home news guestbook contact
Minggu, 20 Agustus 2017 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Apel Gerlar Pasukan Operasi Bina Karuna Lebih Baik mencegah, dari pada memerangi Api

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 4 August 2017, 12:41 pm


Apel gelar pasukan operasi bina karuna tahun 2017, pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang diikuti TNI,Polri, semua unsur satgas damkar Pemerintah swasta perusahaan maupun kelompok desa siaga api, berlangsung di halaman Kantor Bupati Ketapang, Jumat (4/8).

Bupati Ketapang Martin Rantan SH, bersama Dandim 1203 Letkol Inf Riko Haryanto, Kapolres Ketapang AKBP Sunaryo.S.ik melakukan pemeriksaan peserta apel gelar pasukan dengan mengcek satu ersatu peralatan damkar peserta apel.
Kepala Kepolisian Daerah Kalbar, Irjend Pol. Drs Wrwin Triwanto .SH. dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Martin Rantan SH, mengatakan gelar pasukan ini dilaksankan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana prasarana baik perorangan maupun satuan.
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia termasuk di Kalimantan Barat, telah menjadi perhatian serius baik nasional maupun internasional.
Hal ini mendorong dikeluarkannya instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 11 tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
Kebakaran hutan dan lahan diwilayah Kalbar sendiri telah menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar kerusakan ekosistem dan terganggunya kegiatan perekonomian didaerah kita kata Bupati.
Bahkan dampaknya dirasakan oleh Provinsi lain serta negara tetanga kita seperti Singapura dan Malaysia. Saya yakin dampak karhutla yang terjadi setiap tahun telah dirasakan sebagian besar kita yang hadir disini ujar Bupati.
Adapun jumlah hot spot yang ada di Kalimantan Barat pada umunya telah mengalami penrunan setiap tahunnya. pada tahun 2013 sebanyak 3219, tahun 2014 sebanyak 5277, tahun 2015 sebanyak 2724, dan tahun 2016 sebanyak 1565, sedangkan ttitik yang paling rentan adalah kawasan area peralihan lain (APL).
Bupati juga menyebutkan data pada tahun ini data sementara dari aplikasi android lapan fire hotspot tanggal, 2 Agustus 2017, menunjukan fluktuasi titik api di Kalimantan Barat pada 13 28 hotspot yang terkonsentrasi didaerah Kubu Raya, Kapuas Hulu ketapang dan Sintang.
Bupati menyampaikan ajakan Kapolda kepada seluruh pihak baik pemerintah swasta dan masyarakat Kalbar, untuk meningkatkan kepedulian dan keterpanggilan dalam penanggulangan karhutla ini oftimalisasi pencegahan karhutla adalah jalan terbaik dari pada kita sibuk memerangi api.
Saya menggarisbawahi titik api yang terpantau dari udara terindikasi sengaja dibakar oleh pihak pihak tertentu, karenanya saya perintahkan para penyidik dan aparat terkait untuk menindak tegas para pelaku pembakaran ucap Bupati yang menyampaikan sambutan Kapolda.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007