home news guestbook contact
Sabtu, 15 Desember 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Bupati Resmikan Gedung Kanisius Paroki ST Martinus Balai Berkuak

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 16 February 2018, 4:22 pm


Simpang Hulu, Bupati Martin Rantan SH menghadiri peresmian dan pemberkatan gedung Kanisius serta acara syukuran atas tahbisan Diakon Bonefasius Mite, paroki St Martinus Balai Berkuak Ketapang,

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja Bupati Ketapang yang didampingi SKPD, Anggota DPRD Ketapang, dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat di Kecamatan Simpang Hulu, Senin (12/2). Kemarin.
Usai memimpin misa dan melakukan pemberkatan Uskup Ketapang Mgr, Pius Riana Prabdi mengatakan supaya umat katholik senan tiaa mengedepankan persaudaraan yang sejati, saling membangun dan saling menguatkan.
Hidup berparoki artinya hidup bersaudara dengan yang terdekat, bertetangga dengan baik dengan orang yang ada disekitar kita kata Uskup.
Disebutkan Uskup bahwa kita semua berasal dari perut bumi pertiwi Indonesia yang majemuk kaya aneka ragam suku baha budaya dan agama.
Selain itu kita semua sama berasal dari perut kerahiman Allah, artinya ketika kita menyebut saudara dari tanah yang sama tanah air tercinta Indonesia, dan lahir dari kasih dan cinta.
Karena cinta tidak kehabisan cara untuk memandang sesama danala seabagai saudara ucap Uskup.
Menurut Uskup Pius Riana Prabdi. dengan kita hidup bersama sebagai saudara memandang orang yang berbeda agama orang yang berbeda suku orang yang berbeda status sosialnya sebagai saudara itu artinya kita sudah melaksanakan diakon maka kita mensyukuri kekayaan hidup di bumi Indonesia ini.
Dibumi yang senantiasa memberikan berkah bagi kita, keberadaan kita bersama sebagai saksi pentahbisan diakon ini dan moga-moga kita semua terus menjadi saksi persaudara sejati sehingga kejadian kejadi merobek dan melukai kemanusiaan yang melukai persaudaraan itu dijauhkan di tempat ini harap Uskup.
Bupati Martin Rantan SH mengatakan gedung paroki yang dibangun Pemkab Ketapang melalui dana hibah dari bagian kesra Setda Ketapang dengan jumlah cukup besar Rp, 1, 5 milyar.
Silahkandi gunakan dan saya berharap gdeung ini tidak hanya digunakan umat katholik, tetapi umat lainpun diperbolehkan yang penting tidak berbenturan waktunya dengan kegiatan yang ada diparoki ini terang Bupati.
Dan selanjutnya pengelolaan gedung Kanisius di serahkan Bupati kepada kepada paroki Santo Martinus Balai berkuak, untuk biaya operasionalnya pengelola diperliahkan memungut sewa atas penggunaan gedung tersebut baik untuk acara pernikahan ulang tahun dan sebagainya.
Dijelaskan Bupati Pemerintah dari pusat hingga daerah tidak hanya mengurus pemerintahan, pemerintah tidak hanya mengurus pembangunan infrastruktur tetapi menurut Bupati pembangunan keagamaan sangat penting yang harus ditangani pemerintah, sedangkan untuk mengurus keagamaan diserahkan kepada kelembagaan agama masing masing.
Bupati juga prihatin atas kejadian di Yogjakarta saat perayaan ekaresti di gereja, dimana ada seseorang tamu yang tidak diundang datang membawa pedang melukai umat dan melukai pastor, maka Bupati berharap walaupun daerah itu aman tetapi tetap waspada, hal ini karena tindakan teror sepert itu bisa terjadi dimana-mana.
Puji Tuhan kektika kita melaksanakaan perayaan pentahbisan diakon bonefasius mite aman, dan mudah-mudahan di Simpang Hulu aman selamanya harap Bupati Martin Rantan.
Bupati juga menyampaikan sebelum melanjutkan kunjungan kerja di kecamatan Laur, terlebih dahulu melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Ilmi di Balai Berkuak, dengan diletakan batu pertama Bupati berharap pembangunan masjid tersebut berjalan dengan baik.
Tetapi saya hapal, ketika panitia mengundang saya untuk meletakkan batu pertama pasti mereka juga meminta dukungan dana pembangunan dari APBD Kabupaten Ketapang kata mantan Anggota DPRD Ketapang tersebut.
Selanjutnya atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang Bupati mengucapkan terima kasih kepada Keuskupan Ketapang, yang selama ini sudah bersinergis memberikan sumangsihnya dalam pembangunan di Kabupaten Ketapang.
Karya Keusukupan dimulai dari bidang pendidikan, juga dibidang kesehatan, tentunya hasil sudah bisa kita lihat sekarang banyak pejabat daerah yang dulunya dibiayai program pegembangan pendidikan keuskupan, saat ini hadir bersama kita sudah menjadi pejabat daerah kata Bupati Martin Rantan.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007