home news guestbook contact
Selasa, 21 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Menyonsong Bulan Suci Ramadan, Waspadai Barang Kadaluarsa

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 16 June 2015, 5:24 pm


Inspeksi mendadak (Sidak) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten Ketapang ke pasar tradisional dan ritel modern selama sepekan menjelang Ramadan, ternyata masih ditemukan sejumlah produk kadaluarsa yang masih diperjualbelikan. Produk kadaluarsa tersebut diantaranya minuman bersoda, susu, produk ikan kaleng, dan lain-lain. Konsumen diminta untuk selektif dan mewaspadai barang kadaluarsa.

Inspeksi Mendadak yang dilakukan sesuai dengan perintah Bupati Ketapang. Sasaran inspeksi mendadak berawal dari wilayah pinggiran. Sejumlah ruko dan warung didatangi tim, yang terdiri dari Bagian Perekonomian Setda Ketapang, Satpol PP, Bagian Humas, Dinas UKM Perdagangan dan lain-lain.
Seperti yang dilakukan pada hari Rabu (10 Juni 2015) inspeksi mendadak dilakukan di Kecamatan Benua Kayong dan Delta Pawan. Mulai dari warung, ruko, minimarket sampai ritel modern didatangi tim inspeksi mendadak. Ditemukannya barang kadaluarsa dan barang yang hampir kadaluarsa, maka pemilik ruko dan maupun pengelola ritel modern, dimintakan pemerintah daerah melalui Tamrin, Kasi Usaha Sarana dan perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ketapang untuk tidak memperjualbelikan barang kadaluarsa maupun barang yang hampir kadaluarsa. Barang yang waktunya sudah mendekati kadaluarsa juga diminta untuk tidak lagi dipajang. Jika dapat direturn ke distributor, hendaknya segera direturn. Jika tidak bisa direturn, maka akan segera diimusnahkan.
Sejumlah barang yang diteukan hampir kadaluarsa akan segera direturnkan pedagang ke distributo. Selain itu, sejumlah barang yang sudah kadaluarsa langsung dimusnahkan ditempat yang disaksikan pedagang. Pemilik ruko yang didatangi, juga langsung diberikan pemahaman akan bahaya memperjual belikan barang kadaluarsa yang dapat membahayakan konsumen.
Para pedagang yang menjadi sasaran inspeksi mendadak menyambut baik adanya monitoring langsung ke lapangan. Mereka juga menginformasikan tidak sedikit barang yang diantar distributor ternyata waktunya layak pakainya juga sudah terbatas. Mereka juga menginformasikan kondisi tersebut kepada tim inspeksi mendadak. Dari sejumlah nama distributor yang disebutkan pedagang, selanjutnya Tamrin, Kasi Tamrin, Kasi Usaha Sarana dan perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ketapang langsung mengontak distributor. Distributor juga diminta ikut bertanggungjawab terhadap barang yang disupply ke pedagang. Demikian juga, meminta adanya ketegasan distributor untuk menerima barang yang dikembalikan pedagang ke distributor.
Dalam inspeksi mendadak pada hari Rabu (10/6) tersebut langsung dipimpin Kabag Perekonomian Setda Ketapang yang diwakili Sriviyanti Pamungkas SE, dan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ketapang yang diwakili Tamrin Tamrin, Kasi Usaha Sarana dan perdagangan.
Setelah menyisir pasar tradisional dan minimarket di Kecamatan Benua Kayong, selanjutnya dilakukan inspeksi mendadak di ritel modern. Dari inspeksi mendadak menindaklanjuti pengaduan konsumen tersebut, tidak sedikit ditemukan barang yang sudah tak layak konsumsi. Dari temua tersebut, barang yang akan dimusnahkan dan akan direturn dilakukan sortir kembali oleh pengelola ritel modern. Selain itu, pengelola juga mendapat teguran lisan. Terhadap barang yang sudah kadaluarsa langsung dilakukan pemusnahan yang dilakukan oleh pengelola ritel modern.
Inspeksi mendadak, kemudian dilanjutkan pada kamis (11 Juni 2015) di Kecamatan Delta Pawan dan Muara Pawan. Barang kadaluarsa juga banyak ditemukan. Inspeksi mendadak kembali berlanjut, kemudia pada hari Selasa (16 Juni 2015) kembali pengecekan pasar, terkait dengan stabilitas harga dan ketersediaan barang menjelang Ramadan. Pengecekan pasar dilakukan TPID bersama Plt Sekda Ketapang, HM.Mansyur M.Si didampingi Kabag Perekonomian Setda Ketapang, Kabag Humas, Kadis Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Setda Ketapang dan lain-lain. Menjelang Ramadan Tahun 2015 harga sejumlah komoditas sembako masih dalam batas normal dan belum ada lonjakan harga berarti. “Masyarakat diimbau untuk teliti dalam membeli suatu produk dan memperhatikan tanggal kadaluarsanya,” tegas Plt Sekda Ketapang HM Mansyur didampingi Kabag Perekonomian Setda Ketapang dan Kabag Humas Setda Ketapang.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007