home news guestbook contact
Kamis, 30 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Kuliner khas dan Kerajinan Rotan Ketapang Ramaikan Kalbar Expo 2014

Pengirim : andy candra
Tanggal : 28 August 2014, 8:21 pm


Industri kreatif diharapkan Gubernur Kalbar agar selalu dikembangkan dalam upaya meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.

Selain itu Gubernur Kalbar yang diwakili Sekda Propinsi Kalbar saat membuka Kalbar Expo 2014 di Rumah Radakng Pontianak juga berharap kuliner khas daerah harus dikembangkan dan dikemas sedemikian rupa sehingga semakin menarik.
Menurut Sekda Propinsi Kalbar, M. Zeet Assovie bahwa kuliner Kalbar tidak kalah dengan daearah lain. Industri kreatif seperti ini dengan berbasis budaya lokal sangat besar pengaruhnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya mendukung sektor budaya dan pariwisata. Selain itu juga dapat mengangkat nama daerah dan nasional di dunia luar. Ada banyak kuliner khas daerah yang perlu ditingkatkan. Misalnya, dari wilayah Ketapang dimana sangat dikenal dengan makanan asam pedas ikan baung, ale-ale, amplang dan lainnya. Begitu juga di wilayah Mempawah, Sambas dan lainnya. Kuliner khas daerah ini jangan sampai punah. Tapi perlu dilestarikan dan dikemas sehingga bisa lebih menarik lagi.
Demikian juga dengan potensi keunggulan daerah berbasis kearifan budaya lokal, seperti kerajinan rotan, ayam-ayaman, kain tenun, batu permata dan lainnya ini dapat meningkatkan daya saing industri kreatif. Karena itulah potensi keunggulan daerah ini perlu terus dilestarikan dan dipromosikan. Salah satu sarana dan media dalam mempromosikan potensi keunggulan daerah tersebut adalah melalui pameran. “Selain ittu dalam meningkatkan promosi industri kreatif, kerjasama dengan media massa perlu dilakukan,” kata Sekretaris Daerah Kalbar saat membuka Kalbar Expo tahun 2014.
Ia menyebutkan Kalbar Expo Tahun 2014 bukan hanya Expo yang kedelapan kalinya. Tetapi sebenarnya sudah dilakukan dalam 10 kali. Seperti digabung bersamaan dengan pelaksanaan MTQ Tingkat Kalbar. Adanya sarana pameran seperti ini, ia memberikan apresiasi. Bahkan ditegaskannya, keberadaan Kalbar Expo sudah diakui eksistensinya. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan beberapa pemerintah propinsi, kabupaten/kota se-Indonesia. Demikian juga instansi pemerintah, BUMN/BUMD bahkan pada tahun ini, Lanud Supadio juga ikut menampilkan peralatan dan informasi tentang keberadaan TNI AU. “Ini kita berikan apresiasi,” kata M.Zeet Assovie yang juga memberikan apresiasi dan terima kasih terhadap keikutsertaan beberapa pemerintah propinsi, kabupaten/kota se-Indonesia.
Dalam Kalbar Expo 2014, sekitar 65 stand ambil bagian. Selain Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalbar dan instansi, Kalbar Expo 2014 juga diikuti pemerintah propinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, DKI Jakarta dan lain-lain. Pelaksanaan Kalbar Expo 2014 cukup semarak diisi juga dengan hiburan. Sementara masing-masing stand menampilkan prroduk unggulan daerah.
Pemerintah Kabupaten Ketapang dengan leading sektor Bagian Perekonomian Setda Ketapang juga ambil bagian dalam Pameran Kalbar Expo 2014. Salah satunya menampilkan beberapa kuliner asli daerah seperti amplang, ikan kering, dan lain-lain.
Demikian juga produksi keajinan daerah baik dari bambu, permata kecubung, dan ayam-ayaman dari rotan. Pemkab Ketapang juga membawa langsung pengrajin ayaman rotan sekaligus memperagakan bagaimana membuat ayam-ayaman. Begitu juga dengan pengrajin batu permata kecubung. @

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007