home news guestbook contact
Senin, 20 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Paripurna Terakhir Anggota DPRD Priode 2009-2014. Raperda APBD P Disetujui Lima Fraksi

Pengirim : ALWIADI.
Tanggal : 1 September 2014, 5:24 pm


Ketapang, Rapat paripurna DPRD Kabupaten Ketapang masa persidangan ketiga rapat Paripurna ke 15 tahun sidang 2013/2014. dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Ketapang terhadap Raperda APBD perubahan kabupaten Ketapang tahun anggaran 2014, dan sekaligus memberikan persetujuan untuk penetapannya menjadi Peraturan daerah Kabupaten Ketapang, digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Ketapang, (Senin,1/9).

Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ketapang Ir H Kamboja, bersama dengan Wakil Ketua Budhi Matheus, Jamhuri Amir SH, dan Anggota DPRD lainnya adalah rapat terakhir anggota DPRD Ketapang masa bakti 2009-2014 pada tanggal, 9 september 20014.
Hadir dalam rapat Paripurna pendapat akhir fraksi-fraksi tersebut Plt Sekda Drs H Mahyudin, Asisten III Hj Normaniah yang juga Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD). Kepala Dinas Kepala badan, kepala Bagian dilingkungan Pemkab Ketapang disiarkan langsung oleh Radio Kabupaten Ketapang (RKK).
Lima fraksi memberikan tanggapan atas Raperda APBD perubahan Kabupaten Ketapang tahun anggaran 2014, yaitu fraksi Golkar Martin Rantan, Fraksi PDI-P Rupina Ekawati, fraksi PPP Sahrani, Fraksi Hanura H.M Dahiyan, dan Fraksi Demokrat oleh Sumarno yang kesemuanya memberikan masukan sumbang saran untuk menuju Ketapang yang lebih baik.
Tanggapan fraksi Golkar disampaikan Martin Rantan mengatakan dalam menuju Ketapang sejahtera Kabupaten Ketapang mempunyai sumber daya alam yang luar biasa baik sektor kelautan, kehutanan perkebunan dan pertambangan namun belum terkelola dengan baik
Ia memamparkan sumber daya manusia di Kabupaten Ketapang juga tidak diragukan karena baik pegawai PNS maupun pegawai di perushaan sudah barang pasti sudah ada peningkatan program kapasitas selanjutnya angka belanja APBD Kabupaten Ketapang sudah mencapai angka 1.7 triliun Rupiah tentutnya merupakan kekuatan pinansial yang sangat besar untuk mengelola kabupaten Ketapang ini menjadi Kabupaten yang sejahtera " Jadi sangat ironis jika dengan tiga unsur kekuatan sosial ekonomi dan keuangan tersebut daerah tidak mampu menuju Ketapang sejahtera "katanya.
Dikatakannya Ketapang sejahtera hanya mampu di capai jika semua stackholders kompak dan tidak memntingkan diri sendiri Ketapang sejahtera hanya mampu dicapai jika kita mempunyai rasa memiliki rasa kecintaan dan kemampuan untuk menggerakan seluruh potensi yang ada dalam membangun daerah Ketapang yang merupakan bagian yang integeral dari NKRI.
" Pembahasan dan pengesahan tentang APBD Perubahan tahun anggaran 2014, merupakan produk hukum terakhir anggota DPRD Kabupaten Ketapang masa Jabatan tahun 2009 - 2014 " katanya,
Sedangkan dari Praksi Partai Indonesia Perjuangan Rupina Ekawati, sangat mendukung Pemerintah dalam pemekaran wilayah dalam rangka mendekatkan pelayanan masyarakat meningkatkan pelayanan sebagai mana fungsi pemerintah pelayanan pemberdayaan dan memberikan kesejahteraan untuk rakyat.
" Kami menyarankan segera menindaklanjuti usulan pemekaran daerah otoomi baru terutama Kabupaten Jelai Kendawangan raya yang telah mendapat persetujuan DPRD Kabpaten Ketapang serta usula Kabupaten Ulu Aik sert ausulan-usulan pemekaran kecamatan dan Desa " katanya.
Sementara itu Fraksi PPP degan juru bicara Sahrani SE mengatakan dalam rangka memajukan Kabupaten Ketapang yang tercinta ini Ia berharap kerjasama semua pihak dalam memajukan kabupaten Ketapang baik Pemkab DPRD lembaga lainnya agar seluruh kompenen di kabupaten ketapang dapat bahu membahu segala bidang sehingga dengan kerja sama tersebut dapat tercapat dengan baik .
Raperda APBD Kabupaten Ketapang tahun 2014, dengan rincian Penerimaan pembiayaan Rp. 184.431.592.138.53, Pengeluaran pembiayaan Rp. 6.000.000000.00, Pembiyaan netto Rp. 178.431.592.138.53, Silva Berjalan Rp. 31,353.968.209.00.


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007