home news guestbook contact
Jumat, 20 Juli 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Benahi Infrastruktur, Bupati Akui Terbantu Oleh CSR Perusahaan

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 26 March 2018, 9:17 pm


Bupati Ketapang Martin Rantan SH mengatakan pemerintah daerah terbantu dengan adanya investasi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Ketapang. Baik penyediaan lapangan kerja, maupun mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Termasuk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan membenahi jalan yang ada di sekitar perusahaan, misalnya seperti yang selama ini sudah dilakukan adalah membenahi Jalan Sungai pelang-Batu Tajam,” tegas Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, Senin (26/3) petang.
Dengan dibantu melalui program tanggungjawab sosial perusahaan (CSR), maka kondisi ruas jalan tersebut sudah dapat difungsikan dengan baik. Hal ini dirasakan langsung Bupati Ketapang yang sering pulang ke Tumbang Titi. Jika kondisi jalan sudah mulai terasa “keriting”, Bupati Ketapang langsung koordinasi dengan pihak perusahaan.
Ketua DAD Kabupaten Ketapang ini kemudian menyampaikan belum lama ini sudah ada kesepakatan bersama pihak perusahaan melalui CSR-nya membantu membenahi ruas jalan Propinsi Kalbar sekitar desa Mahawa. Dimana dalam kesepakatan bersama juga dihadiri Kadis PU dan Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang. Akan tetapi, beberapa hari lalu ia melintasi ruas jalan Desa Mahawa Dusun Kekurak dari arah Air Upas, kondisi jalan masih memprihatinkan. Kesepakatan bersama membenahi ruas jalan itu sudah disepakati dengan koordinatornya adalah PT Chargil diharapkan Bupati untuk segera dimulai. “Untuk ruas jalan propinsi ini, pada tahun ini Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14 Milyard, saya sudah tanya panjang jalan yang dibenahi hanya sekitar 4 kiometer, artinya perbaikan hanya sampai Rengas saja, tidak sampai ke Mahawa, jalan ini perlu kita fungsionalkan,” kata mantan anggota DPRD Kalbar.
Selain itu, demikian juga dengan kondisi jalan propinsi Kalbar untuk ruas Sungai Gantang-Teluk Batu. Sampai saat ini, Pemprov Kalbar masih belum mengalokasikan anggaran perbaikan. Pemkab Ketapang sudah mencoba koordinasi dengan Pemprov Kalbar membantu pengalokasian perbaikan jalan ini. Jika disetujui, mungkin baru bisa dialokasikan pada APBD 2019 atau paling cepat APBD perubahan 2018.
Sambil menunggu APBD perubahan 2018, kondisi ruas jalan ini perlu difungsionalkan agar dapat digunakan dengan baik. Jika tidak dibenahi, maka akan menyulitkan masyarakat kabupaten Ketapang yang menggunakan raus jalan tersebut. “Kalau tidak ditangani tentunya akan makin parah,” tuturnya seraya berharap peran pihak perusahaan ikut membantu melalui program CSR.
Lebih lanjut, selain pernana perusahaan membantu pemerintah daerah mendorong pembangunan, Bupati Ketapang juga memaparkan tentunya dalam menjalankan usaha ada beberapa kendala yang dialami pihak perusahaan. Karena itu, dalam berinvestasi di kabupaten ketapang, jika ada kendala menyangkut birokrasi, jika tidak dapat diselesaikan di tingkat instansi, maka Bupati Ketapang membuka diri untuk mendiskusikan kendala yang dihadapi pihak perusahaan. Demikian juga dengan kendala sosial, maka bersama-sama mencari solusi dan menyelesaikannya, baik melalui TP3K. Sisi lain, pihak perusahaan juga mengoftiomalkan fungsi kehumasan. Jangan sampai, tidak berfungsinya kehumasan akan mendorong terjadinya tindakan yang anarkis di lapangan.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007