home news guestbook contact
Rabu, 18 Oktober 2017 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Pembangunan Masjid AL Hidayah Sei Melayu Rayak Bupati Martin Berikan Hibah Rp. 250 juta

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 1 August 2017, 11:10 pm


Bupati Martin Rantan SH, meletakkan bantu pertama pembangunan masjid Jami Al Hidayah Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Selasa (1/8). Pembangunan Masjid jami terbesar di Kecamatan melayu Rayak ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp, 1 milyar lebih.

Camat Melayu Rayak R Setyo Hadi Purnomo mengatakan peletakan Masjid Jami Al Hidayah, dihadiri Bupati beserta jajarannya sangat memberikan nilai tambah bagi warga masyarakat untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Jami AL Hidayah tersebut.
KehadiranPak Bupati mudah-mudahan hal ini mmberikan suport besar kepada kita dalam membangun rumah ibadah kata Camat Sei Melayu Rakak.
Camat juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarkat, donatur yang telah membantu pembangunan rumah ibdah, karena Dia menilai toleransi umat beragama di Sei melayu raya cukup baik dan saling bantu membatu bergotong royong,
Selama ini kita selalu bersama untuk membangun kecamatan Sei Melayu Rayak ini ucap Dia.
Menurutnya tanpa kebersamaan tanpa gotong rotong royong seperti yangterjadi didaerah lain hanya membuat daerah semakin terpuruk
Terbangunya masjid Jami Sei Melayu Rayak ini juga atas kerja sama gotong royong masyarakat antar suku antar agama kata Dia.
Bupati Martin Rantan SH dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi yang tingi kepada panitia, kepada umat muslim juga donatur yang sudah memberikan berkumpul berhimpun, memberikan sumbangan sehingga pada hari ini tanah tempat bangunan masjid sudah siap dibangun.
Saya sangat terkesan pada hari ini sewaktu datang saya disambut dengan tarian adat dayak sesudah itu masuk kelokasi ada kesenian hadrah ibu ibu pengajian ucap Bupati.
Dipaparkan Bupati selama melakukan kunjungan diseluruh kecamatan inilah kali ketiganya ada semangat bersama, adat adat dayak dan kesenian hadrah dan biasanya kalau dikampung melayu ada tarian dayak dan tarian melayunya.
Kalau kita menonton di televisi ada organisasi yang mengajarkan kebencian kepada orang lain, setelah itu ada suku satu membenci suku yang lain kata Bupati Martin.
Bupati melihat keharmonisan yang ditampilkan warga Sei Melayu membrikan rasa aman rasa damai, dan Pemerintah dapat melaksanakan Pembangunan.
saya tadi sempat membaca proposal pembanguan masjid Al Hidayah sebesar Rp, 1,milyar lebih, oleh karena itu saya umumkan pada pembangunan rumah ibadah khususnya masjid Jami Alhidayah ini Pemkab akan menghibahkan dana sebesar Rp,250 juta kata Bupati
Menurutnya nilai demikian tidaklah kecil tapi juga tidak besar sedangkan sisanya Bupai menghimbau panitia yang berjuang untuk menambahnya sehingga pembangunan masjid tersebut bisa selesai.
Hal ini karena pembangunan yang dilakukan tidak hanya berupa pembangunan jalan, jembatan, gedung tetapi pembanguan spiritul juga perlu dibangun karena kalau hanya membangun jalan jembatan gedung tetapi manusia tidak kita bangun ini bisa berbahaya nantinya anak anak kita bisa sesat terkena urusan narkoba, melakukan tindak kejahatan,
oleh sebab itu pembangunan spritual sangat penting karena measuki 100 tahun Indonesia Merdeka, masyaraat Indonesai khusunya kabupaten Ketapang sudah mempunyai 3 unsur, Knowledge, Skill, dan Attitude. Yaitu pengetahuan ilmu pendidikan, keahlian dan prilaku atau budi perkerti yang baik.
Ketika masjid sudah berdiri jadikan masjid ini untuk memakmurkan umatnya Insha Allah kalau saya sehat waktu peresmiannya saya akan datang kembali janji Bupati.
Terkait pembangunan jalan pelang Batu Tajam ditahun 2017 disampaikan Bupati baru dianggarkan Rp 15 milyar, namun setelah melakukan rapat dengan DPRD pembangunan jalan dilakukan dengan sistem multi years, atau tahun jamak dengan anggaran total sebesar Rp. 165 milyar mulai dari tahun 2018-1029-2020.
Bila memungkinkan akan diteruskan sampai ke Tumbang Titi-Serengkah-Batu Bulan-Beringin-tembus ke jalan trans Kalimantan.sehingga terbulakaalah ruas membentang yang cukup panjang dari Ketapang sampai ke Batas Kalteng kata Bupati.


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007