home news guestbook contact
Selasa, 21 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

kalbar expo 2014, Amplang ketapang Laris Manis

Pengirim : andy candra
Tanggal : 29 August 2014, 5:11 pm


Pameran Kalbar expo 2014 di Rumah Radakng Pontianak, tidak ketinggalan diikuti Pemkab Ketapang. Produk unggulan daerah seperti ayaman bambu, rotan, permata kecubung, dan kuliner khas daerah dipromosikan di tempat ini.

Setelah dibuka oleh Gubernur kalbar yang diwakili sekda propinsi Kalbar, Kamis (28/8) maka pada hari jum'at (28/8) ditinjau oleh Menpora RI, Roy Suryo dan Wakil Gubernur Kalbar, Cristiandy Sandjaya. Menurut Kabag Perekonomian Setda Ketapang, Ir.Hj.nurwanti MM bahwa pameran ini sebagai jembatan informasi produk daerah untuk diketahui masyarakat luas. Karena itu dalam pameran kali ini, Pemkab Ketapang juga membawa UKM yang dibina langsung oleh Dinas Koperasi UKM dan Perindag. Salah satunya pengrajin rotan dan pengrajin batu permata kecubung.
"Untuk makanan khas Ketapang, seperti amplang sangat laris, pada hari pertama transaksi untuk amplang sekitar dua jutaan rupiah," kata Sy.Mahadi, Kasubbag di Bagian Perekonomian Setda Ketapang.
Pemerintah Kabupaten Ketapang pada pameran di Kalbar Expo 2014 menampilkan beberapa kuliner asli daerah seperti amplang, ikan renyok, dan lain-lain. Demikian juga produksi kerajinan daerah baik dari bambu, permata kecubung, dan ayam-ayaman dari rotan. Pemkab Ketapang juga membawa langsung pengrajin ayaman rotan sekaligus memperagakan bagaimana membuat ayam-ayaman. Begitu juga dengan pengrajin batu permata kecubung.
Dengan adanya pameran ini masyarakat bisa mengetahui potensi yang ada di ketapang, baik sektor koperasi, UKM, kepariwisataan, perikanan, perkebunan, pertambangan dan lain-lain. Sehingga kegiatan seperti ini bisa menarik investasi ke daerah.
Dalam Kalbar Expo 2014, sekitar 65 stand ambil bagian. Selain Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalbar dan instansi, Kalbar Expo 2014 juga diikuti pemerintah propinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi, Sumatera Selatan, DKI Jakarta dan lain-lain. Pelaksanaan Kalbar Expo 2014 cukup semarak diisi juga dengan hiburan. Sementara masing-masing stand menampilkan prroduk unggulan daerah.
Gubernur Kalbar melalui sekda Kalbar berharap Industri kreatif selalu dikembangkan dalam upaya meningkatkan daya saing produk unggulan daerah. Begitu juga kuliner khas daerah harus dikembangkan dan dikemas sedemikian rupa sehingga semakin menarik.
Menurut Sekda Propinsi Kalbar, M. Zeet Assovie bahwa kuliner Kalbar tidak kalah dengan daearah lain. Industri kreatif seperti ini dengan berbasis budaya lokal sangat besar pengaruhnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya mendukung sektor budaya dan pariwisata. Selain itu juga dapat mengangkat nama daerah dan nasional di dunia luar. Ada banyak kuliner khas daerah yang perlu ditingkatkan. Misalnya, dari wilayah Ketapang dimana sangat dikenal dengan makanan asam pedas ikan baung, ale-ale, amplang dan lainnya. Begitu juga di wilayah Mempawah, Sambas dan lainnya. Kuliner khas daerah ini jangan sampai punah. Tapi perlu dilestarikan dan dikemas sehingga bisa lebih menarik lagi.
Demikian juga dengan potensi keunggulan daerah berbasis kearifan budaya lokal, seperti kerajinan rotan, ayam-ayaman, kain tenun, batu permata dan lainnya ini dapat meningkatkan daya saing industri kreatif. Karena itulah potensi keunggulan daerah ini perlu terus dilestarikan dan dipromosikan. Salah satu sarana dan media dalam mempromosikan potensi keunggulan daerah tersebut adalah melalui pameran. “Selain ittu dalam meningkatkan promosi industri kreatif, kerjasama dengan media massa perlu dilakukan,” kata Sekretaris Daerah Kalbar saat membuka Kalbar Expo tahun 2014.
Ia menyebutkan Kalbar Expo Tahun 2014 bukan hanya Expo yang kedelapan kalinya. Tetapi sebenarnya sudah dilakukan dalam 10 kali. Seperti digabung bersamaan dengan pelaksanaan MTQ Tingkat Kalbar. Adanya sarana pameran seperti ini, ia memberikan apresiasi. Bahkan ditegaskannya, keberadaan Kalbar Expo sudah diakui eksistensinya. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan beberapa pemerintah propinsi, kabupaten/kota se-Indonesia. Demikian juga instansi pemerintah, BUMN/BUMD bahkan pada tahun ini, Lanud Supadio juga ikut menampilkan peralatan dan informasi tentang keberadaan TNI AU. “Ini kita berikan apresiasi,” kata M.Zeet Assovie yang juga memberikan apresiasi dan terima kasih terhadap keikutsertaan beberapa pemerintah propinsi, kabupaten/kota se-Indonesia.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007