elysabet Betty Martin Rantan menggunting pita peresmian penggunaan gereja Paroki Santo Agustinus Paya Kumang.
Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapkan terima kasih dan perhargaan yang setinggi tingginya kepada Panitia pambangunan yang telah berupaya maksimal mungkin mencurahkan perhatiannya dalam penyelsaian pembangunan gereja tersebut.

Bupati berharap gereja ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kualitas umat dan perberdayaan ekonomi umat.“‎Didalam rumah ibadah diharapkan terjalin sinergi antara aktivitas spiritual dengan aktivitas sosial ekonomi,” harapnya.

Bupati Martin Rantan, Waka Polda Kalbar Sri Handayani, mantan gubernur Kalbar Cornelis dan sejumlah pejabat melihat-lihat kondisi di dalam gereja.
Maka sebaiknya rumah ibadah dibangun dengan infrastruktur yang lengkap dengan gaya arsitektur yang indah agar orang yang melakukan peribadatan merasa tenang dan nyaman.

“‎Tantangan kedepan menuntut kita untuk lebih memfokuskan pada perwujudan membangun kejayaan bangsa melalui pencapaian prestasi yang agamis,” terang Bupati Martin.‎

Dengan mengedepankan toleransi antar umat beragama dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan yang telah kita bina selama ini, “ Dalam situasi yang demikian ini kita harus optimis bahwa jika kita semua bersatu menggalang kebersamaan dan mengembangkan segenap optensi yang dimiliki,” kata Bupati.
“Maka kita akan membawa umat dan bangsa ini terhindar dari keterpurukan menuju umat dan bangsa yang sejahtera mandiri bermartabat relegius dan berkepribadian,” sambungnya.
Oleh karena itu, menurutnya masyarakat yang hidup pada era sekarang sangat membutuhkan bimbingan dan tuntunan keagamaan agar dapat memaknai hidup dan kehidupan ini serta bersikap lebih terbuka dan toleran.‎
“‎Tugas pemuka agama dalam membimbing umatnya agar memiliki keyakinan yang teguh tentang agama yang diyakini,” ujar Bupati.‎
Peliput Heri P.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007