home news guestbook contact
Sabtu, 16 November 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

KETAPANG EXPO 2016 SEGERA DIBUKA

Pengirim : ANDY CANDRA
Tanggal : 31 July 2016, 11:00 pm


Setelah pameran pembangunan Ketapang Expo tahun 2015, akhirnya pameran Ketapang Expo yang ditunggu-tunggu masyarakat Ketapang kembali hadir. Ketapang Expo yang digelar dari tanggal 1 Agustus 2016 akan berlangsung sampai tanggal 08 Agustus 2016. Pameran yang menjadi jembatan informasi pembangunan sekaligus hiburan bagi masyarakat ini mengusung tema “Dengan Ketapang Expo 2016 Kita Kelola Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan Dalam Usaha Meningkatkan Perekonomian Daerah Untuk Ketapang Maju dan Masyarakat Sejahtera".

Pameran yang diikuti stand SKPD, Kecamatan, jasa keuangan, TNI/Polri BUMN/BUMD/BUMS, ormas dan lain-lain, akan menjadi hiburan menarik bagi masyarakat.Selain jembatan informasi pelayanan birokrasi, pameran pembangunan tersebut juga diikuti pedadang kaki lima. Semaraknya suasana pameran sudah tergambar dengan antusiasnya masyarakat melihat persiapan pembangunan stand di lokasi pameran. Selain itu, pada malam hari juga dilakukan sejumlah hiburan seperti pegelaran kebudayaan. Selain mengunjungi lokasi pameran, publik yang berada di Kecamatan juga dapat memonitor perkembangan pameran dengan informasi terbaru yang langsung disiarkan Radio Kabupaten Ketapang.
Antusiasnya warga melihat perkembangan pameran ini disertai juga dengan dukungan tanpilan stand pameran yang dianggap berbeda dibanding pameran pada tahun-tahun sebelumnya. Tampilan muatan lokal alias kearifan lokal dianggap mampu memberikan semangat sekaligus penyegaran kepada pengrajin ayaman tikar, kajang, samir dan lain-lain. Pendapat tersebut dicetuskan oleh seorang warga Ketapang. Selama ini, ayamanan tikar pandang, kajang dan lain-lain memang mulai langka didapatkan. Salah satu kendalanya adalah pasar terbatas terhadap hasil kerajinan tradisional. Namun, jika setiap pameran kedepan mempertahankan hasil kerajinan lokal, ia yakin akan menggairahkan pengrajin untuk terus membuat kerajinan beberapa bulan sebelum dilakukan pameran. “Bentuk stand dengan kreasi dari bahan lokal asyik untuk dilihat dan penuh nilai-nilai seni dan kreasi,” ujar Yanto, warga Delta Pawan.
Wakil Bupati Ketapang, Drs Suprapto S, dalam peninjauan persiapan pamera beberapa hari sebelum dilakukan pembukaan menuturkan adanya bahan-bahan lokal dimanfaatkan dalam material dasar pembuatan stand diharapkan memberikan multiplier effect bagi masyarakat lokal. Selain bisa menambah penghasilan masyarakat, penggunaan bahan lokal juga untuk mempromosikan bahan-bahan masyarakat lokal itu sendiri.Diharapkan juga Stand yang dibangun dipelihara dan tidak dibongkar. Diharapkan pada lokasi yang sama akan dilakukan bebeapa event. Selain itu, lokasi ini diharapkan bisa menjadi tempat rekreasi masyarakat. Karena itu, Wakil Bupati berharap masyarakat turut memelihara stand yang dibangun. @

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007