home news guestbook contact
Rabu, 29 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Atasi Global Warming, Ayo Menanam Pohon

Pengirim : andy candra
Tanggal : 24 March 2017, 9:24 pm


Berbagai penelitian para ahli selama beberapa dekade terakhir menunjukkan hari demi hari bumi semakin panas akibat pemanasan global (global warming). Salah satu kontributor terbesar pemanasan global adalah rusaknya hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2. Berkurangnya pohon-pohon yang berfungsi sebagai penyerap bahan pencemar udara, menjadikan suhu udara di wilayah khatulistiwa terasa kian panas.

Apalagi, di bulan Maret 2017 diyakini mulai memasuki musim kemarau. Bulan Maret 2017, momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan masyarakat akan dampak perubahan iklim. Apalagi pada tanggal 22 Maret adalah Hari Air se-Dunia. Air adalah sumber kehidupan dan berkaitan langsung dengan perubahan iklim. Sisi lain, menanam pohon adalah salah satu tindakan mengantisipasi perubahan iklim dan dampaknya sesuai target SDGs (Sustainable Development Goals) tentang Perubahan Iklim (Climate Change) 2015-2030.
Karena itu, pentingnya menanam pohon dalam memanfaatkan pekarangan maupun mengatasi perubahan iklim maka Bupati Ketapang, Martin Rantan mengajak SKPD dan masyarakat melakukan penanaman pohon. Contoh kecil dilakukan Bupati Ketapang pada hari Jum'at (24 Maret 2017), bersama Sugiarto Kabag Umum Setda Ketapang serta Nugroho Widyo Sistanto, Kabag Humas dan Protokol Setda Ketapang melakukan penanaman pohon di sekitar kompleks pendopo Bupati Ketapang.
Tindakan tersebut diikuti juga beberapa staf ASN. Pohon yang ditanam diantaranya adalah Lengkeng, jengkol dan Matoa. Selain itu, tanaman buah yang sudah ada di lingkungan pendopo terdapat juga lengkeng, matoa, ubar, jambu dan lain-lain.
Menurut Bupati Ketapang, tanaman menambah pohon-pohon yang ada di sekitar pendopo. Jika tumbuh dengan baik, maka dalam beberapa tahun kedepan akan menjadi peneduh, sekaligus menghasilkan buah. Ia menyebutkan tanaman lengkeng, matoa, dan jengkol bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia. Sedangkan pohon ubar bisa menjadi makanan burung-burung sehingga menjadi keseimbangan alam.
"Kita tanam pohon yang ada manfaatnya" kata Martin Rantan, Bupati Ketapang.
Ia mengharapkan contoh menanam di lingkungan pendopo rumah dinas Bupati, bisa diikuti SKPD dan masyarakat. Selain itu juga dilihat perkembangan penanaman pohon. Jika dalam beberapa bulan perkembangan kurang signifikan, Bupati ketapang akan terus memotivasi, jika diperlukan akan mengeluarkan surat edaran untuk mengimbau SKPD dan masyarakat menanam pohon.Pentingnya menanam pohon dengan memanfaatkan lingkungan sekitar diakuinya sudah berulangkali disampaikan dalam beberapa kesempatan, salah satunya pada saat pelantikan pengurus TP PKK.
"Kita imbau menanam minimal satu atau dua pohon di sekitar rumah," ujar Bupati Ketapang, Martin Rantan SH seraya senang media menginformasikan penanaman pohon kepada masyarakat.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007