home news guestbook contact
Sabtu, 21 Oktober 2017 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Program Tanam Pohon Oleh Yayasan GSL dan ECOSIA

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 22 May 2017, 1:44 pm


Ketapang, Yayasan Gunung Saran Lestari, menggandeng lembaga sosial nirlaba ECOSIA yang berpusat di Jerman, melakukan program tanam pohon 2017 yang merupakan program pemberdayaan masyarakat adat khusus masyarakat pedalaman yang ada di Kalimantan Barat.

Ketua Yayasan Gunung Saran lestari Dr Piet Herman Abit bersama dengan 3 orang anggota tim ECOSIA yaitu Henry Thomas Isaac Mathias, Fatima Gonzales Torres Fernadez, dan Dirk Jan Oudshoorn, setelah melakukan wawancara dengan Bupati Martin Rantan, melanjutkan kunjungan ke desa Batu Bransah, dan Desa Serengkah Kecamatan Tumbang Titi. Sabtu (21/05).
Dr Piet Herman Abit Ketua Yayasan Gunung saran lestari mengungkapkan masalah lingkungan hidup saat ini menjadi perhatian dunia, terutama hutan hutan tropis yang ada di Pulau Kalimantan yang kian tergusur keberadaanya karena aktifitas manusia.
Mereka ini bekerja tidak mengharapkan keuntungan, tetapi bagai mana hutan yang ada di Ketapang tetap lestari, kita tidak mau seperti di benua Aautralia yang ada tanah yang tandus hutan karena hutan telah habis kata Piet Herman.
Pria paruh baya yang pasih empat bahasa asing tersebut menuturkan sebenarnya masyarakat pedalaman sudah melakukan penanaman pohon terhadap lahan lahan bekas perladangan atau lahan yang terbakar.
Adapun pohon pohon yang ditanam dianjurkan yang menghasilkan buah buahan maupun pohon yang ada disekitar hutan, selain dapat menjaga ekosistem juga jika berbuah dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat setempat.
Program tanam pohon yang digagas oleh yayasan Gunung Saran Lestari tersebut pada tahun 2017 bersama dengan ECOSIA telah melncurkan prgram tanam pohon sebanyak 40 ribu batang di kecamatan Tumbang Titi.
Mereka tetap lebih mau lagi dan mendukung ketika mereka menanam diberikan biaya ransangan sebesar Rp. 1.400 rupiah perbatang jelas Dia.
Kedatangan tim Ecosia di Desa Batu Beransah dan Desa Serengkah langsung disambut oleh kades Desa Batu Beransah Antonius neku setelah menginap dirumah Kades Batu Beransah keesokan harinya Tim Ecosia diantar kelokasi lahan perladangan warga yang sudah ditanami pohon pohon.
Demikian juga ketika tim Ecosia sampai di Desa Serengkah langsung disambut oleh Kepala Desa Serengkah Kasimo, kemudian Kades mengantar tim Ecosia kelokasi perladangan warga yang sudah ditanami pohon pohon, tim kemudian melakukan wawancara dengan warga serta kepala desa, setelah mengambil video, foto dan hasil wawancara kemudian tim beristirahat di rumah warga.
Ketiga anggota Tim yang cukup ramah menyapa warga desa meskipun mereka tidak pandai berbahasa Indonesia, tetapi mereka bisa mengucapkan kata terima kasih sambil melempar senyum kepada warga yang ada, sehingga momen tersebut dimanfaatkan warga untuk berfoto ria bersama anggota Tim Ecosia seperti Henry Thomas Isaac Mathias, berkengsaan Inggris, Fatima Gonzales Torres Fernadez, yang berkebangsaan Spanyol dan Dirk Jan Oudshoorn yang berkebangsaan Belanda.
Sementara itu Bupati Martin Rantan SH dalam wawancaranya dengan Tim Ecosia mendukung program tanam pohon 2017 di Kabupaten Ketapang, yang disinergikan dengan program program Pemerintah Kabupaten Ketapang terkait pelestarian hutan ekosistem dan lngkungan hidup.
Kita memberikan apresiasi terhadap program tanam pohon apa lagi pohon yang ditanam mencapai 40 ribu batang kata Bupati.
Setiap kali kesempatan Bupati Martin rantan selalu melakukan gerakan tanam pohon, baik dalam acara seremonial, maupun dalam waktu santai Bupati melakukan penanaman pohon di Kompleks rumah dinas Bupati Ketapang.
Dalam lima tahun kedepan artinya kita sudah punya pohon pohon yang memproduksi oksigen kalau berbuah sudah bisa diambil buahnya terang Dia.
Banyak manfaat yang dapat diambil oleh manusia ketika pohon pohon yang ditanam sudah tumbuh, selain mengambil manfaat dari pohon pohon juga melestarikan lingkungan hidup.
Saya mengucapkan terima kasih kepada ECOSIA atas program tanam pohon yang dilakukan di Kabupaten Ketapang ucap Bupati Martin Rantan.


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007