home news guestbook contact
Senin, 18 Juni 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Bupati dan Danrem 121/ABW Safari Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah Benua Kayong

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 22 May 2018, 8:39 pm


Bulan Suci Ramadhan, bulan yang penuh rahmat, berkah dan pengampunan tidak hanya mewajibkan kita melakukan ibadah puasa. Tetapi memperbanyak ibadah, termasuk mempererat silaturahmi. Pemkab Ketapang mempererat silaturahmi dengan masyarakat salah satunya melalui safari Ramadhan.

Safari Ramadhan Pemkab Ketapang, dilakukan Selasa (22 Mei 2018) di halaman Masjid Miftahul Jannah, Jalan Pematang Putar, Kelurahan Mulia Kerta. Safari Ramadhan ini dihadiri langsung Bupati Ketapang, Martin Rantan SH bersama Komandan Korem 121/ABW, Brigjen TNI Bambang Ismawan, Kapolres Ketapang, Dandim 1203, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Ketapang. Dalam kesempatan Safari Ramadhan ini, Bupati Ketapang menyerahkan bantuan Pemkab Ketapang kepada pengurus Masjid Miftahul Jannah berupa sajadah dan sound system.
Safari Ramadhan yang dilakukan di Masjid Miftahul Jannah Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong dikatakan Camat Benua Kayong, Uti Muhamad Basir SE merupakan sebuah kebanggaan bagi jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan Mulia Kerta. Selanjutnya, Komandan Korem 121/ABW, Brigjend TNI Bambang Ismawan diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri. Ia mengatakan, pertemuan dengan masyarakat di Kecamatan Benua Kayong tidaklah direncanakan oleh pihaknya. Secara kebetulan, kehadirannya bersama Kepala seksi Operasi Korem 121/ABW, Kolonel TNI Asep Achmad Hidayat (Mantan Dandim 1203 Ketapang) dan Kasi Teritorial Korem 121/ABW Kolonel TNI Nyamini di wilayah Ketapang karena ada latihan di Kodim 1203 Ketapang.
Sosok yang pernah bertugas di Kopasus dan Paspampres ini mengaku hadir dalam Safari Ramadhan dan memberikan sambutan juga mewakili pemerintah daerah, khususnya dari Bupati Ketapang. Dalam kesempatan itu, Danrem 121/ABW memberikan gambaran kondisi keamanan terkini. Sebagaimana kita diketahui bersama, kondisi bangsa dan negara saat ini sedang dalam gangguan keamanan adanya serangan Bom dari teroris seperti di Polresta Surabaya dan Polda Riau tidak luput dari serangan.
Karena itu, dalam mengamankan wilayah, dikatakan Danrem 121/ABW kita tidak bisa hanya bergantung kepada aparat keamanan semata. Baik itu kepada kepolisian melalui Densus 88, maupun kepada aparat TNI. Tetpii menjadi kewajiban kita bersama mengantisipasi bahaya teror. Minimal kita lakukan untuk keluarga kita masing-masing. Ia mencontohkan bagaimana bisa terjadi, peristiwa di Surabaya yang melibatkan satu keluarga. “Kita harus bersama mencegahnya, Polisi dan TNI tidak mampu bekerja sendiri, jadi mencegah bahaya ini menjadi peran kita semua,” ucap Danrem 121/ABW di Masjid Miftahul Jannah, Jalan Pematang Putar, Kelurahan Mulia Kerta.
Komandan Korem 121/ABW mensyukuri sampai saat ini wilayah Kalimantan Barat masih aman. Mudah-mudahan kondisi ini tetap terjaga. Karena itu menjadi kewajiban kita bersama menjaga situasi yang aman dan kondusif ini. “Selain itu, pada wilayah kita juga akan dilaksanakan Pilkada, dimana Kalbar dikategorikan wilayah yang rawan konflik, saya yakin dengan sering silaturahmi seperti ini wilayah kita tetap akan selalu aman,” tuturnya.
Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah ini mencontohkan bagaimana alunan merawis yang dibawakan disela-sela Safari Ramadhan. Isi dari merawis itu mengingatkan kita semua dari berbagai suku adalah bersaudara. Karena semua suku yang ada adalah dari keturunan Nabi Adam. Artinya kita semua adalah satu.”Kita semua bersaudara, kalau ribut kita malu,” ucapnya.
Karena itu, dalam penghelatan Pilkada nanti, kita tetap menjaga keamanan. Siapa pun yang terpilih dalam Pilkada, percayakan pada sistem untuk menjalankan kewajiban mereka sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur setelah terpilih. Danrem 121/ABW berharap. Momentum Ramadhan seperti ini kita tingkatkan silaturahmi. Dengan silaturahmi, ia yakin akan membuat kita semakin damai. Nabi Muhamad SAW juga mengajarkan kepada kita jangan sampai memutus silatuarhmi. “Saya sangat senang sekali dapat bersilaturahmi dengan bapak-bapak semua. Mudah-mudahan kehadiran kami disini dapat diterima bapak-bapak sekalian,” kata Danrem 121/ABW dan jajarannya yang juga membuka diri untuk selalu bersilaturahmi bersama masyarakat.
Seterusnya, dalam safari Ramadhan ini dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan ketua MUI Ketapang, Drs H.Faisal Maksum. Tausiah dilakukan sebelum buka bersam. Dalam kesempatan ini Ketua MUI mengupas hikmah dari puasa. Hikmah puasa salah satunya melatih kita disiplin. Selain itu juga ada manfaat dari puasa adalah aspek sosial. Dimana, aspek sosial itu misalmnya melalui puasa, kita sama-sama merasakan lapar, tanpa membedakan yang kaya atau yang miskin.
Selain itu, Drs H.Faisal Maksum juga menyebut dari pelaksanaan puasa banyak pelajaran yang bisa kita dapat. Puasa mengajarkan kepada kita untuk mawas diri. Melalui puasa ini merupakan sebuah jihad yang paling besar dalam diri manusia, yaitu melawan hawa nafsu. Dituturkan dalam diri manusia terdapat beberapa sifat. Salah satunya, jika tidak menggunakan akalnya, maka manusia dapat diibaratkan merupakan hewan yang berpikir. Selain itu, terdapat juga sifat syaitoniah, dimana dorongan hawa nafsu membuat manusia selalu berusaha ingin melakukan penipuan untuk kepentingan tertentu sehingga merugikan pihak lain. Demikian juga dengan sifat kebuasan. Bahkan terdapat juga sifat manusia yang suka dipuji.”Kalau sifat ini dibiarkan, tidak akan bisa membuat hidup menjadi damai, maka melalui puasa inilah untuk menghilangkan sifat-sifat ini,” ujarnya.
Selain itu, puasa juga bagian dari jihad. Jihad disini diartikan dalam pengertian umum. Kita berusaha untuk berkorban pikiran, maupun harta untuk mencari Ridho Allah.Demikian juga dengan sadaqah.Pada bulan puasa yang penuh dengan kasih sayang, kita diajarkan untuk mengurangi beban sesama yang kurang mampu. Selain itu, sadaqah juga menjadi benteng kita dari api neraka.
Karena itu, dengan menyakini hikmah puasa, maka tidak ada orang yang tersakiti. Dalam ajaran Islam, membuat orang panik tidak diperbolehkan. Apalagi, jika dalam kaitan dengan aksi terorisme. Mulai dari bom bunuh diri sampai mencelakai orang lain, jelas hukumnya diharamkan. Karena itulah, sejak tahun 2014 MUI sudah memfatwakan aksi terorisme haram hukumnya. UIa juga mengutip sebuah kisah di jaman Rasululullah, dimana salah satu sahabat tertidur dan senjatanya disembunyikan sahabat yang lain. Membuat panik sahabat yang terbangun dari tidur saja tidak dibenarkan oleh Rasulullah. Apalagi jika sampai terjadi sebuah insiden membuat orang lain takut dan panik.“Bikin terkejut orang lain saja tidak boleh, karena itu, mudah-mudahan melalui ibadah puasa ini kita bisa membantu orang lain sehingga bisa membahagiakan orang lain,” ucapnya, seterusnya berlanjut dengan buka bersama dan sholat magrib berjemaah di Masjid Miftahul Jannah.@


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007