home news guestbook contact
Kamis, 30 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Bupati Ketapang Hadiri Pembukaan PGD XXX Kalbar

Pengirim : andy candra
Tanggal : 20 May 2015, 4:55 pm


Pontianak (HUMAS-PDR)--Upacara Adat Ngampar Bide di Rumah Radakng Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat Ke XXX Tahun 2015 dibuka oleh Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH. Pekan Gawai Dayak ke-XXX tahun 2015, yang berlangsung dari tanggal 20 - 27 Mei 2015 dimeriahkan berbagai permainan tradisional etnis Dayak. Salah satunya pencak silat dari DAD Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang.

“Tampilnya pencak silat dari DAD Simpang Hulu dalam pembukaan pekan gawai Dayak Kalbar tahun ini merupakan sebuah kehormatan bagi kita,” kata Drs Henrikus M.Si, Bupati Ketapang yang hadir dalam pembukaan Pekan Gawai Dayak Kalbar.
Kabupaten Ketapang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Gawai Dayak Kalbar, diantaranya juga mengikuti pameran potensi daerah. Pameran dari Ketapang ini juga ditinjau oleh Bupati Ketapang, yang juga merupakan ketua DAD Kabupaten Ketapang. Bupati Ketapang merasa bangga dengan keikutsertaan kontingen Ketapang, baik menampilkan atraksi silat dari DAD Kecamatan Simpang Hulu, yang merupakan binaan DAD Kabupaten Ketapang dengan koordinator Alexander Wilyo merupakan juara umum pada Pekan Gawai Dayak Kabupaten Ketapang tahun 2014. Maupun kegiatan lainnya. Ia berharap, keikutsertaan Kabupaten Ketapang dalam pekan Gawai Dayak dapat melestarikan seni budaya yang berkembang di masyarakat. Ia menyakini dengan pelestarian nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat dapat merekat persatuan dan kesatuan berbagai keanekaragaman masyarakat Ketapang.
Melalui budaya yang berkembang ini juga menjadikan Ketapang selama ini tetap kondusif, dan dikenal paling kondusif di Kalbar. Kondisi yang aman ini harus dipertahankan sehingga menarik dan menyakinkan masuknya investasi di daerah. Melalui penanaman investasi itu pula yang diharapkan mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya perekonomian daerah sehingga menjadikan masyarakat sejahtera.
Sementara itu, Drs H.Jahilin pengurus DAD Ketapang menjelaskan Pekan Gawai Dayak (PGD) di Pontianak dimulai dengan kegiatan anjangsana di tanggal 18 Mei 2015. Kemudian `Ngampar bide` dengan ritual adat, tanggal 19 Mei 2015. Puncaknya pembukaan dengan diawali tarian penyambutan pada tanggal 20 Mei 2015. Sosok yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang menerangkan dalam PGD ke-XXX tahun 2015, juga akan dimeriahkan oleh berbagai lomba tradisional Dayak, seperti pangkak gasing, lomba menyumpit, lomba tato, memahat, dan berbagai kreasi budaya lainnya. Demikian juga dilakukan pemilihan bujang dan dare Dayak yang rutin atau menjadi agenda dalam setiap PGD. “Penampilan silat dari DAD Simpang Hulu dalam pembukaan dihadapan para undangan menjadi kebanggaan bagi Bupati Ketapang,” kata Syahran, Humas TP PKK Ketapang.
Dalam Pekan Gawai Dayak Kalbar, kontingen Ketapang yang mengikuti pameran didukung juga oleh Dekranasda Ketapang. Bersama dengan DAD Ketapang melakukan pameran. Selain itu, TP PKK Ketapang juga mendukung kegiatan tersebut, sekaligus mengikuti HKG PKK Tingkat Propinsi Kalbar yang akan dibuka pada hari ini (21 Mei 2015). “Ibu ketua TP PKK Ketapang (ny.Riniwati Henrikus,red) dipastikan hadir ke Pontianak mengikuti pembukaan HKG PKK Kalbar,” ujar Syahran melanjutkan.@


(Data dari Humas TP PKK dan Sumber Via telepon di Pontianak yang diolah Subbag Peliputan Dokumentasi dan Risalah Bagian Humas Setda Ketapang.)

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007