home news guestbook contact
Senin, 20 Januari 2020 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Partisipasi Pemilih di Ketapang Capai 74, 93 Persen

Pengirim : andy candra
Tanggal : 22 April 2014, 6:43 pm


Usai sudah rekapitulasi hasil penghitungan perolehan pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di tingkat Kabupaten Ketapang, Senin (21/4) kemarin.

Berdasarkan Data Pemilih mencapai 353.841 orang, sedangkan jumlah pengguna hak pilih sebanyak 265.159 orang.
Anggota KPU Ketapang F Alkap Pasti kemarin mengatakan data pemilih ini terdiri dari Daftar Pemilih Tetap, Daftar Pemilih Tambahan, Daftar Pemilih Khusus dan Daftar Pemilih Khusus Tambahan. Dikatakannya, untuk mendapatkan prosentasi partisipasi jumlah pengguna hak pilih dibagi data pemilih.
“Adapun jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 265.159 orang terdiri dari 137.464 pemilih pria dan 127.694 pemilih perempuan dibagi dengan jumlah data pemilih sebanyak 353.841 orang maka didapatkan prosentase sebesar 74,93 prosen. Ada pun prosentase partisipasi yang dibawah 70 prosen ada di tiga kecamatan,” jelasnya.
Ia menyebutkan partisipasi terendah berada di Kecamatan Delta Pawan yakni hanya mencapai 66,21 prosen, disusul oleh Kecamatan Kendawangan sebesar 66,35 prosen dan Kecamatan Sungai Laur pada posisi ketiga terendah partisipasi pemilih sebesar 69,76 prosen. Sebutnya, partisipasi di bawah 75 prosen tetapi mencapai angka 70 prosen yaitu Kecamatan Manis Mata sebesar 71, 25 prosen dan Kecamatan Air Upas sebesar 72,41 prosen.
“Sedangkan angka partisipasi pemilih tertinggi berada di Kecamatan Simpang Dua yakni mencapai 84,75 prosen, disusul Kecamatan Jelai Hulu sebesar 84,09 prosen, Kecamatan Simpang Hulu 83,22 prosen, Kecamatan Benua Kayong 82,14 prosen dan Muara Pawan 81,69 prosen. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih baik rendah maupun tinggi,” papar Alkap.
Anggota KPU divisi sosialisasi, pendidikan pemilih dan pengembangan SDM ini mengemukakan perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat partisipasi pemilih rendah. Menurutnya, wilayah Kecamatan Kendawangan dan Sungai Laur cukup banyak perusahaan pertambangan dan perkebunan tentunya memberi warna tersendiri pada pemilihan umum.
“Apakah banyak karyawan perusahaan atau masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya kita tidak bisa memastikan. Karena itu perlu memperhatikan data serta penelitian lebih lanjut,” tuturnya.
Alkap mengatakan untuk wilayah Kecamatan Delta Pawan yang rendah tingkat partisipasi pemilihnya dengan latar belakang beragam sangat menarik untuk diteliti. Pria murah senyum ini menyebutkan apakah karena mobilisasi masyarakat tinggi atau mereka terdaftar di Delta Pawan tetapi tidak mengurus pindah memilih perlu diteliti lagi.
“Bila melihat target nasional, Kabupaten Ketapang hanya perlu sedikit saja lagi untuk mencapainya. Mudah-mudahan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden mendatang tetap tinggi,” harapnya. (*)


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007