home news guestbook contact
Rabu, 26 September 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Bupati Clearkan Masalah BUMD Ketapang Mandiri

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 25 February 2018, 11:32 am


Bupati Ketapang, Martin Rantan dan jajarannya mendatangi Kantor PT BRI Kantor Cabang Ketapang, Jumat (23/2). Ia datang menindaklanjuti persoalan yang terjadi pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Ketapang Mandiri.

Lantaran saat ini Ketapang Mandiri sedang bermasalah dan tak bisa beroperasi. Ia menjelaskan permasalahan itu berawal ketika Pemkab Ketapang non aktifkan Direktur Ketapang mandiri. Kemudian mengangkat pelaksana tugas (Plt) Direktur baru.
“Tugas Plt Direktur itu meneruskan kegiatan manajemen dan operasional. Ternyata pada tugas itu ada sedikit hambatan terkait urusan untuk perdangan minyak,” kata Bupati kepada awak media di Ketapang, Jumat (23/2).
Hal tersebut lantaran untuk DO minyak tersebut harus menyetor ke BRI daahulu. Namun ada kesulitan karena pengurus lama tidak mau menyerahkan. Bahkan akan mensomasi dan sebagainya sehingga Ketapang Mandiri tak bisa beroperasi.
“Jadi saya ke BRI ini untuk mencarikan solusi agar persoalan itu tuntas. Sehingga Ketapamg Mandiri bisa terus melanjutkan usahanya. Serta menjadi satu lembaga yang memberikan kontribusi tambahan bagi pendapatan asli daerah Ketapang,” ucapnya.

“Kedatangan kita ini semantara masih konsolidasi untuk merapikan hal-hal yang berkaitan dengan legal standing. Saya juga memerintahkan Plt Direktur BUMD Ketapang Mandiri untuk memblok rekening yang ada sebelumnya,” laanjutnya.
“Jadi biarkan Plt Direktur melakukan rekap dahulu terhadap aset dan neraca pada BUMD Ketapang Mandiri tersebut. Kita harap semua dapat segera rampung,” sambungnya.
Sudah beberapa hari terakhir Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Badan Udaha Milik Daerah (BUMD) Ketapang Mandiri tak beroperasi. Ini juga dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur BUMD Ketapang Mandiri, H Hamimzar Yahya.
“Masalahnya untuk dapat distribusi minyak kita harus setor dahulu ke BRI. Sedangkan permasalahan pada Direktur yang lama tak mau legowo,” kata Dia.
Sehingga ia yang ditunjuk Bupati Ketapang mengantikan Direktur BUMD Ketapang Mandiri yang dinon aktifkan. Ketika hendak melaksanakan tugas meneruskan manajemen dan usaha di BUMD Ketapang Mandiri mengalami hambatan.
“Hambatannya BRI tidak mau dan tak bisa dilayani kita. BRI minta tunda sampai Senin depan. Tapi jalan keluarnya saya akan buka rekening baru. Hari ini saya usahakan dan langsung setor sehingga bisa langsung dapat stok minyak,” ucapnya.
Ia menegaskan akibat tak beroperasinya SPBU Ketapang Mandiri. Sehingga membuat masyarakat terutama di sekitarnya cukup merasa resah. Lantaran tidak bisa lagi mengisi minyak kendaraanya di SPBU itu karena tutup.
“Jadi target kita Senin atau Selasa depan SPBU Ketapang Mandiri sudah beroperasi lagi. Meski ketika saya datang ke sana tak ada disambut bahkan serah terima dari Direktur lama,” ujarnya.
Hamimzar menambahkan terhadap laporan pertanggungjawaban beroperasinya BUMD Ketapang Mandiri sebelumnya. Ia pun tak mengetahuinya karena pertanggungjawaban seharusnya ke Pemkab Ketapang bukan kepada dirinya.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007