home news guestbook contact
Minggu, 18 November 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Sosialisasi UU NO.43 Tahun 2007 dan Sosialisasi Pengelolaan Perpustakaan 2018

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 7 August 2018, 12:44 pm


Undang-Undang nomor 43 tahun 2007 Tentang Perpustakaan dan Sosialiasi Pengelolaan Perpustakaan Tahun 2018 disosialisasikan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Ketapang, Selasa (7 Agustus 2018) di pendopo rumah Dinas Bupati Ketapang. Sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Kalimantan Barat dibuka Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos.

Bupati Ketapang menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi dalam rangka mendukung gemar membaca di Kabupaten Ketapang. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai sarana untuk mengajak masyarakat mempunyai kesadaran bahwa dengan membaca dan perpustakaan dapat membuka wawasan dan cakrawala. Terlebih saat ini minat dan gemar membaca di kalangan masyarakat perlahan-lahan mulai berkurang. Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi kita semua untuk membuat terobosan dan motivasi terbaik untuk menumbuhkan minat baca dan budaya membaca.
“Tidak ada kata terlambat untuk menumbuhkan minat baca masyarakat,” ucap Bupati Ketapang, Martin Rantan SH M.Sos.
Ia mengajak kita niatkan mulai saat ini untuk gemar membaca yang tidak hanya sebagai hobi tetapi menjadi kebutuhan dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita dituntut terus menyuarakan gerakan membaca yang bertujuan untuk menumbuhkan minat dan budaya membaca di Kabupaten Ketapang . Dengan tumbuhnya minat dan budaya membaca, maka akan lahir masyarakat membaca dan masyarakat belajar yang merupakan indicator dari kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pembenahan perpustakaaan kedepan harus lebih ditingkatkan mengingat peran sertanya cukup besar dalam mendorong peningkatan kecerdasan masyarakatt. Perpustakaan harus mampu berbenah sekaligus mendorong minat baca masyarakat dalam memperoleh pengetahuan untuk datang ke perpustaakaan. Bupati menekankan agar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menarik untuk dikunjungi, misalnya dengan menyediakan buku-buku yang bagus dan terkini.
Bupati Ketapang juga menyarankan, pengelolaan kearsipan dan perpustakaan ini tidak hanya dilakukan di Ibukota Kabupaten Ketapang, tetapi juga bisa dilakukan di kecamatan. Misalnya, pihak kecamatan menyimpan arsip serta buku-buku berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan di desa. Arsip desa yang disimpan di kecamatan diharapkannya dapat dikelola dengan baik. Dengan buku seperti itu dapat menambah wawasan bagi penyelenggara pemerintahan. Arsip di kecamatan sangat diperlukan, jangan sampai akibat terbatasnya arsip, membuat pihak kecamatan selalu meminta arahan ke Bupati. Begitu juga dengan didesa. Dari 20 kecamatan yang ada, dengan jumlah desa lebih dari 200 desa, maka dapat dibayangkan jika dalam satu hari satu saja kepala desa meminta arahan Bupati, maka pekerjaan Bupati akan semakin berat. “Kalau satu hari saja, satu kepala desa selalu dating meminta arahan ke Bupati, maka bisa membuat Bupati tidak bisa bekerja dalam setahun, karena itu, melalui buku-buku ini kita bisa menambah wawasan, saya kira sangat penting di kecamatan mengelola buku-buku untuk menambah wawasan aparatur dan masyarakat,” ujar Bupati Ketapang.
Selain itu, ia menegaskan kita punya kewajiban untuk merubah citra perpustakaan yang ada, agar tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku. Namun sebagai suatu lembaga yang hidup, segar dan menawarkan hal-hal terbaru mulai dari layanan yang inovatif, atraktif, interaktif, edukatif dan rekreatif. Bupati berharap dukungan dari semua pihak agar perpustakaan yang ada di Kabupaten Ketapang dapat bersinergi, bahu membahu menyatukan p[ersepsi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mewujudkan Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera. Karena itu, dengan adanya sosialisasi UU Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan damn sosialisasi pengelolaan perpustakaan tahun 2018 dapat memberikan manfaat terbagi perpustakaan dan Kabupaten Ketapang. “Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuihan yang Maha Esa, sosialisasi Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan dan Sosialisasi Pengelolaan Perpustakaan Tahun 2018 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tuntasnya.@


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007