home news guestbook contact
Rabu, 18 Oktober 2017 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Kunker Mensos ke Kayong Utara dan Ketapang

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 6 August 2017, 12:08 pm


Ketapang, Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa melakukan lawatan ke Kabupaten Kayong Utara dan dijadwalkan Senin (7/8) akan melakukan ramah tamah di Pendopo Bupati Ketapang

Kedatangan Mensos Khofifah Indar Parawansa di Bandara Rahadi Oesman Ketapang Minggu pagi (6/8), disambut oleh Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, Sekda Ketapang Drs HM Mansyur.M.Si, Dandim 1203 Letkol Inf Riko Haryanto, Wakapolres Kompol Reza Simanjuntak, Asisten II Setda Farhan SE.M.Si Kepala Dinsos, PP, PA dan KB. Rustami.SKM.
Mensos RI Khofifah Indar Parawansa beristirahat sejenak diruangan VIP Bandara Rahadi Oesman sempat menanyakan keberadaan kerajaan Tanjungpura yang memang sudah ada sejak abad ke XIII berjaya di bumi ale ale ini.
Di Ketapang ini pernah ada kerajaan besar Tanjungpura, dengan para ulama ulama sentra yang pernah ada dengan hidup yangg penuh toleransi kata Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.
Mensos mencontohkan diantara ulama ulama pendahulu sebagai penyebar agama islam di Ketapang seperti di Tanjungpura ada Syaik Magribi, di Kayong Utara ada Syech Kobra, yang mana para ulama pendahulu merupakan sentra masyarakat islam yang sangat toleransi dalam ajarannya.
Syaik Magribi atau syaik kobra itu kalau dilihat literaturnya aliran sunni, dan sangat toleran itulah ajaran NU yang ahlulsunnah wal jamaah katanya.
Sepertihalnya di jawa penyebaran islam yang dilakukan para wali songo yang begitu toleran, Dia mencontohkan di Tuban yang merupakan kota para wali, dengan peganut agama yang ada seperti hindu budha kristen yang begitu toleran.
Penyebaran agama islam di Bumi Wali, sebutan Kabupaten Tuban, tidak lepas dari bagaimana cara islam itu dikenalkan di tengah masyarakat. seperti diketahui, pada ukiran Kalpataru yang berada Tuban, terdapat desain tumbuhan dan desain binatang. Di Kalpataru terukir empat tempat ibadah untuk agama berbeda-beda.
Begitu juga di sini (Ketapang) ajaran ajaran pendulu yang penuh toleransi untuk dihidupkan kembali kata Mensos Khofifah

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007