home news guestbook contact
Selasa, 28 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Bupati Sampaikan Pidato Perubahan APBD 2016

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 19 September 2016, 8:31 pm


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ketapang menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Bupati Ketapang dalam rangka penyampaian nota keuangan perubahan dan Raperda tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2016,

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Junaidi SP, didampingi oleh Wakil Ketua lainnya Jamhuri Amir SH dan Qadarini SE, dihadiri para angota DPRD Ketapang, Forkopimda, SKPD, Asisten dan kepala bagian Setda Ketapang berlangsung di ruang sidang paripurna Gedung DPRD Ketapang, Senin (19/9)
Pidato Bupati Ketapang Martin Rantan SH dalam hal ini disampaikan oleh Sekda Drs HM Mansyur.M.Si terkait penyampaian nota keuangan perubahan dan Raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2016,
“ beberapa kebijakan dari pemerintah pusat ikut mempengaruhi struktur APBD kabupaten Ketapang tahun anggaran 2016 terdapat beberapa target bidang pendapatan daerah yang realisasinya tidak sesuai dengan harapan” papar Sekda mansyur.
Disebutkan Sekda Drs HM Mansyur bahwa target pendapatan daerah Ketapang pada perubahan APBD tahun 2016, direncanakan Rp, 1,940,760,126,071,97 (satu trilyun sembilan ratus empat puluh miliar tujuh ratus enam puluh juta seratus dua puluh enam ribu tujuh puluh satu rupiah koma sembilan puluh tujuh sen,)
“ target tersebut meningkat sebesar Rp, 15, miliar “ kata sekda.
sementara gambaran umum pendapatan daerah pada perubahan APBD tahun anggaran 2016, disebutkan Sekda pendapatan asli daerah (PAD), pada perubahan APBD tahun 2016, ditargetkan sebesar Rp, 102 milyar,terjadi perningkatan penapatan sebesar Rp, 7, miliar.
sementara pendapatan daerah yang bersumber dari dana perimbangan yang ditrasnfer kepada daerah ditargetkan sebesar Rp, 1, 6 triliun mengalami kenaikan sebesar Rp. 117, miliar dari APBD sebelumnya.
Disampaikan Sekda bahwa perubahan kenaikan ini disebabkan adanya pergeseran penerimaan dari tunjangan profesi guru dan tambahan penghasilan guru yang semula bagian dari lain lain pendapatan daerah yang sah
Sedangkan untuk lain lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp. 223 milyar menurun menjadi sebesar Rp, 109 milyar. dari apbd sebelum perubahan.
Dalam upaya merealisasikan pendapatan yang telah di targetkan pada APBD tahun 2016, sebelum perubahan beberapa kebijakan telah dilakukan seperti melakukan intensifikasi pajak daerah, dan retribusi daerah, serta lain lain pendapatan yang sah terus ditingkatkan susuai potensi pungutan.
Selain itu melakukan koordinasi baik vertikal maupun horizontal dengan berbagai intasni yang berkaitan dengan pendapatan daerah.
Dan penyerdehanaan sistem dan prosedur administrasi pemungutan pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu kebijakan yang dilakukan.
Selain menyelenggarakan pelayanan prima melalui pengadaan sarana dan prasarana dan melakukan upaya semaksimal mungkin mendapatkan bagian Pemerintah kabupaten ketpang dari bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak.
Menurut Sekda dalam pidato Bupati disampaikan bahwa besaran belanja Daerah terkait sangat erat dengan besaran pendapatan daerah dan beberapa kebijakan dari Pemerintah Pusat sangat berpengaruh terhadap struktur belanja Daerah Kabupaten Ketapang pada tahun anggaran 2016.
Rencana belanja daerah Kabupaten Ketapang disampaikan Sekda Mansyur setelah perubahan APBD tahun anggaran 2016 sebesar Rp, 2,05 triliyun terjadi kenaikan sebesar Rp, 86 miliar lebih dari APBD sebelum perubahan Belanja Daerah yang dialokasikan dalam kelompok belanja tidak langsung dan belanja langsung.
Sdangkan belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp, 1,034 triliun, jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp, 82 miliar atau naik 8,69 persen dari APBD sebelumnya.
sedangkan belanja langsung ditargetkan sebesar RP, 1,016 triliyun dan mengalami kenaikan sebesar Rp, 4 miliar dari APBD sebelum perubahan
berkaitan dengan pembiayaan yang berdasarkan Perda nomor 6 tahun 2016 tentang Pertanggungjawaban APBD tahun 2015 bahwa sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2015 sebesar Rp, 111, miliar lebih.
berdasarkan gambaran umum pendapatan belanja dan pembiayaan daerah tersebut diatas maka pada perubahan APBD Kabupaten Ketapang tahun 2016 struktur APBD Kabupaten Ketapang mengalangi defisit anggaran sebesar Rp, 71,148,906,752,94,-
Untuk itu disampaikan Sekda Mansyur defisit anggaran tersebut ditutupi atau dibiayai dari penerimaan pembiayaan yaang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran 2016 “


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007