home news guestbook contact
Rabu, 29 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Resmikan PT.WHW, Pemkab Lakukan Persiapan Kedatangan Presiden RI

Pengirim : andy candra
Tanggal : 18 April 2016, 6:39 pm


Pemerintah Kabupaten Ketapang menyambut baik rencana peresmian PT.Well Harvest Winning Alumina Refeneri yang diagendakan pada 21 Mei 2016. Dalam peresmian operasi investasi senilai 1,16 milyar US $ tersebut dimungkinkan akan dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Menindaklanjuti, kemungkinan hadirnya Presiden Republik Indonesia, bahkan bersama petinggi RRT (Republik Rakyat Tiongkok), maka Bupati Ketapang langsung mengundang instansi terkait untuk membentuk kepanitiaan demi kelancaran kegiatan."Ketika di istana negara, saya sempat diajak bicara oleh Gubernur, Gubernur berpesan pada bulan Mei 2016 akan dilakukan peresmian PT WHW, dan beliau akan menghadirkan bapak jokowi untuk meresmikan," kata Martin Rantan SH, Bupati Ketapang didampingi Wakil Bupati Ketapang, Drs Soeprapto S.
Kemungkinan hadirnya Presiden RI, maka persiapan harus dilakukan jauh hari, supaya kegiatan bisa berjalan lancar. Apalagi, beberapa lalu, Bupati Ketapang juga mendapat undangan dari managemen PT WHW untuk peresmian investasi usaha penghasil alumina refeneri. Dimana, investasi ini dikuasai pengusaha RRT sebesar 70 persen, dan PT.Harita 30 persen. Keberadaan investasi ini diharapkan Bupati Ketapang bermanfaat bagi mendorong pertumbuhan perekonomian negara, dan yang paling penting bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Karena ini adalah investasi jangka panjang. Peresmian akan dilakukan pukul 09.00 WIB pada hari sabtu (21 Mei 2016)."Presiden hadir atau tidak pada hari tersebut, kita harus siap, karena iti perlu dibentuk kepanitiaan daerah, saya usulkan ketua panitia langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Ketapang," ujar Martin, mantan anggota DPRD Ketapang dan DPRD Propinsi Kalbar.
Sementara itu, dari pihak perwakilan PT WHW dijelaskan tentang rencana menuntaskan tambal sulam jalan yang dapat mendukung mobilitas rombongan kepala negara saat peresmian PT WHW. Demikian juga dipersiapkan lapangan yang mampu menampung 5 heliped sekiranya kepala negara dan rombongan menggunakan helikopter. Demikian juga pihak PT WHW meminta input dalam penyambutan dan peresmian sesuai kaidah protokoler yang ada di wilayah republik Indonesia. Selain itu, bapak Togar dari perwakilan PT WHW juga meminta jumlah dan klasifikasi kelompok undangan, termasuk juga mereka membuka diri terhadap masuknya konsumsi sesuai dengan kebutuhan pada saat kegiatan. Khususnya, konsumsi tersebut sesuai dengan standar pada saat kegiatan kenegaraan.
Selanjutnya Wakil Bupati Ketapang, yang juga ditunjuk sebagai ketua panitia, menegaskan nantinya unsur kepanitiaan akan digabungkan dari unsur PT WHW dan pemerintah daerah. Selain peresmian tentunya banyak tamu yang hadir di Ketapang, maka tak menutup kemungkinan akan ada penyambutan. Tentunya harus ada bidang-bidang tertentu.
Demikian juga, Wakil Bupati Ketapang meminta hal-hal yang bisa terjadi pada saat kunjungan hendaknya dapat diantisipasi sedini mungkin. Termasuk, jika ada persoalan ganti rugi yang belum tuntas dan lain sebagainya. Selanjutnya dalam kepanitiaan tersebut, masukan dan saran juga disampaikan Sekda Ketapang, Asisten II dan III Ketapang Setda Ketapang. Demikian juga masukan dari Pasi Intel Kodim 1203 Ketapang, maupun perwira Polres yang mewakili Kapolres, dan pejabat kejaksaaan yang mewakili Kejari Ketapang. Masukan diantara menyangkut aspek resiko, keamanan, infrastruktur dan lain-lain. Apalagi tambahkan dari pihak PT.WHW ada kemungkinan petinggi dari Republik Rakyat Tiongkok yang juga akan hadir dalam peresmian. Walaupun kemungkinan tersebut masih. 50:50 persen. Dari masukan yang ada tujuanya adalah untuk kelancaran sekiranya rombongan presiden RI tiba dalam peresmian investasi alumina terbesar dan pertama di Indonesia. "Besok (hari ini,red) pukul 09.00 wib, saya harap bapak Togar dari WHW, pak sekda, asisten I, II, dan Asisten III Setda Ketapang, bapak Waka Polres atau Bapak Kabag Ops dapat kiranya hadir di ruang kerja saya, kita lakukan rapat memaangkan persiapan kedatangan Presiden RI," ucap Wakil Bupati Ketapang.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007