home news guestbook contact
Kamis, 23 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

PLTU Sukabangun Diresmikan Presiden RI

Pengirim : ANDY CANDRA
Tanggal : 2 June 2016, 7:39 pm


KETAPANG – Masyarakat Ketapang boleh bernafas lega menjelang bulan Ramadan 1437 H/2015. Pasalnya listrik Ketapang yang sering menimbulkan keluhan akibat seringnya padam, kini kondisi surplus dengan dioperasikannya listrik dari PLTU Sukabangun.

Pusat listrik tenaga uap (PLTU) sebesar 2 x 10 MW yang terletak di Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang diresmikan Presiden Joko Widodo, Kamis (2 Juni 2016) di PLTG Parit Baru. Peresmian dilakukan bersamaan dengan Groundbreaking MPP Kalbar 4 x 25 MW program 35.000 MW yang direncanakanberlokasi di Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah.
Peresmian yang dilakukan dengan penekanan tombol oleh Presiden RI, Joko Widodo bersama Menteri BUMN RI Rini Sumarno, Dirut PLN Sofyan Basyir dan Gubernur Kalbar Cornelis. Proses peresmian tersebut disaksikan jajaran Pemkab Ketapang dan PLN Ketapang melalu teleconference di kompleks PLTU Sukabangun, pukul 15.30 WIB sampai pukul 17.30 WIB. Selain jajaran PLN Ketapang, teleconference dihadiri oleh Bupati Ketapang yang diwakili Asisten III Setda Ketapang, Heronimus Tanam, Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus, Kapolres Ketapang diwakili Kabag Ops Ketapang, Perwira Kodim 1203 Ketapang, tokoh masyarakat dan lain-lain.
Dalam teleconference tersebut, seluruh arahan dari Gubernur Kalbar didengarkan, dimana Cornelis menyampaikan pentingnya listrik. Dengan tidak berpanjang lebar, Cornelis mengatakan listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting. Karena itu, ia mengharapkan program listrik 35.000 MW yang groundbreakingnya dilaksanakan oleh Presiden akan dapat menyelesaikan perseolan kelistrikan di Kalbar. Demikian juga dengan di Kabupaten Ketapang, sehingga persoalan kelistrikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Pentingnya listrik sebagai kebutuhan masyarakat, baik kebutuhan hotel, industri, pendidikan dan lain sebagainya. Presiden RI dalam arahannya menyebutkan dalam proyek 35.000 MW listrik di Kalbar, ia sendiri akan memantau perkembangannya. Selain itu, Jokowi juga meminta, jika ada persoalan di lapangan untuk segera diselesaikan. Karena itu, ia mengharapkan proyek yang nilainya lebih dari Rp 1 trilyun tersebut segera direalisasikan di lapangan paling lambat akhir tahun 2016. “Untuk PLTU 2 x 10 MW di Ketapang dengan ini saya resmikan,” kata Jokowi.
Dalam teleconference antara jajaran PLN Ketapang dengan Presiden RI, difasilitasi oleh Menteri BUMN. Manger PLN Ketapang, Sumarsono PLN memperkenalkan jajaran Muspida Ketapang yang hadir di ruangan. Disampaikan permohonan maaf Bupati Ketapang yang tidak hadir karena sedang kunjungan kerja di daerah pedalaman yang jaraknya lebih dari 400 KM dari Kota Ketapang. Dalam kesempatan itu disebutkan bahwa listrik di ketapang sejak tahun 2012 mengalami pemadaman bergilir mulai 7 hari nyala 1 hari padam sampai dengan 3 hari nyala 1 hari padam saat gangguan mesin. PLTU ketapang 2 x 20 MW sebagai jawaban pemadaman di Ketapang dibangun sejak tahun 2012. Puji Tuhan sekarang di bulan Mei 2016 sudah diresmikan masuk sistem 10 MW PLN untuk mengatasi masalah listrik di Ketapang. Tahap kedua 10 MW akan berfungsi pada bulan Agustus 2016. Menteri BUMN RI menanyakan apakah pada tahap kedu, pelanggan baru sudah bisa dilayani. Oleh pihak PLN ketapang dengan masuk sistem 10 MW, maka pelanggan baru sudah bisa dilayani. Karena saat sekarang sudah ada surplus 3,4 MW sehingga sejak malam selasa Kota Ketapang tidak lagi ada pemadaman bergilir. “Terimakaaih kepada karyawan PLN sudah bekerja keras, Selamat bertemu sore yang baik ini, jangan sampai ada gangguan apalagi pemadaman, karena listrik adalah kebutuhan baik untuk pendidikan dan lain sebagainya, mudah-mudahan kerja keras karyawan PLN bisa menjadi amal ibadah, dan sampaikan salam saya untuk keluarga,” timpal irektur PLN dalam teleconference di kompleks PLTU Ketapang.
Selanjutnya Menteri BUMN yang memandu teleconference juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi . Ia mengharapkn persoalan kelistrikan akan dapat terpenuhi, sehingga dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya perekonomian. Melalui teleconference tersebut, diketahui juga Jokowi dan rombongan melakukan peninjauan di lapangan. Usai dilakukan teleconference di Kompleks PLTU Ketapang, akhirnya pertemuan bubar bertepatan dengan adzan Magrib.
Untuk diketahui, kebutuhan listrik di Ketapang sangat tinggi saat ini. Daya mesin di unit PLTU masuk sebesar 25.600 KW, padahal beban puncak 30,100 KW. Akibatnya terjadi defisit listrik di wilayah Ketapang yang menyebabkan pemadaman bergilir hampir stiap pekan. Demikian juga daftar tunggu di PLN per 31 Mei 2016 sebesar 2.700 KW. Sisi lain potensi pelanggan industri dan mall juga bertambah sebesar 9000 KW. Karena itu tambahan PLTU ini sangat ditunggu untuk kemajuan perekonomian dan meningkatkan rasio elektrifikasi di Kabupaten Ketapang naik saat ini baru 67 persen. @


PUSAT LISTRIK TENAGA UAP KETAPANG 2 X 10 MW

DESKRIPSI UMUM PROYEK
Dalam rangka untuk menyiplai permintaan pasokan listrik di sistem kelistrikan Kalimantan Barat, PT PLN (persero) berencana membangun 2 unit PLTU Ketapang unttuk mengurangi defisit daya di daerah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
PLTU Ketapang terdiri dari (2) unit memiliki kekuatan turbin generator (netto) masing-masing 10 MW. Listrik yang dihasilkan akan terhubung ke sistem melalui switchgear 20 KV dan jalur bawah tanah ganda dari 20 KV ke gardu PLTD Sukaharja.

LOKASI PROYEK
PLTU Ketapang unit 1 & 2 (2 x 10 MW) berada di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kota Ketapang berjarak 564 Km arah selatan dari Kota Pontianak, Ibu kota Provinsi Kalimantan Barat.

JADWAL COD & NILAI PROYEK
PLTU Ketapang (2 x 10 MW) untuk unit 1 selama 19 bulan + 405 hr + 313 hr + 186 Hr (1 Mei 2016). Dan Untuk unit 2 selama 21 bulan + 105 hr + 313 hr + 186 hr + (1 Juli 2016) dari tanggal efektif kotrak (10 April 2012).
Nilai Kontrak PLTU Ketapang sebesar USD 10.696.003,- dan RP 251.970.683.448,- Nilai sudah termasuk PPN 10 % (Amandemen IX tanggal 13 November 2015). Sumber dana untuk pembayaran pembangunan PLTU Ketapang adalah anggaran APLN 2011-2013.

PELAKSANAAN PROYEK
PT.PLN (Persero) sebagai owner Proyek PLTU Ketapang konsultan engineering oleh PT.PLN Jasa Enjiniring. Konsultan Supervisi Konstruksi oleh PT.PLN PUSERTIF. Kontraktor Penyedia jasa & barang PLTU Ketapang adalah PT.Wijaya Karya (Persero) Tbk.

DATA PROYEK
STEAM GENERATOR (BOILER)
- Type : Circulating Fluidized Bed
- Capacity : 55 Tons/hour
- Superheated Press : 5,5 Mpa g
- Superheated Temp : 480 C

STEAM TURBINE
- Type : Wet Cooling Condemsing Turbine of Sub-High Temp & Sub-High Press.
- Rated Power : 12 MW
- Rated Main Steam Temperature : 470 C
-Speed : 3000 RPM

ELECTRIC POWER GENERATOR
- Type : Colsed-Type Air Cooling
- Rated Power : 12 MW
- Rated Voltage : 6,3 KV
- Rated Power Factor : 0,85 RPM
-Frequency : 50 Hz
- Phase : 3

GENERATOR TRANSFORMER
- Type : SFZ11/16000-20
- Rated Capacity : 16000 KVA
- Cooling : ONAN/ONAF
-Voltage : 10,5/150 k.Volt, 50 Hz, 3 Phase.
- Specimen : Oil Immersed Transformer

PLANT WATER SYSTEM
- Source Water : Sungai Pawan
- Capacity : 30 M3 / h
- Total Dissolved Solid : input max 26904 ppm
- Fe : max 16 ppm (input)
- pH : 5-8


DIMINERALIZED PLANT
- Capasity : 10 m3 / h
- pH : 5-8


COOLING SYSTEM
- Type : Closed cooling water system


COOLING TOWER
-Type : Cross Flow
- Material : Reinforce Concrete & Steel Steel Structure
- Capacity : 8000 m3 / h
- Inlet Temp : 43 C
- Outlet Temp: 33 C



 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007