home news guestbook contact
Rabu, 13 November 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Sangsi tegas bagi perusahaan pembakar lahan

Pengirim : alwiadi
Tanggal : 22 July 2016, 2:50 pm


Dalam rangka optimimaliasi pencegahan kebakaran kebun dan lahan guna mewujudkan Ketapang bebas asap dan api Dinas perkebunan melakukan pembinaan perkebunan skala besar yang ada di Kabupaten Ketapang.

Kegiatan yang berlangsung di aula Pendopo Bupati Ketapang,Kamis, (21/7) tersebut di hadiri oleh asisten 1 Setda Ketapang Drs Franseda yang mewakili Bupati Ketapang Kepala Seksi Dampak Perubahan iklim Badan Direktoral Jendral Perkebunan Jakarta Agus Hartono, Polres Ketapang Dandim 1203 Ketapang, Erwakilan Disbun Provinsi Kalimantan Barat Dinas Perkebunan Ketapang, Kejaksaan Negeri Ketapang, Pengadilan Negeri Ketapang, manggala akni, BPBD Ketapang, BMKG Bpd, Bksda Kalbar serta Dishut Kabupaten Ketapang serta 55 perusahaan dari 73 perusahaan yang di undang.
Dalam pertemuan yang di lakukan unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang bersama dengan pihak perusahaan tersebut adalah untuk menyikapi maraknya terjadi kebakaran hutan dan lahan ketika memasuki musim kemarau seperti sekarang ini.
mengingat juga pada tahun 2013 hingga pada tahun 2015 silam Kabupaten Ketapang merupakan salah satu kabupaten sebagai penyumbang titik api serta kabut asap terbesar di Kalimantan Barat.
Bupati Ketapang Martin Rantan.SH yang diwakili oleh asisten 1 sekda Kabupaten Ketapang Franseda menyambut serta mengapresiasi positif kegiatan yang di laksanakan bersama dengan pihak perusahan tersebut
Dia mengatakan hal tersebut adalah salah satu upaya dari pemerintah daerah juga dalam mencegah agar jangan sampai ke depan terjadi kembali kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang.
Mengingat pada tahun 2013 hingga 2015 silam banyaknya titik hotspot serta kebakaran hutan dan lahan yang terjadi Kabupaten Ketapang asisten 1 Setda Kabupaten Ketapang Franseda mengatakan ke depan hendaknya Pemerintah Daerah bersama dengan masyarakat dapat menjalin sinergisitas guna bersama menciptakan budaya untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar agar mencegah terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan ketika memasuki musim kemarau.
Terkait dengan kampanye dan sosialiasi yang telah dilakukan Pemkab Ketapang sendiri dalam mencegah kembali terjadinya kebakaran hutan dan lahan sejauh ini, Asisten I Franseda sejauh ini pemkab Ketapang sendiri sudah melakukan beberapa upaya termasuk mengadakan pertemuan dengan pihak perusahaan serta memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat di beberapa titik rawan kebakaran hutan dan lahan.
Himbau itu berupa papan plang bahaya kabakaran hutan dan lahan guna mencegah dan memberikan pemahaman umum serta himbauan kepada seluruh masyarakat maupun perusahaan agar tidak membakar lahan/ apalagi ketika memasuki musim kemarau.
jika pada tahun 2016 ini masih ditemukan adanya kebakaran hutan maupun lahan yang dilakukan dengan cara di sengaja di wilayah perkebunan di Kabupaten Ketapang, Pemerintah kata Dia akan membelakukan sangsi tegas kepada pihak perusahaan yang di anggap membandel,
Sanksi tegas yang akan di berlakukan kepada pihak perusahaan tersebut menurut Dia mencakup pencabutan ijin dari perusahaan itu sendiri dengan memperhatikan mekanisme yang terjadi dilapangan.
Lebih jauh franseda berharap agar ke depan tidak ada lagi kebakaran hutan maupun lahan dan perkebunan yang terjadi di kabupaten ketapang/ yang dapat menimbulkan kabut asap serta kerugian bagi masyarakat.


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007