home news guestbook contact
Rabu, 26 September 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

120 Orang PNS Ikuti Bimtek Analisis Jabatan.

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 13 March 2018, 11:11 am


Ketapang, Bagian Organisasi Setda Ketapang menggelar bimbingan tehnis analisis Jabatan, analisis beban kerja dan evaluasi Jabatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Pj Sekda Drs Heronimus Tanam ME.berlangsung di Borneo Grand ball room Hotel Ketapang. Selasa, (13/3).

Pelaksaaan bimtek selama tiga hari, tersebut diikuti para peserta sebanyak 120 orang terdiri dari utusan Dinas Badan, Kecamatan Lurah dan Puskesmas se Kabupaten Ketapang, menghadirkan nara sumber dari Biro Organisasi Setda Provinsi Kalimantan Barat Eka Wulandari S.Stp MEc.dev. dan Kabag Organisasi Setda Ketapang Syamsul Islami.S.Ip. M.Si.
Penjabat Sekda Drs Heronimus Tanam ME, mengatakan Program tersebut bertujuan meningkatkan daya guna hasil guna transfaransi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, dimana salah satu fokus terpenting pencapaian sasaran reformasi birokrasi adalah penataan pegawai negeri sipil (PNS).
Adapun maksud dan tujuan pelaksanaan bimtek tersebut dijelaskan Pj Sekda sebagai pedoman instansi pemerintah dalam melaksanakan analisis jabatan, perhitungan analisis beban kerja dan evaluasi jabatan. yang kedua adalah menyebarkan informasi tentanng pentingnya pelaksanaan penyusunan analisis jabatan analisis beban kerja dan evaluasi jabatan kepada masing masinbg perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Yang ketiga untuk merumuskan analisis jabatan anailisis beban kerja dan dan evaluasi jabatan masing jabatan di masing masing jabatan perangkat daerah di Kabupaten Ketapang.
Dan yang keempat setiap perangkat daerah memiliki standar minimal jumlah kualitas komposisi dan distribusi pegawai yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Disampaikan Pj Sekda Heronimus Tanam juga bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Ketapang sudah melakukan Loka karya kepegawaian dalam manajemen dibidang kepegawaian diantaranya untuk menyusun peta jabatan dengan hasil analisis jabatan beban kerja dengan demikian dapat disusun jumlah kebutuhan pegawai perjabatan disetiap perangkat daerah.
Dia menjelaskan untuk saat ini dimasing masing organisasi baik itu PNS maupun tenaga kontrak sudah ada nama jabatan serta tugas dan fungsinya.
Ini saya kira berlaku baik PNS maupun honorer, tidak ada pegawai ASN kita yang tidak ada nama jabatannya didinas masing masing tegas Pj Sekda.
Pj sekda mengingatkan kepada OPD jangan sampai mengusulkan pegawai tidak sesuai dengan kebutuhan yang sudah disusun oleh bagian organisasi meminta mengirimkan surat tentang kebutuhan PNS yang ada diorganisasi perangkat daerah.
Sebenarnya kita tahu kebutuhan kita setelah menghitung ini berapa yang kosong dan diposisi mana bukan kebutuhan saya atau pimpinan SKPD dan ini yang kita belum nyambung yang ada kurang terus kata Heronimus Tanam.
Dia memisalkan tenaga honorer bagian organisasi sudah menghitung disuatu Dinas misalkan hanya diperllukan 25 orang tetapi yang terjadi usulan dari dinas yang dibuatkan telaahhan staf, sehingga bertambah menjadi 60 orang dan yang seperti ini menurut Dia kebutuhan yang tidak berdasarkan analisis beban kerja.
Ada disuatu instansi tenaga honorer menumpuk satu meja sampai lima orang hingga meja tidak cukup itu terjadi kerena usulan bukan berdasarkan analissis beban kerja jelas Pj Sekda.
Heronimus Tanam mengakui kebutuhan PNS di Ketapang saat ini kurang, berdasarkan hasil analisis dan perhitungan masuk dan keluar PNS tidak seimbang, dengan jumlah PNS yang pensiun dalam setiap tahunnya.
Maka kami paham ada bapak ibu yang bertugas di kecamatan memegang jabatan sampai dua tiga jenis jabatan, dia juga administrasi kepegawaian dia juga bendahara barang, kalau di Puskesmas dia juga pegawai fungsional dia juga bendahara barangnya dia juga apoteker dia juga analisis gizi bermacam macam. memang lebih bagus semua bisa dikerjakan tetapi kan gajinya satu ja sementara beban kerjanya banyak belum seimbang, , maka dalam penghitungan ini bukan hanya beban kerjanya saja tetapi haknya juga diperhatikan maka akan dilakukan analisis yang benar terang Dia.
Kegiatan Bimtek analisis jabatan analisis beban kerja dan evaluasi jabatan tersebut dijelaskan Pj Ssekda merupakan upaya pemerintah kabupaten ketapang dalam mendukung agenda reformasi birokrasi khusunya dalam bidang manajemen sumber daya manusia.@
peliput Darnaen

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007