home news guestbook contact
Senin, 11 Desember 2017 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Safari Ramadhan Gubernur di Ketapang

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 19 June 2017, 10:50 pm


Ketapang, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis melakukan Silaturahmi safari Ramadhan di Kabupaten Ketapang, selain itu Gubernur juga memberikanbantuan kepada Masjid, Panti asuhan, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Bupati Ketapang Martin Rantan beserta jajaran Pemkab Ketapang, dengan para alim ulama tokoh agama, ormas, serta pondok pesantren, yang menerima silaturahmi safari ramadhan Gubernur Cornelis di Pendopo Bupati Ketapang Kalbar, Senin (19/6)
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Kalimantan Barat Cornelis memberikan bantuan kepada Mesjid Babussalam Desa Kalinilam Kecamatan Delta Pawan sebesar Rp.750.000.000.- , Bantuan Rumah Ibadah kepada Mesjid Ponpes Hidayaturrahman, Desa Kalinilam Delta Pawan, Sarana kontak berupa wireles kepada departemen Agama Kabupaten Ketapang, Panti Asuhan Yatim Piatu di Kabupaten Ketapang.
Selain itu bantuan kepada Pemkab Ketapang dan Batuan kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Ketapang. Bantuan tersebut diterima Bupati Ketapang Martin Rantan dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ketapang, pengurus Mesjid dan Pesantren yang menerima bantuan.
Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dalam kesempatan itu, memuji tausiah KH. Uti Konsen yang menurutnya sangat menyejukan, sehingga diminta dua kali tausiah pada sore itu. Ustadz H. Uti Konsen dalam memberi tausiah tadi tidak kalah pintarnya, tidak kalah hebatnya dengan ustadz lain. “Pintar juga, tidak ada dia menghasut-hasut dan mengkafir-kafirkan orang lain.” ujar Cornelis.
Sehingga dirinya mengimbau Kalau mau mengundang penceramah baik itu katolik, islam, hindu, budha hubungi Kantor Departemen Agama. “Jangan mengundang orang yang bikin kita resah. Yang dia tidak tahu budaya kita,” ujar Cornelis.
Mantan Bupati Landak itu berharap, apa yang disampaikan ustadz agar dijalankan sama-sama. Karena sebagai Gubernur, paling tidak mau Kalbar tidak aman. “Ketapang yang paling tahu orang ketapang. Jaga semangat persatuan dan keasatuan hentikan saling menghujat saling memfitnah.” ujar Cornelis.
Gubernur mengungkapkan, sejak kecil dirinya tinggal di Sukadana hanya tiga kepala keluarga Katolik termasuk keluarganya, tapi tidak pernah dikafir-kafirkan. Untuk itu sesuai arahan Presiden agar hentikan saling fitnah, menyebarkan rasa kebencian, tidak toleransi, anti agama lain, “Mari kita berbuat baik untuk bangsa dan negara melalui keluarga melalui saudara.” ajak Orang nomor satu di Kalbar itu.
Dirinya juga mengungkapkan walau non muslim, namun setiap Musim haji, Gubernur Cornelis selalu menaikan haji dua orang dari penjaga mesjid “Yang ngurus mesjid siang hari malam tapi mau naik haji tidak ada duit maka kita bantu.” ungkap Cornelis.
Namun hal tersebut baru kali ini diungkapkan ke publik. Pada kesempatan itu, Cornelis mengklarifikasi sehubungan dengan video yang beredar bahwa dirinya dianggap menghina islam, menghina ulama, “video itu sudah dipotong-potong, yang benar itu saya mengatakan kita menolak orang yang memprovokasi masyarakat saya di Kalimantan Barat saya tidak suka orang yang mengatakan bahwa saya orang kafir. Yang kedua saya tidak suka dengan orang yang mengatakan bahwa orang dayak tidak layak masuk surga. Orang kafir. Dan saya sebut namanya dua orang, bukan semua. Cuma diputar balikan orang sehingga buat gaduh dan issu macam-macam. Jangan kuatir tak ada itu dalam sejarah kita berkelahi soal agama. Kalau yg sudah pernah terjadi itu karena pribadi. Soal agama antara Dayak dengan Melayu tidak pernah ada konflik. Saya sudah lihat di kerajaan sambas, Tayan, Sanggau, Landak. Malah orang Dayak yang bantu bikin kerajaan adalagi Pantaknya.” kata Cornelis.
Bupati Ketapang Martin Rantan, mengimbau para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat agar persatu padu dalam mengatasi isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. “Mari bersama-sama meningkatkan keamanan agar Ketapang tetap kondusif dan terpelihara keamanan dan kenyamanannya.” ujar Martin.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ketapang itu juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Cornelis, karena jalan Ketapang-Kendawangan sudah bagus, jalan Nanga Tayap-Tumbang Titi sedang dalam pengerjaan dan hasilnya sudah mulai nampak bagi masyarakat Kabupaten Ketapang. “Mudah-mudahan walau 2018 Bapak sudah tidak menjadi Gubernur tetapi jasa Bapak terhadap Kabupaten Ketapang tetap kami kenang.” kata Martin Rantan.
H. Uti Konsen dalam tausiahnya menekankan bahwa baik menjadi orang penting tapi lebih penting menjadi orang baik. Orang yang baik itu yang bermanfaat bagi diri, keluarga dan lingkungan.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007