home news guestbook contact
Rabu, 18 Oktober 2017 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Program PKH Selaras dengan Visi Bupati Ketapang

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 7 August 2017, 6:03 pm


Program Keluarga Harapan (PKH) yang diluncurkan kementrian Sosial RI Khofifah Indar parawansa, sangat berkonstribusi yang signipikan terhadap visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yang sudah ter tuang dalam visi misi Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Bupati Martin Rantan SH ketika memberikan sambutan acara penyaluran bantuan sosial non tunai PHK yang dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dipendopo Bupati Ketapang. Senin (7/8)
“ actionnya disini, khsusunya pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan perekonomian “ kata Bupati Martin Rantan SH
Kepada masyarakat penerima manfaat PHK Bupati meminta jangan hanya menunggu dan berharap 100 persen dengan program tersebut tetapi harus ditindak lanjuti dengan program produktif salah satunya dibidang pertanian.
Karena menurut Bupati dikabupaten Ketapang ini tidak bisa dipungkiri untuk menopang pertumbuhan ekonomi agro, yaitu kegiatan ekonomi yan bersumber pengelolaan sumber daya alam tanah, mengolah tanah untuk lahan pertanian, ekonomi agro ini ditopang ekonomi industrie, ekonomi parawisata, perhotelan dan sebagainya,
Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penerima Program Keluarga Harapan di Kalimantan Barat (Kalbar) akan ditambah sebanyak 65. 940. Hal demikian menjadi bagian penguatan bantuan Beras untuk Keluarga Sejahtera (Rastra) di Kalbar. Sehingga dipastikan penerima Rastra akan menerima PKH.
Khofifah Indar Parawansa menyebutkan , di Kabupaten Ketapang, untuk penerima Rastra sebanyak 29. 600. Dari jumlah tersebut, penerima PKH baru 9.400, sehingga 2018 mendatang akan ditambah 20.200. Tujuannya seluruh penerima Rastra disisir untuk dipastikan juga menerima PKH.
“Bertambahnya 20. 200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), itu bukan berarti kemiskinan di Ketapang bertambah. Tetapi bahwa secara nasional mengalami tambahan sebanyak 4 juta KPM. Untuk itu, kita memastikan dari Provinsi penerimanya total dibawah 100 ribu akan di cover semua, termasuk di Kalbar,” jelas Khofifah Indar Parawansa
Dengan demikian, program perlindungan sosial yang makin konferhensif, dimana dulu mereka hanya terima Rastra saja. Sekarang dan akan datang akan terima bantuan pangan. Sehingga mereka menerima dalam kartu yang sama, yakni ada bantuan PKH dan bantuan elpiji 3 kg.
Diharapkan dia, dengan format semacam itu, para penerima program ini memiliki surfabilitas kehidupan lebih tinggi. Namun diakuinya, penerima PKH tidak membuat kaya. Hanya saja karena penerima sebetulnya masyarakat dengan sembilan persen terbawah, dan nantinya akan ditambah menjadi 16.6 persen.
“Penerima PKH tidak bikin kaya, kalau diibaratkan, misalnya ini dilaut ada ombak, maka pelampungnya ini adalah PKH supaya mereka tidak tenggelam. Tujuannya agar mereka bisa melanjutkan kehidupnya,” ujarnya.

Mengenai kreteria penerima, diungkapkannya yakni yang status ekonomi sosial terendah. Serta berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) 40 persen. Hal demikian juga merupakan proses penintegrasian data yang berjalan.
“Tujuannya untuk memastikan bahwa keluarga yang sama itu setianya dapat intervensi berbagai program subsidi dan bansos,” timpalnya.
Terhadap adanya data data BDT tidak valid, diharapkan Pemda setempat melakukan verifikasi dan validasi data. Kementerian sosial akan mengeluarkan SK setahun dua kali pada Mei dan November untuk dijadikan referensi.


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007