home news guestbook contact
Sabtu, 16 Februari 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

BANGUN KEBUN IBARAT KEMITRAAN "POLIGAMI "

Pengirim : A. Rahman
Tanggal : 18 April 2008, 10:44 am


Pola kemitraan yang baik, sesungguhnya ibarat hubungan harminis suami istri yang berpoligami. Artinya, keberadaan perusahaan Perekebunan itu haruslah benar benar dapat menjalin Hubungan kerjasama yang salng menguntungkan dan saling membutuhkan. Baik dengan masyarakat petani plasma maupun dengan pihak Pemerntah Daerah .

Hal tersebut antara lain dikatakan Wakil Ketua DPRD Kab Ketapang Suparjiman saat ekpose PT. Perkebunan Kelapa Sawit PT SMP ( Swadaya Mukti Perkasa ) Kamis, 18/4/2008. Kemudian menurutnya, "DPRD Merupakan mitra kerja Pemerintah Daerah bagian yang tak terpisahkan dari Pemerintah Daerah itu sendiri. Oleh karena itu hadirnya investor yang terkait dengan Pemerintah daerah, maka suka atau tidak suka DPRD mutlak mengikuti perkembangannya. Karena bersifat amanah, hal ini tidak bisa ditinggalkan begitu saja". Seluruh usulan masyarakat seperti dlm perkebunan kelapa sawit akan ditampung dan diteruskan lebih lanjut ke pihak terkait.
Seperti dalam hal terkaitnya perluasan lahan oleh PT. SMP yang berlokasi di Sungai Laur dan Smpang dua ini, Perluasan areal oleh PT. SMP DPRD Kab Ketapang menysambut baik asal dpt disesuaikan dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, hadirnya investor akan mempercepat proses pembangunan di daerah. Peningkatakan kesejahteraan masyarakat ini sekaligus akan semakin bertambah, sebagamana diamanatkan dalam Udang Undang yang berlaku. Oleh karenanya, peranan Pemerintah daerah bersama DPRD dituntut andil dalam membantu perusahaan membangun kebun.
Pola kemitraan yang ditempuh oleh perusahaan perkebunan bersama masyarakat perlu ditempuh suatu pemikiran yang jelas dan tepatdengan dasar kebersamaan. Pola kemitraan dengan membentuk koperasi, kemitraan ini perlu dibangun ibarat kehidupan suami istri. Hubungan ini tentu saling membutuhkan dan saling ketergantungan satu sama lainnya. Dengan landasan satu cita cita yang sama.Yakni sama sama saling menguntungkan. Kemiraan perusahaan dengan masyarakat harus mengarah kepada ibarat hubungan suami istri. Kalau misi yang sama ini sudah terbangun maka persoalan yang muncul seperti pembagian prosentase kebun akan terselesaikan dengan baik. Kemitraan berpoligami ini bagus untuk ditempuh. Pastinya perusahaan jalin hubungan dengan mayarakat dan perusahaan senantiasa jalin hubungan dengan Pemerntah Daerah.( OMN )

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007