home news guestbook contact
Senin, 18 Juni 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Penyampaian Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Ketapang

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 24 April 2018, 10:48 pm


Hasil reses anggota DPRD Ketapang disampaikan dalam paripurna DPRD Kabupaten Ketapang, Rabu (25/4) siang. Paripurna penyampaian laporan hasil reses DPRD Ketapang dipimpin oleh Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus S.Pd, M.Si bersama Wakil Ketua DPRD Ketapang, Qadarini SE. Setelah penyampaian masing-masing daerah pemilihan, selanjutnya pimpinan DPRD Ketapang menyerahkan laporan hasil reses anggota DPRD Ketapang kepada Bupati Ketapang yang diwakili Donatus Franseda, S.Ap, MM, Asisten I Setda Ketapang.

Laporan hasil reses dalam rangka penyerapan aspirasi didaerah pemilihan anggota DPRD Ketapang, untuk daerah Pemilihan Ketapang I (Kecamatan delta Pawan, Muara pawan dan Matan Hilir Utara) disampaikan oleh M.Febriadi, S.Sos, M.Si. Anggota DPRD Ketapang dari Fraksi Partai Golkar ini mengatakan reses dilakukan secara perorangan dan tanggungjawab juga dilakukan secara perseorangan. Namun dalam administrasi laporan reses dilakukan secara kolektif. Daerah pemilihan ketapang satu ditegaskannya merupakan bagian dari daerah perkotaan yang menjadi cerminan wilayah kabupaten Ketapang. Adapun beberapa saran dan usulan dari masyarakat diantaranya, peningkatan drainase di dalam Kota Ketapang untuk mengurangi terendamnya kompleks pemukiman dan perkantoran. Selain itu, usulan pelebaran jalan dalam Kota Ketapang, kelanjutan pembangunan jalan lingkar dari Sukabangun ke Kalinilam. Demikian juga pembangunan infrastruktur olahraga, terutama olahraga indoor. Dalam pembangunan sarana olahraga ini disarankan agar pemerintah daerah meloby dana APBN. Untuk wilayah dapil Ketapang satu juga menyarankan peningkatan infrastruktur wisata, sarana rumah ibadah, serta mendukung infrastruktur guna difungsikannya jembatan pawan V. Anggota DPRD Kabupaten Ketapang daerah pemilihan Ketapang satu juga menekankan kepada Pemkab Ketapang untuk secepatnya menyelesaikan persoalan asset PT Ketapang mandiri. Selain itu, mereka juga mengimbau agar manajemen Ketapang mandiri yangs ebelumnya, agar membantu penyerahan asset PT Ketapang Mandiri. Selain itu dalam laporan reses, disebutkan juga bahwa masyarakat mengaharapkan pemerintah untuk melakukan pembangunan yang berhubungan dengan peningkatan perekonomian masyarakat, sehingga pada akhirnya dapat mendorong mewujudkan Ketapang yang maju menuju masyarakat yang sejahtera.
Seterus laporan hasil reses dari Daerah pemilihan ketapang Dua (Kecamatan Simpang Hulu, Simpang Dua dan Sungai Laur) disampaikan oleh Heronimus. Dipaparkan, selama masa reses, para nggota DPRD ketapang juga banyak mendapatkan tanggapan dan masukan dari masyarakat. Baik saran dan harapan terhadap pembangunan, guna direalisasikan pemerintah daerah Kabupaten Ketapang. Selain itu, sebagai fungsi pengawasan, DPRD Kabupaten Ketapang juga mengimbau agar pembangunan yang sudah dianggkaran dalam APBD segera diilaksanakan supaya pembangunan cepat berjalan dan dapat bermanfaat kepada masyarakat. Selain itu dalam proses pelaksanaannya juga memperhatikan azas kualitas dan manfaat. “Sehingga berguna dan bermanfaat dalam waktu yang lama,” tegasnya.
Sejumlah usulan dan harapan masyarakat dipaparkannya secara laporan tersebut. Dimana, laporan tertulis juga diserahkan kepada pimpinan DPRD Ketapang. Selanjutnya, untuk daerah pemilihan Ketapang III (Kecamatan sandai, Hulu Sungai, dan Nanga Tayap), hasil reses disampaikan oleh Ir.Paulus Tan. Sejumlah usulan dari masyarakat seperti sarana pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur jembatan gantung, jembatan dan jalan dipaparkan dalam penyampaian hasil reses. “Lanjutan pembangunan jalan ke desa Kenyabur segera dituntaskan,” katanya.
Untuk Daerah Ketapang IV (Kecamatan Sungai Melayu rayak, Tumbang Titi, Pemahan dan Jelai Hulu)hasil reses disampaikan oleh Hadi Mulyono Upas SH. Dalam laporan reses tersebut, cukup banyak saran dan harapan masyarakat yang disampaikannya. Baik meliputi, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, Pembangunan gedung pustu, pembangunan perpustakaan, rehab guru, pembangunan rumah adat, jalan, pengadaan mesin PLN khusus untuk wilayah Jelai Hulu dan lain sebagainya. “Masyarakat jelai Hulu meminta dibangun Puskesmas rawat inap atau puskesmas pengganti, karena kondisinya yang ada saat ini sudah sangat layak untuk diganti, masyarakat juga sudah menyiap tanah untuk pembangunan rawat inap tersebut,” ucap Hadi Mulyono Upas, anggota DPRD Ketapang dari Fraksi PDIP.
Sedangkan untuk hasil rese DPRD daerah Ketapang V (Kecamatan Manismata, Air Upas, Singkup dan Marau) disampaikan Gusmani. Tak hanya saran dan harapan terkait infrastruktur di daerah pemilihan Ketapang V, dalam meningkatkan PAD mereka juga menyoroti produktivitas PT Ketapang Mandiri. Jika selama ini bidang usaha hanya pada SPBU saja, maka untuk kedepan diharapkan dapat mengembangkan usaha pada berbagai sektor yang ada.
Lebih lanjut dipaparkannya, dalam menunjang pembangunan perekonomian di Kabupaten Ketapang, tentunya sarana jalan dan jembatan, air bersih, dan listrik harus terus ditingkatkan. Karena itu, menjadi tanggungjawab kita semua untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pembangunan. Demikian juga mempercepat pembangunamn infrastruktur desa tertinggal, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan dan mempertahankan nilai budaya masyarakat yang ada. “Apresiasi kepada Bupati Ketapang yang sudah melaksanakan pembangunan sesuai dengan visi dan misi serta aturan yang beerlaku,” ucapnya.
Selain itu, dalam pelaksanaan reses para anggota DPRD Ketapang juga banyak menemukan keberadaan guru garis depan yang menimbulkan kecemburuan anak pedalaman. Sementara, kualitas dan kemampuan dalam memberikan pembelajaran kepada anak bangsa tidak jauh berbeda dengan anak daearh. Sementara di daerah, banyak sekali lulusan perguruan tinggi bidang pendidikan yang menunggu untuk diangkat menjadi aparatur negara. Karena itu, kondisi ini perlu disampaikan ke pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti. Demikian juga dengan kondisi fisik sarana pendidikan dio lapangan, ia mencontohkan keberadaan SDN 01 Manismas. Jumlah siswa lebih dari 200 orang, sedangkan guru PNS hanya tiga orang dan satu guru kontrak. “Serbaran guru di kota dan di daerah perlu dilakukan rasionalisasi dari dinas terkai, ini sangat penting menyangkut upaya mencerdaskan anak bangsa,” kata Gusmani.
Sementara itu, untuk hasil reses anggota DPRD dari daerah Pemilihan Ketapang VI (Kendawangan, MHS dan Benua Kayong( disampaikan oleh Mathari. Sejumlah saran dan harapan masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Ketapang, juga menyangkut pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan pertanian dan sebagainya. Beberapa masukan tersebut diantaranya, masyarakat di Desa Sungai Nanjung mengeluhkan keberadaan SMPN 03 yang tidak ada guru agama Islam. Sementara di sekolah tersebut, pada umumnya siswa beragama Islam. “Kami mohon ditinjau ulang dan tolong kepada Kepala Dinas untuk diperhatikan, keberadaan ruang belajar juga tidak memadai,” tutur Mathari, anggota DPRD Ketapang dari Partai Hanura.
Demikian juga dengan Infrastruktur jalan yang rusak. Salah satunya Jalan Tanjungpura, khususnya dari Desa Pesaguan kanan menuju Desa Harapan baru. Selain itu, kondisi infrastruktur jalan penghubung desa sukabaru dan sekitarnya yang dianggapnya rusak parah. Karena itu, diminta instansi terkait untuk meninjau ke lapangan.
Untuk wilayah Desa Pelang,, disebutkan masyarakat trans mengeluhkan lahan pertanian belum dibuka. Karena itu, mereka meminta supaya dibukakan lahan pertanian. Dermikian juga masyarakat Dusun Penaga, Desa Sungai Jawi meminta dibangunkan tanggul air asin. Pasalnya, puluhan hektar lahan tidak bisa diolah dan ditanami akibat terendam air asin. “jangankan mau menanam padi, batang kelapa juga mati akibat masuknya air asin,” kata Mathari.@
.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007