home news guestbook contact
Sabtu, 20 Oktober 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Investor Uzbekistan Tertarik Bangun Pabrik Sabun di Ketapang

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 15 April 2018, 3:07 pm


Bupati Ketapang mengatakan tugas pemerintah, dari Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, sampai kepala desa dan sebagainya tujuannya adalah ingin membantu masyarakat berusaha. Begitu juga membantu perusahaan, sehingga perusahaan bisa untung dan masyarakat sejahtera. Kalau masyarakat sejahtera, dan perusahaan dapat untung, maka daerah bisa maju.

Ketua DPD Partai Golkar Ketapang ini membayangkan dari satu berondol sawit sampai terjadi perputaran perekonomian. Mulai dari perizinan, land clearing, pembibitan, penanaman sampai hasil dari industri hilir sawit dijelaskannya. Ia mencontohkan sama dengan amsa lalu, masyarakat menggantungkan hidup pada sektor kayu. Dari satu pohon kayu, ditebang, dirakit, masuk ke sawmil sampai ke ekspor dan menjadi sebuah bangunan.
Ia menjelaskan hal tersebut, karena investasi perkebunan sawit itu tidak mudah. Karena itu harus dijaga. Dengan penyerahan sertifikat kepada petani, ia berharap hubungan baik harus tetap dijaga sampai ke fase dan siklus yang berikutnya. Tak lupa ia mengucapkan selamat ke petani, dimana derngan adanya sertifikat maka petani mempunyai hak yang jelas atas kepemilikan lahan. Sertifikat ini juga bisa digadaikan ke Bank, jika ingin melakukan peminjaman. Tapi pinjaman itu harus tetap dibayar.
Supaya hasil kebun tetap baik, walaupun sertifikat sudah diserahkan,Bupati Ketapang menyarankan ada baiknya kebun tetap dikelola perusahaan, sehingga tetap efesiensi dalam pemuopukan dan lain sebagainya. Karena itu, dia menyarankan kepala desa melakukan koordinasi dengan perusahaan bagaimana perusahaan tetap membimbing petani sehingga hasil kebun tetap maksimal. Apalagi pihak perkebunan, banyak memiliki tenaga ahli yang faham teknik perkebunan, pemukunan dan lain sebagainya.”Tadi saya baru menerima investor dari Uzbekistan. Tidak bisa bahasa indonesia, tidak bisa bahasa inggris.bisanya bahasa uzbek, dimana Uzbekistan ini dekat-dekat Rusia sana,” papar Martin Rantan.
Calon Investor yang datang ke Bupati Ketapang, rencananya akan menanamkan investasi membangun pabrik sabun. Salah satu bahan baku sabun ini adalah limbah sawit. Menurut Bupati Ketapang, calon investor ini mengatakan kalau urusan di Ketapang ini berhasil mereka akan membawa segala urusan yang ada di pecahan negara Rusia, seperti Turkemistan, azerbaijan, maupun Rusia untuk berinvestasi ke Ketapang. Karena apa, sebab mereka memiliki kelesuan hubungan bilateral dengan Amerika.Rencananya, investasi yang ada di sana akan ditarik ke Indonesia, khususnya ke Ketapang.
Dengan begitu, selain 74 perusahaan kebun di Ketapang, maka bakal ada industri hilir yang mengolah sabun, kosmetik, minyak goreng dan lain sebagainya. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui bahwa dari satu brondol tadi siklusnya panjang bisa menghasilkan berbagai macam produk yang kita gunakan sehari-hari. “Sampaikan salam saya kepada masyarakat, Desa Seguling, Suak Burung, Batu Sedau, dan Manismata, supaya sertifikat jangan dijual atau dipindah tangan ke pihak lain,” tuntasnya.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007