home news guestbook contact
Minggu, 18 November 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-67 Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Pengirim : Darnain
Tanggal : 1 September 2018, 10:08 pm


Bupati Ketapang Martin Rantan SH M.Sos foto bersama dandim1203 kapolres dokter spesial dan anggota IBI

Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-67 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Ketapang Tahun 2018 yang diadakan di Hotel Asana Nevada, Sabtu (1/9). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Ketapang Martin Rantan, SH M.Sos, Dandim 1203 Ketapang letkol Kav Jami’an, Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat, Ketua pengurus cabang IBI Provinsi Kalimantan Barat, Kadis Kesehatan Rustami SKM M.Kes, dokter spesialis dan tamu undangan.
Dalam sambutannya Bupati Ketapang Martin, SH M.Sos mengatakan, bahwa tema HUT IBI tahun 2018 adalah “Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Maternal Neonatal Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Pelayanan yang Berkualitas” sangat sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati ketapang tahun 2015-2020, dimana pada visi misi tersebut , secara jelas disebutkan bahwa dalam upaya mencapai kabupaten ketapang yang maju menuju masyarakat sejahtera terdapat 6 upaya yang dilakukan, dimana salah satunya adalah untuk meningkatkan sumberdaya manusia yang berkualitas sehat dan produktif.
“Saat ini terdapat sebanyak 604 orang anggota IBI yang tersebar dan bekerja, baik yang bekerja di fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta maupun yang bekerja secara mandiri. Jumlah dan penyebaran sertas kualitas seluruh bidan ini, ditambah dengan ketersediaan fasilitas kesehatan dan peralatannya, berkontribusi langsung terhadap derajat kesehatan masyarakat kabupaten ketapang khususnya kesehatan ibu dan bayi, yang artinya, juga berkontribusi dalam pencapaian visi dan misi bupati dan wakil bupati sebagaimana yan sudah disebutkan diatas”Kata bupati.
Bupati Martin Rantan, SH M.Sos juga menambahkan salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi bersama adalah masih tingginya kasus kematian ibu dan bayi dikabupaten ketapang. Tahun 2016 tercatat terdapat 8 kasus kematian ibu dan 53 kasus kematian bayi, tahun 2017 terdapat 11 kasus kematian ibu dan 67 kasus kematian bayi dan ditahun 2018 ini sampai bulan juli sudah tercatat 7 kematian ibu dan 34 kematian bayi. Semua kasus kematian ini, berkaitan secara lansung maupun tidak langsung dengan jumlah, penyebaran dan kompetensi tenaga kesehatan terutama bidan, yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu dan anak diwilayah pedesaan. Khususnya dalam upaya peningkatan kompetensi bidan, pemerintah daerah kabupaten ketapang telah memberikan kemudahan bagi para bidan untuk mengikuti kegiatan akademik guna meningkatkan kualifikasi pendidikannya misalnya, bidan lulusan diploma-1 didorong untuk mengikuti pedidikan khusus peningkatan kompetensi menjadi D-3, dalam bentuk rekognisi pembelajaran lampau (RPL). Selain itu, saat ini 35 orang bidan dari kabupaten ketapang sedang mengikuti peningkatan pendidikan dari D-3 ke D-4 di politeknik kesehatan kemenkes di Pontianak.
“Bidan juga diharapkan bukan hanya dapat mengikuti dan memahami perkembangan terkini isu kesehatan, yang sedang menjadi program prioritas pemerintah, namun juga diharapkan dapat terlibat secara aktif didalamnya, seperti pengentasan stunting, dimana ketapang menjadi salah satu dari 100 kabupaten prioritas penanganan stunting di indonesia. Juga program lain seperti jaminan persalinan (JAMPERSAL) bagi ibu melahirkan dari keluarga tidak mampu yang tidak memiliki jaminan kesehatan, pemberian imunisasi measles dan rubella (MR) yang baru saja kita kampanyekan pelaksanaannya, program indonesia sehat melalui pendekatan keluarga (PIS-PK) dan tentu saja gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) yang menjadi tema HUT IBI tahun ini”sambungnya.
Bupati juga mengungkapkan guna peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, saat ini pemerintah pusat telah menerapkan beberapa kebijakan terhadap fasilitas kesehatan maupun tenaga kesehatan. Seluruh tenaga kesehatan termasuk didalamnya bidan, berdasarkan peraturan menteri kesehatan (PERMENKES) nomor 46 tahun 2013, diwajibkan untuk memiliki surat tanda registrasi (STR), berkaitan dengan hal itu pemerintah daerah kabupaten ketapang juga telah membantu dan memberikan kemudahan bagi bidan untuk mengikuti midwifery update (MU) sebagai salah satu persyaratan mendapatkan STR. Kemudian, melalui permenkes nomor 46 tahun 2015, pemerintah pusat juga mewajibkan agar puskesmas di-akreditasi, sebagaimana halnya akreditasi rumah sakit melalui permenkes nomor 34 tahun 2017.
“Kabupaten ketapang dengan jumlah kecamatan sebanyak 20 kecamatan dan 262 desa/kelurahan tentu memerlukan tenaga kesehatan yang memadai untuk dapat melakukan pelayanan kesehatan. Kita telah membangun 180 poskesdes diseluruh kabupaten ketapang, namun keterbatasan menyebabkan beberapa poskesdes tersebut tidak dapat digunakan secara maksimal karena kekurangan tenaga. Oleh karena itu, selain mengangkat tenaga honorer daerah, melalui program nusantara sehat individu, kabupaten ketapang mendapatkan tambahan 13 orang bidan disamping tenaga kesehatan lain seperti perawat, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, gizi, analis dan farmasi” tambahnya.
Bupati Ketapang Martin Rantan, SH M.Sos berpesan pupuklah rasa kesatuan dan persatuan, jagalah selalu kesetiakawanan antar anggota, dan kesetiakawanan sosial kepada masyarakat serta tingkatkanlah sosial kepada masyarakat serta tingkatlah terus keahlian serta ilmu pengetahuan melalui pendidikan yang berkelanjutan. Semoga bidan-bidan di ketapang terus meningkatkan kemampuan diri dalam upaya meningkatkan kualitas hidup ibu serta menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi.
“wahai para bidan, dipundak dan dihatimu, setiap ibu dan anak negeri ini menitipkan cinta dan harapannya. Selamat hari ulang tahun ke-67 ikatan bidan indonesia, teruslah bekarya mewujudkan ketapang yang maju menuju masyarakat sejahtera” tuntasnya.





 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007