home news guestbook contact
Senin, 20 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Mirta Dinobatkan Jadi Duta Lingkungan Hidup Ketapang Tahun 2014

Pengirim : andy candra
Tanggal : 28 April 2014, 12:05 pm


Mirta Carlina Putri akhirnya dinobatkan menjadi juara pertama dalam pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang tahun 2014.

Sedangkan Cinthia Kusuma Rani ditetapkan sebagai juara kedua dan juara ketiga adalah Ivan Dwi Perkasa (juara III). Sedangkan, M. Yoga Rivalda dinobatkan sebagai Duta Favorite, dan Ferry Ilfan Syahreza sebagai Duta Persahabatan.
Pemilihan Duta Lingkungan Hidup dilakukan di Gedung Pancasila yang dibuka oleh Bupati Ketapang yang diwakili Sukirno, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang, Minggu (27/4).
Event yang diikuti 19 peserta Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang ini, pada saat pembukaan tampak dihadiri Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dan para sponsor. Bupati Ketapang yang diwakili Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang, dalam pembukaan berharap para peserta yang menjadi duta lingkungan terus melakukan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Ketapang. Menang dan kalah semuanya hanyalah proses pematangan diri karena alam dan lingkungan hidup sesungguhnya menantikan pengabdian kita semua.
Dijelaskan, kondisi lingkungan hidup dunia saat ini telah berada dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Dimana fenomena alam sebagai bentuk pemanasan global atau global warming telah memberikan penurunan daya dukung lingkungan. Fenomena itu akibat ulah manusia itu sendiri yang mengeksploitasi sumberdaya alam dengan tidak mengedepankan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Prinsip berkelanjutan difahami sebagai usaha sadar dan terencana yang memadukan aspek lingkungan hidup, sosial dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan, kemampuan, kesejahteraan dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan.
“Hal ini sangat tepat dengan tema dari kegiatan kita kali ini yaitu “lestari lingkungan-ku, lestari generasi bangsa-ku”,” ujar tegas Sukirno.
Ia memaparkan Menteri Lingkungan Hidup Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA dalam sambutan memperingati hari lingkungan hidup sedunia yang akan diperingati tepatnya tanggal 5 juni mendatang menyebutkan bahwa dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pelibatan masyarakat dan swasta serta pemerintah menjadi sangat penting. Pemerintah mengeluarkan program yang pro lingkungan. Sementara pihak swasta perlu juga menyadari akan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan dan masyarakat diharapkan melalui aksi-aksi ramah lingkungan hidup. Seperti memilah dan membuang sampah pada tempatnya, menanam dan memelihara pohon atau juga menggunakan energi secara bijak.
Sukirno menerangkan persoalan lingkungan hidup tidak dapat dilihat sebagai suatu yang berdiri sendiri. Namun sangat terkait oleh perilaku manusia terutama dalam memenuhi kebutuhannya . Perubahan perilaku melalui gaya hidup tentu saja merubah pola ekstraksi sumber daya alam dan energi yang ada. Manusia di dorong untuk tidak menggunakan sumber daya alam secara tidak berkelanjutan.
Sejalan dengan pesatnya kegiatan pembangunan, permasalahan lingkungan hidup dari hari kehari dirasakan semakin kompleks. Terutama dampak perubahan iklim yang antara lain menyebabkan peningkatan suhu permukaan bumi yang mengakibatkan naiknya permukaan air laut. Hal ini akan berdampak langsung terhadap kondisi pesisir dan laut serta keberadaan sejumlah pulau-pulau kecil yang ada dalam gugusan kepulauan Indonesia. “Berbagai catatan menurunnya kualitas lingkungan hidup masih sering didengar oleh public,” ucapnya.
Pemkab Ketapang telah memberikan perhatian khusus dalam permasalahan lingkungan hidup. Hal ini dibuktikan dengan telah dibentuknya satuan kerja perangkat daerah (SKPD)) khusus sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah No. 12 tahun 2008 tentang organisasi lembaga teknis daerah Kabupaten Ketapang yaitu Kantor Lingkungan Hidup. “Mudah – mudahan dalam waktu mendatang dikarenakan permasalahan lingkungan hidup yang terus semakin meningkat di wilayah kabupaten ketapang dapat ditingkatkan statusnya menjadi badan sehingga memiliki kewenangan sumber daya manusia yang memadai,” papar Sukirno.
Dalam peningkatan sumber daya manusia, Sukirno menjelaskan bahawa Pemkab Ketapang melalui Kantor Lingkungan Hidup selalu menganggarkan kegiatan pemilihan duta lingkungan hidup. Kegiatan ini dilaksanakan berjenjang. Dimana pemenang Duta Lingkungan hidup Kabupaten Ketapang berhak mewakili Ketapang ditingkat propinsi. Kemungkinan kegiatan ini akan dilakukan pada awal Juni 2014 di Pontianak. Kita semua berharap, mudah – mudahan duta yang terpilih mewakili akan membawa harum nama Ketapang.
Penyelenggaraan serangkaian kegiatan pemilihan duta lingkungan hidup diharapkannya menjadi bagian penting dalam upaya mengkampanyekan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Ketapang. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kantor Lingkungan HidupKetapang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini termasuk supporting team lembaga swadaya masyarakat – khatulistiwa kota kita (LSM-K3), TP PKK, KPA Khatulistiwa, Tagana Ketapang, dan dunia usaha. “Semoga usaha yang dilakukan membuahkan hasil dimasa yang akan datang sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu lingkunganku lestari , generasi bangsaku peduli,” tuntasnya.@

Liputan: Darul dan Hary Setiawan

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007