home news guestbook contact
Senin, 20 November 2017 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Buka Akses Desa Terisolir, Pemkab Gandeng Perusahaan

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 10 September 2017, 12:54 pm


Ketapang, Menindaklanjuti hasil Kunjungan Kerja Bupati Ketapang ke desa-desa terisolir di Kecamatan di Hulu Sungai, pada hari Jum’at (8/9), Pemerintah Kabupaten Ketapang menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor), di Pendopo Bupati.

Rakor hasil Kungker yang dihadiri DPRD, Perangkat Daerah serta perusahaan tersebut membahas tentang program membuka isolasi desa tertinggal. Seperti yang dipaparkan Bappeda, berdasarkan data di Ketapang terdapat 141 desa terisolir.
Bupati Ketapang, Martin Rantan mengatakan, dalam pelaksanaan membuka isolasi desa terisolir, Pemkab Ketapang bekerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya perusahaan dalam bentuk CSR dan lainnya serta melalui APBD Ketapang.
“Jadi kita akan membuka keterisoliran desa-desa. Diantaranya desa di Kecamatan Hulu Sungai, Sungai Laur, Simpang Hulu, Nanga Tayap, Jelai Hulu, Manis Mata dan Kendawangan,” kata Bupati usai memimpin rakor, Jum’at (8/9).

Adapun yang akan dibangun yakni, ruas jalan yang terbengkalai akan dirawat dan diperbaiki. sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya, minimal dapat berkendaraan dengan sepeda motor.
Selain itu, menurutnya tidak hanya jalan yang akan dibangun. Akan tetapi, kesehatan dan pendidikan juga akan menjadi perhatian khusus. Terlebih menu yang disepakati adalah pembangunan desa fokus. Dimana seluruh SKPD akan masuk kesitu (desa terisolir-red).
“Karena menu yang akan disepakati pembangunan desa fokus, artinya seluruh SKPD akan masuk disitu, seperti kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Hal demikian sesuai dengan nawa cita Presiden, yakni membangun dari pinggir,” jelas Martin.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat, pihak perusahaan sangat welcome dan siap mendukung. Sehingga tinggal mensinergiskan program kedepannya. Kemungkinan akan dimulai setelah APBD perubahan.

“Terobosan baru ini akan kita mulai setelah APBD Perubahan, target penyelesaian semua maksimal tahun 2020. Sebab kami yakin, setelah didiskusikan, tahun 2019 akan clear. Sehingga 2020 kembali lagi merampungkan jalan-jalan di Kota,” tuturnya.

Sementara, Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung apa yang direncanakan Bupati Ketapang dalam membuka akses desa terisolir dibeberapa Kecamatan. Terlebih diakui Budi, tujuannya untuk kemajuan ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat setempat.

“Kami mendukung penuh keinginan Bupati dalam memajukan desa terisolir menjadi desa maju seperti desa-desa lainnya yang lebih dulu maju,” ungkap Budi

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007