home news guestbook contact
Senin, 20 November 2017 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Kunjungan Danrem Ke Ketapang

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 24 August 2017, 11:56 am


Ketapang, Rangkaian kegiatan kunjungan kerja Danrem 121/ABW, Brigjend TNI Bambang Ismawanto di Kabupaten Ketapang, Danrem beserta jajarannya melakukan ramah tamah dengan Forkopimda, SKPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, di Kabupaten Ketapang.

Malam ramah tamah yang berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (23/4), setelah acara makan malam bersama Bupati Martin Rantan menyerahkan cindera mata, berupa mandau dan perisai khas suku Dayak kepada Danrem,demikian juga Danrem Brigjend TNI bambang Imanto menyerahkan plakat kepada Bupati Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut Danrem, juga mendengarkan sambutan dari tokoh masyarakat yakni ketua MUI Ketapang Drs Faisaol Maksum, yang selaku masyarakat mengucapkan selamat kepada Danrem 121/ABW beserta rombongan berkunjung ke Ketapang.
“ Kunjungan Bapak Danrem seserta romobongan ini merupakan suatu kehormatan bagi masyarakat Ketapang “ ucapnya.
Ia berharap dengan kunjungan silaturahmi Komandan Resot Militer 121 ABW membawa kedamaian dan ketenagan bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.
Faisal maksum juga menaympaikan kondisi Kabupaten Ketapang saat ini tetap kondusif, baik dalam bermasyarakat maupun beragama. Dalam mewujudkan kekondusifan, tentu tidak terlepas dari peran semua komponen. Salah satunya yakni sering bersilaturrahim antara pejabat dengan masyarakat.
“Dengan seringnya kita bersilaturrahim, antara seluruh komponen, maka keakraban dan kedamaian akan terwujud,” ujar Ketua Majelis Ulama Indonesi (MUI) Ketapang ini.
Diungkapkan dia, walaupun Ketapang dalam keadaan kondusif, namun perlu waspada dan jangan sampai terlena. Sehingga pada akhirnya kita kecolongan. Sebab dengan situasi arus globalisasi saat ini menuntut semua pihak harus waspada.
“Saat ini ada beberapa hal yang harus diwaspadai, diantaranya narkba, paham radikal dan terorisme. Namun saya yakin, dengan kerjasama semua komponen, semua bisa diatasi,” tuturnya.
Bupati Ketapang, Martin Rantan SH menuturkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang menyambut baik Kungker yang dilakukan Danrem 121/ABW ke Ketapang.
“Semoga kunjungan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Serta kunjungan ini bukanlah yang terakhir, melainkan bisa kembali dan bersilaturrahim lagi. Kemudian jika Bintang (pangkat) pak Danrem bertambah, lalu bertugas ke lain daerah, namun jangan lupakan Ketapang,” ucap Martin Rantan.
Mengenai kondisi Ketapang, Bupati menegaskan, memang aman dan belum pernah terjadi gesekan, baik agama, suku maupun ras. Terlebih kondisi demikian merupakan sesuatu yang diinginkan.
“Dengan situasi yang aman, damai dan tentran, Pemerintah akan lebih mudah dalam membangun,” ucap mantan anggota DPRD Provinsi Kalbar ini.
Bupati mengatakan dalam memecahkan masalah, pihaknya selalu bekerjasama dengan Forkopimda, terutama dalam membangun. Sebab, dalam membangun diperlukan kerjasama dan tidak hanya dilakukan Bupati. Tujuannya agar Ketapang tetap maju dan masyarakatnya sejahtera.
Diakhir sambutannya, Ia menyampaikan, semoga kedatangan Danrem ke Ketapang dapat berkesan, memberikan harapan, semangat dan motivasi.
“Semoga kunjungan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Ketapang. Mohon maaf apabila pelayanan kami ada hal yang kurang berkenan,” tutupnya
Bambang Ismawanto mengatakan,Terhadap situasi kondusif yang disampaikan Ketua MUI dan Bupati di Ketapang, dirinya berharap mudah-mudahan tetap terjaga sampai kapanpun dan jangan sampai ada konflik.
Sebab menurut Bambang, akibat konflik Itu seperti diungkapkan dari hasil survei PBB bahwa menjadikan pembangunan mundur selama 30 tahun. oleh karenanya, kondisi aman dan damai di Ketapang tetap harus terjaga.
“Pertahankan kondisi kondusif di Ketapang ini, jangan sampai konflik yang terjadi di Sambas terulang di daerah Kalbar lainnya. Untuk itu, mari kita rawat dan jaga situasi yang aman dan damai seperti ini,” ajak Bambang.
Terkait maraknya penyalahgunaan narkoba, menurutnya suka atau tidak suka, harus dihadapi bersama. Terlebih dalam memberantasnya menjadi tugas dan kewajiban kita bersama.
Menurutnya narkoba adalah salah satu alat untuk melemahkan negara Indonesia. Lantaran bangsa Indonesia adalah bangsa yang akan diprediksi menduduki peringkat 10 besar di dunia. Tentu banyak negara lain yang tidak senang.
“Sehingga mereka menyerang melalui narkoba untuk melemahkan bangsa ini. Jadi jangan membiarkan dan mendiamkan narkoba. Mari kita bersma-sama memberantasnya,” kata Danrem.
Selain itu, terorisme dan radikalisme juga menjadi tantangan bersama. Terlebih diakuinya juga merupakan cara melemahkan bangsa Indonesia.
Terhadap pembangunan di Ketapang, dirinya berharap agar semakin maju sesuai harapan, seiring gencarnya pembangunan insfrastruktur diseluruh Indonesia oleh Presiden RI dan Wakil Presiden.
Diakhir sambutannya, ia juga berpesan kepada seluruh anggota TNI dibawah naungan Kodim 1203, pejabat agar berbuatlah sekecil apapun untuk membantu masyarakat dilingkungan sekitar.
“Kalau ada yang kurang pas pada anggota kami silahkan tegur, kalau ada yang salah kita perbaiki. Sebab kita ingin berbuat baik kepada bangsa dan negara,” pungkasnya

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007