home news guestbook contact
Selasa, 28 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

28 Juni Hari Berkabung Daerah Kalbar Mengenang Tragedi Penyungkupan Jepang

Pengirim : Alwiadi
Tanggal : 27 June 2015, 10:04 pm


Makam Juang Korban Pembunuhan Jepang adalah monumen sejarah yang terletak di jalan S Parman tepatnya dibelakang Kantor Lapas Ketapang Kelurahan Sukaharja, tempat kuburan masal pembataian jaman penjajahan Jepang di Bumi ale-ale yang terjadi di tahun 1942-1945.

Tak banyak orang mengetahui secara pasti sejarah kelam yang dikenal dengan tragedi penyungkupan yang dilakukan tentara jepang terhadap penduduk Ketapang saat itu, di monumen yang berdampingan dengan Sekolah Madrasyah Ibtidayah terukir relief masa penjajahan jepang dan tertulis sekitar 300 lebih nama-nama warga Ketapang yang menjadi korban tragedi penyungkupan.
Ratusan orang cerdik pandai cendikiawan tokoh masyarakat dibantai secara massal tanpa batas etnis dan ras oleh tentara Jepang dengan samurai, seperti yang tertulis di monumen Makam Juang Korban Keganasan Jepang ada nama Raja Matan Panembahan Gusti Mauhammad Saunan, Panembahan Tengku Betung raja Sukadana, Gusti Roem , No Pia Cheng, Umbak Jong dan ratusan nama lain juga ada yang tidak tercatat.
Pemerintah Kabupaten Ketapang mengeluarkan surat edaran agar seluruh warga Kalimantan Barat, lembaga pemerintah, swasta lembaga pendidikan mengibarkan bendera setengah tiang untuk memperingati Hari Berkabung Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada 28 Juni 1944 pristiwa pembataian massal yang terjadi di Mandor 71 tahun silam, hal yang sama terjadi juga di Kabupaten Ketapang.

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007