home news guestbook contact
Sabtu, 15 Desember 2018 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Bupati Buka Bursa Inovasi Desa

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 29 December 2017, 3:45 pm


Bursa Inovasi Desa dengan tema “ Membangun Desa Yang Maju dan Mandiri Menuju Masyarakat Ketapang Sejahtera” dibuka Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH di Borneo Emerald Hotel, Jum’at (29 Desember 2017). Setelah dibuka Bupati Ketapang, selanjutnya didepan para kepala SKPD dan camat se-ketapang dilakukan pemukulan gong dilakukan oleh Kepala PN Ketapang, Maslikan SH.

Menurut Bupati Ketapang bahwa bursa Inovasi Desa merupakan rangkaian utama pada program inovasi desa (PID). Dimana, konsep pembangunan desa yang diamanatkan dalam undang-undang Nomor 06 Tahun 2014 Tentang Desa adalah bagaimana desa mampu membangun dirinya sendiri dengan segala keterbatasan, potensi, peluang dan kewenangan yang dimiliki melalui gerakan nasional “desa membangun Indonesia”. “Selama ini kita mengenal konsep hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, akan tetapi belum menyentuh lokus desa,” tegas Bupati Ketapang, Martin Rantan SH.
Dengan terbitnya UU desa beserta peraturan pelaksanaannya telah menempatkan desa mejadi wadah kolektif dalam hidup bernegara dan bermasyarakat, sehingga tercipta konsep “Tradisi Berdesa” sebagai konsep hidup bermasyarakat dan bernegara diranah desa. Inti gagasan dari “Tradisi Berdesa” adalah desa menjadi basis modal social. Desa memiliki kekuasaan dan berpemerintahan dan desa hadir sebagai penggerak ekonomi lokal.
Hadirnya ketiga komponen ini di kehidupan bermasyarakat dan berdesa diharapkan dapat mewujudkan desa yang kuat, maju, mandiri dan demokratis. Hal ini merupakan harapan dari lahirnya UU desa sehingga kedepan wajah kemandirian pembangunan desa adalah bertenaga secara social, berdaulat secara politik, berdaya secara ekonomi dan bermatabat secara budaya.
Lebih lanjut dipaparkan Bupati bahwa, saat ini desa dihadapkan dengan berbagai masalah dan tantangan di dalam pembangunan desa. Tantangan tersebut diabntaranya: desa kurang memiliki daya tarik penduduk, masih rendahnya sumber daya manusia yang berdomisli di desa, masih banyaknya jumlah desa dengan kategori desa sangat tertinggal dan desa tertnggal. Kondisi ini masih menunjukkan belum adanya perubahan yang signifikan terhadap adanya ADD yang telah dikucurkan perintah pusat ke desa,.
“Melalui kegiatan bursa inovasi desa ini saya berharap kegiatan ini mampu menawarkan solusi-solusi konstruktif yang inovatif dalam praktek pembangunan khususnya penggunaan dana desa secara tepat dan seefektif mungkin sehingga mampu menjawab persoalan-persoalan yang saat ini sedang dihadapi oleh pemerintah desa dan masyarakat,” ucap Martin Rantan SH.
Mantan anggota DPRD Kalbar ini menuturkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang melalui misi kelima yaitu pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa yang selanjutnya dituangkan dalam bentuk organisasi perangkat daerah (Dinas PMPD) telah melakukan pendampingan dan pembinaan langsung kepada masyarakat dan pemerintahan desa. Upaya yang dilakukan Pemerintgah daerah itu dilakukan baik berupa kegiatan Bimtek, Pelatihan peningkatan kapasitas perangkat, monitoring lapangan, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat . Dimana kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan Nawa Cita Presiden RI khususnya point ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan republic Indonesia. Dalam kegiatan Bursa inovasi desa diketahui sejumklah penyedia jasa layanan teknis (PJLT) menawarkan inovasi desa, diantaranya: BRO Cabang Ketapang, Politeknik Ketapang, AMI (Anak Muda Ondonesia), We Be Adventure, PT Aries Arisko Konsultan, LSM K3, LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) Talking Bee, UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Ketapang, PT HNI HPAI dan Dinas Pendidikan.@

//Liputan Darnain,//

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007