home news guestbook contact
Senin, 20 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Ritual Adat Mengumbas Tanah Arai Wujudkan Ketapang Aman dan Damai

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 3 April 2017, 1:55 pm


Bupati Martin Rantan SH menghadiri acara ritual adat "Mengubas Tanah Arai" yang bertujuan mewujudkan situasi dan kondisi Kabupaten Ketapang tetap aman, nyaman, damai serta kondusif.

Kegiatan yang berjalan secara damai tersebut dihadiri juga Kepala Kejaksaan Negeri Joko Yuhono SH MH, Kasdim 1203 Mayor Inf Sukur Hermanto, Waka Polres Kompol Reza Simanjuntak, Pimpinan Forkopimda, Pengurus DAD, Pengurus Pemuda Melayu, Tokoh Agama, Adat dan undangan lainnya.berlangsung di Tugu Perdamaian Jalan Jend A. Yani, Senin pagi (03/4)
Sejumlah pemuda membawa spanduk yang bertuliskan "Gerakan Masyarakat Ketapang Cinta Damai", dan "Gerakan Masyarakat Ketapang Cinta Damai & Anti Radikalisme", serta spanduk yang bertuliskan "Masyarakat Kabupaten Ketapang Peduli dan Cinta Akan Suasana yang Aman Dan Kondusif “ mereka berasal dari pemuda Dayak dan pemuda Melayu Kabupaten Ketapang.
Ditengah ritual adat berjalan, perwakilan pemuda dayak Lumintus Dewa, dan perwakilan pemuda melayu A.Razak menyampaikan orasinya yang intinya mendukung Kepemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, dalam menjalan proses kepemerintahan dan pembangunan.
Selanjutnya Waka Polres Ketapang Kompol Reza Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan acara yang berlangsung saling mendoakan bagaimana Ketapang ini aman dan kondusif dan kedepannya sama sama berdoa agar situasi di Kabupaten Ketapang tetap selalu kondusif
“ Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan agar roda Pemerintahan berjalan dengan baik berjalan dengan lancar dan tercapai misi visi yang disampaikan oleh Kepala Daerah “ kata Waka Polres.
Dengan demikian menurut Dia masyarakat juga dapat melaksanakan aktifitasnya dengan tenteram, dengan baik dengan maksimal semuanya bertujuan untuk kemajuan Kaupaten Ketapang.
“ Mari kita tanamkan rasa cinta damai rasa persaudaraan kita sehingga kedepan bukan hanya kita saja tetai anak cucu kita merasakan situasi yang kondusif di Ketapang “ ajak Kompol Reza.
Dia menambahkan, Pihak keaamanan dalam hal ini Polres Ketapang memerlukan bantuan seluruh masyarakat dalam penegakan hukum. Menurutnya, tanpa bantuan masyarakat tidak akan mampu menuntaskan kasus di Ketapang.
“Untuk itu, mari kita pertahankan kondisi ketapang yang sudah kondusif ini. Segala sesuatu mari kita komunikasikan dengan baik,” pintanya.
Bupati Martin Rantan dalam sambutannya mengajak kepada seluruh masyarakat yang hadir saat itu untuk menciptakan rasa damai, rasa aman di Kabupaten Ketapang .
karena menurut Bupati Martin kalau tidak ada rasa damai, tidak rasa aman Pemerintahan ini sulit untuk melaksakana proses kepemerintahan dan pembangunan dengan baik.
“ Kegiatan hari ini dilaksanakan dengan rasa damai dan tenteram juga “ imbau Bupati dihdapan ratusan warga masyarajat yang hadir.
Selain itu Bupati berpesan kepada para demong adat dukun adat para betaro setelah ritual adat “ Mengubas Tanah Arai" melanjutkan kegiatan diwisma Hulu Sungai sebagai ucapan syukur karena terselenggaranya ritual adat dengan aman dan tertib.
“ Pemkab Ketapang tetap mendukung adat budaya apa lagi kegiatan yang untuk menciptakan kondisi aman tenteram dan kondusif di Kabupaten Ketapang “ ucap Bupati.
Selanjutnya Bupati memberikan pernyataan terhadap pernyataan sikap masyarakat adat dayak yang disampaikan oleh juru bicaranya Lumintus Dewa berkenaan dengan tertangkap tanganya pelaku pungli terkait penerimaan tenaga kontrak beberapa waktu lalu.
“ Pemerintah Kabupaten ketapang menegcam kegiatan tersebut dan dipersilahkan diproses jalur hukum “ tegas Bupati Martin.
Bupati menyatakan bahwa dirinya bersama tim seleksi tidak ada terkait dengan proses tertatangkapnya oknum yang melakukan pungli terhadap penerimaan tenaga kontrak.
Ditegaskannya lagi bahwa Bupati sudah mengeluarkan pengumuman untuk tidak mempercayai oknum oknum yang mengatasnamakan pejabat, untuk menjanjikan kelulusan dalam penerimaan seleksi tenaga kontrak di Kabupaten Ketapang.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007