home news guestbook contact
Kamis, 19 April 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Bupati Yakin Industri Hilir Kelapa Sawit Dorong Kemajuan Daerah

Pengirim : Andy CaNDRA
Tanggal : 26 March 2018, 9:18 pm


Dalam berinvestasi, tentunya pihak perusahaan harus mendapat keuntungan. Menurut Bupati Ketapang, Martin Rantan selain mendapat keuntungan keberadaan perusahaan juga membantu pemerintah daerah, khususnya membangun infrastruktur yang belum terbiayai anggaran. Sisi lain, masyarakat juga mendapatkan dampak multiflier efek dari kegiatan investasi tersebut.

“Dengan adanya 74 perusahaan perkebunan sawit yang sudah mendapat Izin Usaha Perkebunan saya harap pola kemitraan mampu memberikan dampak signifikan kepada masyarakat, jujur saja saja saya belum ada melihat pola kemitraan yang memberikan dampak signifikan terhadap koperasi,” tegas Bupati Ketapang, Senin (26/3) petang.
Ia mengatakan banyak para kades yang “curhat” kepada Bupati, terkait dengan pola kemitraan. Bahkan, ada pola plasma yang mana satu anggota hanya mendapatkan Rp 74 ribu per bulan. Sementara itu, hutan sudah tidak ada lagi untuk berburu atau mencari rebung. Karenanya,Bupati Ketapang berharap, keberadaan perkebunan seimbangan dengan harapan masyarakat untuk mensejahterakan perekonomian. Pola kemitraan ini diharapkan benar-benar bisa memberikan dampak signifikan bagi masyarakat yang dikelola oleh koperasi.
Selain itu, adanya 25 Pabrik Kelapa Sawit sebagai industri hulu dari perkebunan sawit. Maka, sudah saatnya di daerah ini berdiri industri hilir perkebunan sawit pengolahan crude palm oil. Ada beberapa perusahaan yang sudah menyatakan siap untuk membangun industri hilir, Namun perusahaan yang siap tersebut tidak memiliki perkebunan. Karena itu, Bupati Ketapang mendorong agar perkebunan sawit yang ada di daerah ini bisa menjual kepada industri hilir yang siap membangun pabrik. Salah satu perusahaan yang menyatakan siap membangun industri hilir adalah PT Ketapang Ecology And Agriculture Forestey Industrial Park.
Selain itu, Bupati Ketapang juga mempersilakan perkebunan yang sudah ada saat ini untuk membangun industri hilir sendiri. Dengan dibangun industri hilir diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan di pesisir. Selain itu, memberikan wawasan kepada masyarakat tentang produk perkebunan kelapa sawit. Dengan begitu, muncul rasa memiliki, sehingga kondusifnya investasi daerah bisa lebih terjamin.
“Saya pikir supaya industri hilir bisa dibanun, perusahaan yang sudah ada PKS bisa jual ke industri hilir, atau dari Pemkab keluarkan Perda yang menekankan agar sekian persen dari produksi CPO dari PKS diwajibkan untuk dijual ke industri hilir di Kabupaten Ketapang, hal ini suatu saat perlu kita diskusikan kembali. Kalau ada kesepakatan perlu ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati, supaya ada industri hulu dan ada industri hilir di Kabupaten Ketapang ini, kita juga perlu pikirkan penciptaan lapangan kerja di wilayah pesisir,” kata Martin Rantan, Bupati Ketapang periode 2016-2021.
Seterusnya, Bupati Ketapang menyebutkan dalam beberapa tahun terakhir, baik keberadaan perusahaan perkebunan dan smelter, maka pertumbuhan ekonomi Ketapang naik beberapa poin tercatat 7,79 persen. Jika, kedepan ada industri hilir hasil perkebunan sawit di Ketapang, ia yakin pertumbuhan ekonomi akan semakin membaik. Sehingga, bisa mewujudkan visi dan misi Kabupaten Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007